Dalam tubuh kita terdapat mekanisme perlindungan yang mengagumkan yang disebut sistem kekebalan tubuh. Ia dirancang untuk melindungi anda melawan jutaan bakteri, mikroba, virus, racun dan parasit yang mencoba masuk ke tubuh anda. Ketika seseorang mati, maka sistem kekebalannya pun juga mati. Dalam beberapa jam tubuh kita diserang oleh semua jenis bakteri, mikroba, parasit. Namun, tak ada satupun dari mereka yang dapat masuk ke tubuh kita selama sistem kekebalan kita bekerja, tetapi sesaat sistem kekebalan ini berhenti, maka pintu pun terbuka lebar. Ketika anda mati, hanya dibutuhkan beberapa minggu bagi mereka untuk melepaskan mantel kebal anda, hingga hanya tersisa kerangka. Sesungguhnya sistem kekebalan kita melakukan sesuatu yang mengagumkan untuk menjaga dan melindungi semuanya dari apa yang terjadi selama kita hidup.
Sistem kekebalan tubuh kita kompleks, rumit dan menarik. Setidaknya ada dua alasan bagi anda untuk mengetahui lebih jauh tentang hal ini. Pertama, kita akan mengetahui darimana datangnya demam, peradangan dan sebagainya. Kedua, melalui berita, kita dapat mengetahui bahwa baru sedikit bagian dari virus yang diketahui, sementara di sisi lain, obat-obatan baru banyak keluaran terakhir, dengan mengetahui bagaimana sistem kekebalan bekerja akan membuat kita mengerti semuanya.
Mari kita mulai !
Sistem kekebalan kita bekerja dengan ribuan cara yang berbeda. Satu hal yang mesti kita waspadai adalah ketika sistem kekebalan kita mengalami kegagalan karena suatu sebab. Kita mengetahuinya ketika sesuatu menyebabkan efek samping yang dapat kita lihat atau rasakan. Berikut adalah beberapa contoh :
・Ketika kita mendapatkan luka, semua jenis bakteri dan virus memasuki tubuh kita melalui luka di kulit. Ketika kulit kita terbelah (karena kayu, misalnya) maka kita juga mendapatkan potongan kayu sebagai benda asing yang memasuki badan kita. Sistem kekebalan kita memberi respon dan mengeliminasi para penyusup ketika kulit menyembuhkan dirinya sendiri dan menutup lukanya. Dalam kasus yang jarang terjadi, sistem kekebalan kehilangan sesuatu dan luka menjadi terinfeksi. Kemudian terjadi peradangan dan, terkadang, luka tersebut bernanah. Peradangan dan nanah adalah efek samping dari tidak bekerjanya sistem kekebalan tubuh kita.
・Ketika seekor nyamuk menggigit anda, maka kulit bekas gigitan nyamuk akan menjadi merah, menjadi bengkak dan gatal. Itu juga menunjukkan sistem kekebalan tubuh kita sedang bekerja.
・Setiap hari kita menghirup ribuan germ (bakteri dan virus) yang mengambang di udara. Sistem kekebalan tubuh kita berhubungan tanpa menghadapi masalah. Sekali-kali ketika germ menembus sistem kekebalan dan akhirnya kita batuk, flu atau bahkan lebih buruk. Batuk atau flu merupakan tanda yang menunjukkan bahwa sistem kekebalan tubuh kita gagal bekerja menghentikan germ tersebut.
・Setiap hari kita juga makan ribuan germ, dan ribuannya mati di ludah atau asam lambung. Suatu kali, satu dari mereka berhasil masuk dan menyebabkan kita keracunan makanan. Hal ini merupakan dampak normal dari penerobosan ke dalam sistem kekebalan tubuh : muntah-muntah dan diare adalah dua gejala paling umum.
・Beberapa orang alergi terhadap sesuatu. Alergi sebenarnya merupakan aksi overacting dari sistem kekebalan dimana pada orang lain tidaklah demikian. Beberapa orang memiliki diabetes, yang disebabkan oleh ketidaktepatan sistem kekebalan tubuh dalam menyerang sel-sel dalam pankreas dan menghancurkan mereka. Beberapa yang lain terkena rheumatoid arthritis, yang disebabkan sistem kekebalan tubuh gagal dalam bekerja sama. Dalam kasus yang lain, disebabkan oleh kesalahan sistem kekebalan.
・Akhirnya, kita terkadang menyaksikan sistem kekebalan karena ia mencegah kita hal-hal yang sebenarnya bermanfaat. Sebagai contoh, transplantasi organ tubuh menjadi lebih sulit daripada seharusnya karena sistem kekebalan tubuh kita menolak organ yang ditransplantasikan itu.
Ada beberapa jalan yang menyebabkan kita jatuh sakit :
・Kerusakan mekanik. Jika kita mengalami patah tulang atau ligamen maka tubuh kita akan sakit (tubuh kita tidak akan dapat berkinerja sebagaimana harusnya). Penyebabnya adalah sesuatu yang mudah untuk dimengerti dan dilihat.
・Defisiensi vitamin atau mineral. Jika anda tidak mendapatkan vitamin D yang cukup dalam tubuh anda maka ia tidak akan dapat memetabolasi kalsium dan anda akan sakit. Orang-0rang yang terkena penyakit ini tulangnya akan melemah (akan mudah patah) karena tulang tidakdapat tumbuh dengan baik sepenuhnya. Jika anda tidak cukup memiliki vitamin C, maka anda sakit sariawan, yang menyebabkan gusi bengkak dan berdarah. Jika anda tidak cukup zat besi, maka akan terkena anemia. Dan seterusnya.
・Degradasi organ. Dalam beberapa kasus, organ kita mengalami kerusakan atau lemah. Sebagai misal, penyakit jantung disebabkan oleh penyumbatan saluran darah yang menuju otot jantung, sehingga jantung tidak mendapatkan darah yang cukup. Penyakit liver, dikenal dengan Cirrhois, disebabkan oleh kerusakan sel-sel liver (salah satu penyebabnya adalah minum-minuman alkohol).
・Penyakit genetik. Penyakit ini disebabkan kesalahan dalam pengkodean di DNA. Kesalahan pengkodean menyebabkan terlalu banyak atau terlalu sedikit protein, dan itu menimbulkan masalah dalam level sel tersebut. Sebagai contoh, albino disebabkan kekurangan suatu enzim yang disebut Tyrosin. Enzim yang hilang itu berarti bahwa tubuh tidak dapat membuat melanin, pigmen alami yang menjadikan warna rambut, warna mata dan pencoklatan. Oleh karena kehilangan melanin, orang-orang dengan permasalahan genetik menjadi sangat sensitif dengan sinar UV.
・Kanker. Sekali-kali suatu sel berubah yang menyebabkan reproduksinya menjadi tak terkontrol. Sebagai misal, ketika sel-sel dalam kulit yang disebut meanocit rusak karena radiasi ultraviolet mereka berubah karakteristiknya menjadi bentuk sel kanker. Kanker yang terlihat adalah tumor di kulit yang disebut melanoma.
・Infeksi bakterial atau virus. Ketika suatu virus atau bakteri (yang juga dikenal dengan germ) menyerang tubuh anda dan bereproduksi, ia pasti menyebabkan masalah. Secara umum germ itu menghasilkan beberapa efek samping yang membuat anda sakit. Sebagai contoh, bakteri penyebab sakit tenggorokan (Streptococcus) mengeluarkan racun yang menyebabkan peradangan dalam tenggorokan anda. Voris polio mengeluarkan racun yang menghancurkan sel-sel syaraf. Beberapa bakteri tidak berbahaya atau bermanfaat (misalnya, semua punya jutaan bakteri dalam perut dan mereka membantu penyerapan makanan), tetapi banyak juga yang membahayakan jika mereka masuk dalam tubuh atau aliran darah.
Sistem kekebalan kita bekerja dengan tiga cara :
・Menciptakan penghalang yang mencegah bakteri dan virus masuk ke dalam tubuh.
・Jika virus dan bakteri masuk ke dalam tubuh, sistem kekebalan mencoba untuk mendeteksinya dan mengeliminasinya sebelum mereka membuat markas dan bereproduksi.
・Jika virus atau bakteri berhasil bereproduksi dan mulai menyebabkan masalah, sistem kekebalan tubuh kita mulai mengeliminasinya.
Bagian paling nyata dari sistem kekebalan tubuh yang dapat kita dilihat diantaranya adalah kulit. Kulit adalah bagian penting dari sistem ini sebab ia merupakan batas terdepan antara germ dengan tubuh anda. Bagian kulit anda bertugas sebagai penghalang sebagaimana kita menggunakan kemasan plastik untuk melindungi makanan. Lapisan epidermis kulit mengandung sel khusus yang disebut sel Langerhans yang penting sebab ia adalah komponen yang memberikan peringatan dini. Kulit juga mengeluarkan zat antibakteri dan zat ini yang menyebabkan bakteri dan spora yang menempel di kulit kita cepat mati.
Hidung, mulut dan mata kita juga merupakan pintu masuk bagi germ. Air mata dan lendir (cairan ingus, Red.) yang mengandung enzim lysozyme memecahkan didnding sel bakteri. Ludah juga berperan sebagai antibakteri.
Dalam tubuh kita, germ berhadapan dengan sistem kekebalan tubuh dalam beberapa tingkatan. Komponen-komponen utama sistem kekebalan tubuh kita yakni :
・Thymus : ia ada dalam dada, diantara tulang dada dan jantung. Ia bertanggung jawab membuat T-cell, dan penting bagi bayi yang baru lahir (tanpanya, bayi bisa kolaps dan mati).
・Spleen : bertugas menyaring darah untuk mencari sel-sel penyusup dan sel-sel darah merah yang sudah tua dan perlu diganti. Jika seseorang kehilangan ini maka ia akan lebih sering sakit daripada orang yang memilikinya.
・Bone marrow : bertugas membentuk sel-sel darah, baik darah merah maupun darah putih.
・Sel darah putih : merupakan bagian terpenting dari sistem kekebalan tubuh kita. Sel darah putih sebenarnya merupakan kumpulan sel-sel berbeda yang bekerja sama untuk menghancurkan bakteri dan virus. Ada beberapa jenis, nama dan klasifikasi berda yang bekerja dalam tubuh kita : leukosit, limposit, monosit, granulosit, B-cells, sel plasma, T-cells, pembantu T-cells, pembunuh T-cells, supresor T-cells, sel-sel pembunuh alami, neutrofil, eosinofil, basofil, fagosit dan macrophages.
・Antibodi : diproduksi sel darah putih, berbentuk Y yang merespon antigen khusus (bakteri, virus atau racun). Ketika suatu antibodi menempel di dinding sel suatu virus atau bakteri maka pergerakan virus dan bakteri tersebut akan dapat dimatikan.
Antibodi terdiri dari 5 kelompok :
・Complement system : merupakan deretan protein, bergerak bebas dalam darah anda. Ia dibentuk di liver dan bergerak serta digerakan oleh antibodi. Ia menyebabkan pecahan sel dan sinyal ke phagocytes bahwa suatu sel perlu dipindahkan.
・Hormon : hormon yang ada lebih dikenal dengan nama lymphokines. Salah satu hormon, interleukin-1, diproduksi oleh macrophage sesudah mereka memakan sel asing. IL-1 memiliki efek samping yang menarik : ketika ia sampai ke hipotalamus, maka ia menghasilkan demam dan kelelahan. Suhu yang meningkat (dari demam) diketahui dapat membunuh beberapa bakteri.
Satu jenis kesalahan sistem kekebalan tubuh disebut autoimmunity : sistem kekebalan tubuh karena beberapa sebab menyerang tubuh anda sebagaimana ia menyerang germ. Dua penyakit yang umum dikenal ternyata disebabkan oleh kesalahan sistem kekebalan tubuh, diantaranya Juvenile-onset diabetes (disebabkan sistem kekebalan yang menyerang dan mengeliminasi sel-sel di pankreas yang bertugas memproduksi insulin) dan Rheumatoid arthtritis (disebabkan sistem kekebalan yang menyerang jaringan di dalam persendian).
Alergi juga satu contoh dari kesalahan sistem kekebalan yang bertindak overacting. Kemudian, dalam transplantasi jaringan. Ketika jaringan asing ditempatkan dalam tubuh anda, sel-sel yang ada tidak mempunyai identifikasi yang benar. Sistem kekebalan tubuh kita kemudian menyerang jaringan tersebut. Masalah tersebut tidak dapat di cegah, namun hanya bisa dikurangi dengan penyesuaian yang hati-hati dari pendonor jaringan dengan sang penerima dan juga dengan menggunakan obat immunosuppressing untuk mencoba mencegah reaksi dari sistem kekebalan tubuh. Tentu saja, dengan menekan sistem kekebalan tubuh, obat ini menjadikan sang pasien berpeluang mengalami infeksi.
Get well soon !!!
Sumber : Berita Iptek