Daftar Lupa kata kunci?
Saturday, March 20, 2010 6:02

Beri Rating:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Sebarkan:

Mengapa Stainless Steel Tidak Berkarat ?

Ditulis oleh Redaksi chem-is-try.org pada 13-04-2005

Stainless steel dapat bertahan dari serangan karat berkat interaksi bahan-bahan campurannya dengan alam. Stainless steel terdiri dari besi, krom, mangan, silikon, karbon dan seringkali nikel and molibdenum dalam jumlah yang cukup banyak.

Elemen-elemen ini bereaksi dengan oksigen yang ada di air dan udara membentuk sebuah lapisan yang sangat tipis dan stabil yang mengandung produk dari proses karat/korosi yaitu metal oksida dan hidroksida. Krom, bereaksi dengan oksigen, memegang peranan penting dalam pembentukan lapisan korosi ini. Pada kenyataannya, semua stainless steel mengandung paling sedikit 10% krom.

Keberadaan lapisan korosi yang tipis ini mencegah proses korosi berikutnya dengan berlaku sebagai tembok yang menghalangi oksigen dan air bersentuhan dengan permukaan logam. Hanya beberapa lapisan atom saja cukup untuk mengurangi kecepatan proses karat selambat mungkin karena lapisan korosi tersebut terbentuk dengan sangat rapat. Lapisan korosi ini lebih tipis dari panjang gelombang cahaya sehingga tidak mungkin untuk melihatnya tanpa bantuan instrumen moderen.

Besi biasa, berbeda dengan stainless steel, permukaannya tidak dilindungi apapun sehingga mudah bereaksi dengan oksigen dan membentuk lapisan Fe2O3 atau hidroksida yang terus menerus bertambah seiring dengan berjalannya waktu. Lapisan korosi ini makin lama makin menebal dan kita kenal sebagai ‘karat’.

Stainless steel, dapat bertahan ‘stainless’ atau ‘tidak bernoda’ justru karena dilindungi oleh lapisan karat dalam skala atomik. (SI)

Diterjemahkan dan disadur bebas dari: Scientific American’s ASK THE EXPERT

Artikel ini termasuk kategori: Tanya Pakar dan memiliki 6 Komentar sejauh ini.

Anda dapat mengirimkan komentar, atau taut balik dari situs pribadi.

6 Komentar untuk “Mengapa Stainless Steel Tidak Berkarat ?”

  • RURI FIRMAN WASISTO says:

    apakah stainless steel termasuk logam magnetik?

    • Soetrisno says:

      Stainless steels merupakan campuran dari berbagai jenis logam. Nama Stainless steels didefinisikan secara teknikal sebagai logam alloy dengan minimal 10.5% chromium. Secara umum, sebagain banyak komposisi logam chromium, semakin kuat besi itu tahan terhadap korosi. Berkaitan apakah Stainless stell itu magnetik, jawabannya bergantung terhadap kompisisi logam tersebut. Stainless steel dasar memiliki struktur ‘ferritic’ dan bersifat magnetik. Namun ketika ditambahakan Nikel (untuk penguat struktur) akan mengubah sifat struktur besi dan menjadi tidak magnetik. Stainless stell yang sering kita temukan dalam kehidupan sehari-hari memiliki kompisis nikel dalam cukup besar sehingga bersifat tidak magnetik

  • RYAN says:

    mengapa stainless dapat berkarat?

  • Herman S says:

    apa kepanjangan dr SUS dan bisa dpt info lebih mengenai SUS,contoh ada yg SUS 303 ada lg SUS 304, nah klasifikasi spt ini yg sy butuhkan.
    terima kasih

  • Octophus says:

    Ya nih, Ak masih bingung sus itu apa..
    Thanks 4 d answer…

  • andy says:

    Bisa gak bang buat larutan biar besi juga bisa mengkilap kayak stainles???
    bantuin dogk???
    makasiii….

Beri Komentar

Anda Member Chem-is-try.org? Silahkan login disini
Belum menjadi member? Beri komentar disini:

(wajib)

(wajib) (tidak dipublikasi)





Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>