Global warming adalah suatu peristiwa yang disebabkan meningkatnya efek rumah kaca (green house effect). Sebenarnya efek rumah kaca bukanlah suatu hal yang buruk, justru dengan adanya efek rumah kaca bumi kita bisa tetap hangat, bahkan memungkinkan kita bisa survive hingga sekarang.
Kamu bisa mengibaratkan bumi kita seperti mobil yang sedang diparkir dalam cuaca yang cerah. Kamu pasti akan berpikir bahwa temperature di dalam mobil pasti akan lebih panas dibandingkan temperature di luar mobil. Sinar matahari memasuki mobil tersebut melalui celah-celah pada kaca jendela dan secara otomatis panas dari sinar matahari akan diserap oleh jok, karpet, dashboard serta benda-benda lain yang berada di dalam mobil. Ketika semua objek tersebut melepaskan kembali panas yang diserapnya, tidak semua panas tersebut akan bisa keluar melalui celah jendela, sebagian justru akan dipantulkan kembali- panas tersebut akan diradiasikan kembali oleh benda-benda yang ada di dalam mobil dengan panjang gelombang yang berbeda-beda. Sehingga sejumlah energy panas akan tetap tinggal di dalam mobil, dan hanya sebagian kecil dari energy tersebut yang bisa melepaskan diri. Pada akhirnya, mobil tersebut akan mengalami peningkatan temperature secara berkala, semakin lama akan semakin panas.
Ketika cahaya matahari mengenai atmosfer serta permukaan bumi, sekitar 70% dari energi tersebut tetap tinggal di bumi, diserap oleh tanah, lautan, tumbuhan serta benda-benda lainnya. 30 % sisanya dipantulkan kembali melalui awan, hujan serta permukaan reflektif lainnya. Tetapi panas yang 70 % tersebut tidak selamanya ada di bumu, karena bila demikian maka suatu saat bumi kita akan menjadi “bola api”). Benda-benda di sekitar planet yang menyerap cahaya matahari seringkali meradiasikan kembali panas yang diserapnya. Sebagian panas tersebut masuk ke ruang angkasa, tinggal di sana dan akan dipantulkan kembali ke bawah permukaan bumi ketika mengenai zat yang berada di atmosfer, seperti karbon dioksida, gas metana dan uap air. Panas tersebut yang membuat permukaan bumi tetap hangat dari pada di luar angkasa, karena energy lebih banyak yang terserap dibandingkan dengan yang dipantulkan kembali. Itulah peristiwa yang disebut dengan efek rumah kaca (green house effect).
Bumi Tanpa Efek Rumah Kaca
Apa yang akan terjadi bila bumi kita tanpa efek rumah kaca, maka bumi akan seperti planet Mars. Mars tidak memiliki atmosfer yang cukup tebal untuk mempertahankan panas Matahari, di sana sangat dingin. Sehingga tidak memungkinkan adanya kehidupan. Masya Alloh….
So, berterimakasihlah pada Alloh SWT, karena dengan efek rumah kaca bumi kita bisa tetap hangat, tidak membeku dan kita bisa tetap hidup
ya Global warming itu malah sesuai dengan kenaikan jumlah manusia, kalau es di kutub mencair, maka volume air laut bertambah, beberapa daerah rendah terendam air akan berpotensi pada kenaikan jumlah ikan, juga semakin benyak air dan sinar matahari berarti semakin banyak fotosintesis sehingga produk makanan bertambah dan seimbang dengan kebutuhan pangan manusia………….ya kan? itulah Keadilan Allah
SAYA SETUJU DENGAN PENDAPATMAS KHOMARUDIN.
KITA SEBAGAI MANUSIA TIDAK BOLEH BERPIKIR NEGATIF SAJA, JIKA KITA HANYA BERPIKIR NEGATIF MAKA BANGSA KITA TIDAK MAJU2 KAN.
GUT GUT GUT
sebetulnya hanya sebagaian dari tulisan mas khomarudin mendekati betul. efek rumah kaca adalah seperti yang diuraikan diatas, bahwa konsentrasi CO2 yang tebal diatmosfer bumi menyebabkan emisi panas yang dikeluarkan oleh makhluk ataupun benda lain di muka bumi tidak dapat dilepaskan sehingga suhu bertambah panas di didalam linkungan bumi. efek berantainya adalah apabila ketebalan mencapai batas limit maka sinar matahari tidak akan mamapu lagi menembus sampai kepermukaan bumi.
logikanya apabila konsentrasi sudah mencapai titik jenuh tersebut maka bumi akan mengalami gelap karena radiasi panas tidak mampu menembus bumi akibat dipantulkannya kembali keluar angkasa.
dengan demikian maka suhu bumi akan turun drastis dan permukaan air akan membeku.
efek lain dari emisi gas rumah kaca adalah hewan & ikan dibumi akan mengalami kerusakan jaringan dan reproduksi, kerabang telur ayam akan susah terbentuk telur ikan akan pecah sebelum diselaputi lendir pelindung. sehingga populasi hewan dan ikan akan menurun bahkan musnah.
tumbuhan yang sebetulnya memerlukan CO2 untuk fotosintesis justru tidak dapat melakukan fungsi tersebut dikarenakan sel fotosintesis pada daun tertutup jelaga yang merupakan efek samping dari CO2, pada permukaan daun akan timbul kutikula daun atau bintil bintil daun, itu seperti kanker pada hewan atau manusia.
ganggang & fitoplankton pun setali tiga uang dengan tumbuhan besar, sel fotosintesis tidak akan berfungsi.
yang jelas apapun bila tidak sesuai ukuran akan mengakibatkan kerusakan.
coba bila anda makan sesuai porsi dengan makan yng berlebih sampai kekenyangan, maka akan jelas efeknya.
makan sesuai porsi akan jadi sehat. makan berlebih perut jadi sakit dan kelanjutannya keorgan lainnya. demikian juga emisi gas rumah kaca (CO2) bila berlebihan akan menimbulkan penyakit, tetapi bila sesuai porsi akan membuat sehat tumbuhan dan bumi.
jadi yang jelas akibat global warming yang disebabkan efek rumah kaca bukan akan menambah jumlah ikan karena air yng semakin banyak dan tumbuhan bukannya menghasilkan oksigen bertambah banyak karena berlebihannya CO2.
efekrumahkaca itu tidak berbanding lurus dengan melimpahnya sinar matahari.
rasa hangat & panas yang kita rasakan itu bukan dari sinar matahari tapi dari emisi/radiasi yang terjebak dibawah permukaan gas CO2 yg tebal.
perlu dicatat emisi,radiasi dan sinar itu hal yang berbeda.
sinar matahari kebumi membawa serta radiasi dan emisi (emisi adalah efek hasil pemanasan yang berupa gas, sedangkan radiasi dihasilkan akibat tidak stabilnya elektron akibat tumbukan antara elektron yang akan menimbulkan pemanbahan atau pengurangan jumlahnya untuk mencapai kesetabilan, tetapi hal ini juga mempengaruhi inti atomnya, akibatnya akan mengeluarkan sinar seperti alfa, gama, beta, ultraviolet, X, dll).
Jadi jelasnya bumi kita ini harus dirawat dikelola dengan bijaksana agar terus seimbang.
karena ketidak seimbangan akan mengakibatkan petaka bukan manfaat.
good…………i like this
Emm…..saya ingin bertanya………………
Tolong jelaskan Tentang alkana,Alkena,dan Alkuna……sekalian isomer nya………………pleaseeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee
mas yang lengkap lagi donk !
HIHI TERNYATA ADA EFEK YANG BAIK JUGA YAAAAAAAA
AKU JUGA MAU TANYA APASIH YANG HARUS DILAKUKAN AGAR EFEK YG DITIMBULKAN TIDAK MELUAS????????????????
GO GREEN to WORD
KK aku mau tanya…
knp setiap globalisasi ada perubahan iklim sech..??
Jent,,,jent……..Apix n’ gues…………….
Apa yg d mksud dngn Reuse,, reflant,, ‘n’ reflace.. Q mw tnyk
Untuk menguranginya adalah dimulai dari diri sendiri..
Yaitu:
-dll…
-Kurangi memakan daging ..
-Kurangi pemakaian .. parfum ..
-Kurangi membakar sampah!
terutama sampah ‘Organik’ atau berupa tumbuhan..
Karena bila kita membakarnya maka CO2 akan meningkat dan bisa menimbulkan perubahan suhu yang ekstrim..
(Coba kalau kamu lagi bakar rumput apalagi berbarengan dengan orang lain dari belahan dunia sana dan di belahan yang lain juga melakukan hal yang sama bisa gawat dong..)
Dan sebaiknya sampah organik kan bisa dijadikan pupuk..
Atau biarkan tukang sampah yang mengaturnya..
Apalagi sampah ‘Non Organik’ juga jangan di bakar itu kan bisa di daur ulang..
biarkan juga tukang sampah untuk mengurusnya..
Tapi, kalau ‘sampah masyarakat’ boleh di bakar!
Contoh: ‘Yang Korupsi’..
Hehe..
KASI TW YG LAEN!
INI U/ KITA N ANAK CUCU KITA LOE!
Aye!
*CMIIW!
Sankyuu
Makasi yach kak saya jadi tau nich apa aja efek dari rumah kaca…….!!!!!!!
sebenernya kalo dipikir secara logika efek rumah kaca itu sebenernya gada sisi (+) nya! kalo diatas itu ditulis efek rumah kaca bisa ngebuat suhu di bumi meningkat ato bikin hangat bumi dan membuat bumi jadi nga membeku itu harus di pertimbangkan karena, emang bener efek rumah kaca itu bikin suhu di bumi menjadi panas/hangat tapi panasnya itu panas yang sudah diambang tidak wajar. coba aja bayangin orang di negara Russia di tahun 2007 sampe semua kegiatan sempat berhenti selama beberapa minggu karena cuaca yang sangat panas menurut mereka (50 derajat celcius) dan sampai ada orang yang meninggal karena saking panasnya, karena biasanya mereka hidup di iklim yang dingin.
Ka’ saya pngen tau juga donk..
G’mna cra’nya mempertahan’kan keberada’an lapisan ozon…
gak usah terlalu bertele tele! glblwrming..intinx menyulitkan manusia dan ekosistem mahluk hidup, intix kembali pada manusia menanggapi hal tersebut..belive or not!
save the our earth
haloo para pecinta bumi ..
sebenarnya jika adanya rumah kaca yang bisa ditingkatkan atau sudah banyak bukan sifat positif juga yang hanya dpt dihasilkan tetapi bukan menghangatkan bumi .. hangatan bumi dihasilkan oleh sinar matahari dan ozon yang mempertebal jika tidak di liputi dengan itu seperti pelanet yg tidak ada ozon maka planet ittu memang dingin tetapi bila adanya rumah kaca sedangkan matahari menghangatkan bumi ini tentu panas matahari bukan cuma hangat lagi tetapi panas ..
karena apa ?? bukan cuma dampak positif juga rumah kaca menipiskan ozon yang ada di permukaan bumi ini jika penipisan ozon itu sudah terjadi maka timbullah panas matahari yg memancarkan sinarnya kebumi dengan sangat panasnya sehingga bisa jadi panas matahri dapat mencairkan kutub utara dan tentu akan berdampak yg tidak baik bagi bumi ini ..
maaf bila ada kesalahan ! maklum saya baru kelas 6 yang menaiki kelas 7 tapi saya sgt cinta alam saya loh !!