Daftar Lupa kata kunci?
Thursday, November 27, 2014 0:51

Beri Rating:

Sebarkan:

  • Lintas Berita Digg Facebook Lintas Berita

Jabir Ibn Hayyan, Bapak Kimia Modern

Ditulis oleh Ambara Rachmat Pradipta pada 22-09-2007

Seorang tokoh besar yang dikenal sebagai “the father of modern chemistry”.
Jabir Ibn Hayyan (keturunan Arab, walaupun sebagian orang menyebutnya keturunan Persia), merupakan seorang muslim yang ahli dibidang kimia, farmasi, fisika, filosofi dan astronomi.

Jabir Ibn Hayyan (yang hidup di abad ke-7) telah mampu mengubah persepsi tentang berbagai kejadian alam yang pada saat itu dianggap sebagai sesuatu yang tidak dapat diprediksi, menjadi suatu ilmu sains yang dapat dimengerti dan dipelajari oleh manusia.

Penemuan-penemuannya di bidang kimia telah menjadi landasan dasar untuk berkembangnya ilmu kimia dan tehnik kimia modern saat ini.

Jabir Ibn Hayyan-lah yang menemukan asam klorida, asam nitrat, asam sitrat, asam asetat, tehnik distilasi dan tehnik kristalisasi. Dia juga yang menemukan larutan aqua regia (dengan menggabungkan asam klorida dan asam nitrat) untuk melarutkan emas.

Jabir Ibn Hayyan mampu mengaplikasikan pengetahuannya di bidang kimia kedalam proses pembuatan besi dan logam lainnya, serta pencegahan karat. Dia jugalah yang pertama mengaplikasikan penggunaan mangan dioksida pada pembuatan gelas kaca.

Jabir Ibn Hayyan juga pertama kali mencatat tentang pemanasan wine akan menimbulkan gas yang mudah terbakar. Hal inilah yang kemudian memberikan jalan bagi Al-Razi untuk menemukan etanol.

Jika kita mengetahui kelompok metal dan non-metal dalam penggolongan kelompok senyawa, maka lihatlah apa yang pertamakali dilakukan oleh Jabir. Dia mengajukan tiga kelompok senyawa berikut:
1) “Spirits“ yang menguap ketika dipanaskan, seperti camphor, arsen dan amonium klorida.
2) “Metals” seperti emas, perak, timbal, tembaga dan besi; dan
3) “Stones” yang dapat dikonversi menjadi bentuk serbuk.

Salah satu pernyataannya yang paling terkenal adalah: “The first essential in chemistry, is that you should perform practical work and conduct experiments, for he who performs not practical work nor makes experiments will never attain the least degree of mastery.”

Pada abad pertengahan, penelitian-penelitian Jabir tentang Alchemy diterjemahkan kedalam bahasa Latin, dan menjadi textbook standar untuk para ahli kimia eropa. Beberapa diantaranya adalah Kitab al-Kimya (diterjemahkan oleh Robert of Chester – 1144) dan Kitab al-Sab’een (diterjemahkan oleh Gerard of Cremona – 1187). Beberapa tulisa Jabir juga diterjemahkan oleh Marcelin Berthelot kedalam beberapa buku berjudul: Book of the Kingdom, Book of the Balances dan Book of Eastern Mercury. Beberapa istilah tehnik yang ditemukan dan digunakan oleh Jabir juga telah menjadi bagian dari kosakata ilmiah di dunia internasional, seperti istilah “Alkali”, dsb.

Kata Pencarian Artikel ini:

Jabir Ibnu Hayyan, bapak kimia, Jabir ibn Hayyan, bapak kimia modern, Ceri jabir bin hayyan, Cerita yang diciptakan oleh jabir ibnu hayyan, biografi ilmuan islam jabir ibnu hayan, ktsp 2008 B arab judul nya jabbir bin hayyan bapak kimia, siapa bapak ilmu kimia modern?, tokoh islam pada masa kejayaan jabil bin hayyan
Artikel ini termasuk kategori: Tokoh Kimia dan memiliki 14 Komentar sejauh ini .
Resep Makanan

Anda dapat mengirimkan komentar , atau taut balik dari situs pribadi .

14 Komentar untuk “Jabir Ibn Hayyan, Bapak Kimia Modern”

  • mike says:

    nga betul itu….
    klo bapak kimia modern namanya ini
    robert boyle,ANTOINE LAVOISER,ama john dalton..
    nga pernah dengar nama beginian dalam buku kimia…..?

    • anugerahayu says:

      To mike….justru ilmuwan Eropa banyak yang mengambil ilmu dari para ilmuwan muslim. Blum tahu ya…banyak kok seperti Ibnu Sina dalam dunia kedokteran yang dikenal di Eropa dgn nama Avicenna

    • Sulhah says:

      Di dalam buku kima tidak akan ditemukan nama-nama ilmuan yang berasal dari arab karena nama mereka sudah dirubah seolah bukan berasal dari arab atau orang islam. Nabi Ibrahim diganti namanya jadi Abraham, Ibnu Sina jadi Avicenna…semua itu dilakukan supaya pemuda Islam tidak bangga dengan Islam.

    • el- adi sudjak says:

      to mike…jangan kau lihat seseorang dari satu sisi aja, coba kau lihat dari berbagai sisi, niscaya kau akan dihormati orang lain.

    • dharra says:

      jika tidak tau nama jabir ibn hayyan…mungking kamu tau nama Geber….
      Geber adalah panggilan jabir ibn hayyan di dunia barat

  • averus says:

    ya betul lah…masa ngk…karena ilmuwan muslim lebih dahulu jaya dibanding eropa

  • nisa' says:

    z bner tuh,, emang ilmuan islam lebih dulu menemukannya tapi dikembangkan oleh orang eropa,, justru banyak penemu 2 islam kayak penemu aljabar 2 khan orang islam..

  • Hanum vs cH'eper says:

    ku bangga dengan islam

  • agung says:

    iyapz..
    jabir ibnu hayyan hidup pada masa kejayaan islam di andalusia.. cordoba..
    pokonya..umat islam zaman dulu keren deh..

    ..

  • Diah Evita says:

    Wah..bagus banget tuh,thanks ya..jadi bantuin aku nglesein tugas school.

  • Halimah says:

    subhanalloh……….. itulah islam. ia dulu berjaya, meski kini org2 nonmuslim memutarbalikkan fakta, insyaAlloh Alloh sendiri yang akan mengembalikkan kejayaannya melalui perantara hambaNYA.

  • gubernurmadura says:

    kita boleh bangga dg tokoh2 masa lalu kita yg mampu torehkan sejarah di bidang penelitian, keilmuan, kebudayaan dan lainnya meski kbradaan mereka tdk diakui sejarah. Tapi jangan lupa, tugas kita sbg generasi penerus utk rebut kmbali kjayaan itu agar kmbali ke tangan kita..

  • catur w says:

    hay cin.. bolehlah bangga terhadap apapun. tapi ingat ya, setiap agama tidak mengajarkan untuk sombong atau menjatuhkan yang lain lho.. yooo semangat muda ya :D

Beri Komentar

Anda Member Chem-is-try.org? Silahkan login disini
Belum menjadi member? Beri komentar disini:

(wajib)

(wajib) (tidak dipublikasi)





Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>