Daftar Lupa kata kunci?
Monday, April 21, 2014 3:59

Beri Rating:

Sebarkan:

  • Lintas Berita Digg Facebook Lintas Berita

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kelarutan

Ditulis oleh Utiya Azizah pada 26-02-2010

Suhu

Suhu mempengaruhi kelarutan suatu zat. Bayangkan dalam gedung bioskop yang banyak penonton sedang asyik menonton film dan tiba-tiba gedung tersebut terbakar. Pasti keadaan orang-orang tersebut akan berbeda, dari keadaan tenang menjadi saling berdesakan dan menyebar. Demikian pula pada suhu tinggi partikel-partikel akan bergerak lebih cepat dibandingkan pada suhu rendah. Akibatnya kontak antara zat terlarut dengan pelarut menjadi lebih sering dan efektif. Hal ini menyebabkan zat terlarut menjadi lebih mudah larut pada suhu tinggi.

Perhatikan Gambar 6, terlihat kelarutan KNO3 sangat berpengaruh oleh kenaikan suhu, sedangkan KBr kecil sekali. Jika campuran ini dimasukkan air panas, maka kelarutan KNO3 lebih besar daripada KBr sehingga KBr lebih banyak mengkristal pada suhu tinggi, dan KBr dapat dipisahkan dengan menyaring dalam keadaan panas.

6

Jika kelarutan zat padat bertambah dengan kenaikan suhu, maka kelarutan gas berkurang bila suhu dinaikkan, karena gas menguap dan meninggalkan pelarut. Ikan akan mati dalam air panas karena kelarutan oksigen berkurang. Minuman akan mengandung CO2 lebih banyak bila disimpan dalam lemari es dibandingkan di udara terbuka.

Pengadukan Pengadukan juga menentukan kelarutan zat terlarut. Semakin banyak jumlah pengadukan, maka zat terlarut umumnya menjadi lebih mudah larut.

Luas Permukaan Sentuhan Zat Kecepatan kelarutan dapat dipengaruhi juga oleh luas permukaan (besar kecilnya partikel zat terlarut). Luas permukaan sentuhan zat terlarut dapat di diperbesar melalui proses pengadukan atau penggerusan secara mekanis. Gula halus lebih mudah larut daripada gula pasir. Hal ini karena luas bidang sentuh gula halus lebih luas dari gula pasir, sehingga gula halus lebih mudah berinteraksi dengan air.

Daya Hantar Listrik

Dalam kehidupan sehari-hari mungkin Anda pernah menjumpai orang yang kurang bertanggung jawab terhadap lingkungan, yaitu menangkap ikan dengan menggunakan strom listrik. Dengan alat tersebut mereka memasukkan aliran listrik ke dalam air sungai atau air laut. Mengapa air sungai tersebut dapat menghantarkan arus listrik dan ikan dapat tertraik oleh aliran listrik tersebut? Dalam air sungai terdapat zat-zat terlarut dan ternyata sebagian dari zat terlarut itu ada yang dapat menghantarkan arus listrik. Hal itu terbukti dengan adanya ikan yang mati akibat sengatan arus listrik.

Air murni merupakan penghantar listrik yang buruk. Akan tetapi jika dalam air tersebut ditambahkan zat terlarut maka sifat daya hantarnya akan berubah sesua dengan jenis zat yang dilarutkan. Contoh, jika dalam air ditambahkan garam dapur, maka larutan ini akan dapat menghantarkan listrik dengan baik. Tetapi jika dalam air ditambahkan gula pasir, maka daya hantar listriknya tidak berbeda dengan air murni.

Kata Pencarian Artikel ini:

faktor yang mempengaruhi kelarutan, faktor-faktor yang mempengaruhi kelarutan, faktor faktor yang mempengaruhi kelarutan, faktor kelarutan, faktor yang mempengaruhi kelarutan zat, faktor yang mempengaruhi larutan, Faktor yang mempengaruhi kelarutan suatu zat, faktor-faktor yang mempengaruhi larutan, faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya kelarutan garam-garam ionik, yang mempengaruhi kelarutan
Artikel ini termasuk kategori: Asam dan Basa dan memiliki 5 Komentar sejauh ini .
Resep Makanan

Anda dapat mengirimkan komentar , atau taut balik dari situs pribadi .

5 Komentar untuk “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kelarutan”

  • Suwarno says:

    Mbak tolong jawab tanya saya ya mbak. B. Kimia apa untuk mencari normalitas kalium iodate KIO3 0,1N. Bagai mana rumusnya.

  • Achi says:

    Kalau pengadukan berpengaruh atau tidak?

  • Dewi Anggiana says:

    tolong share faktor kelarutan yang dipengaruhi oleh luas permukaan zat, konsentrasi, dan PH ya

  • Bahar Udin says:

    bagus isinya, tapi kalau boleh isinya harus mendetail, dan jangan digantung-gantung sehingga orang lain banyak yang mendownloadnya. Terima kasih ya sudah kasih infonya, da….

  • rie says:

    aku mau nanya,
    ketika kita ingin melakukan percobaan, misalnya pemanasan larutan pada suhu 80 drjat, selama 1 jam.
    perhitungan waktunya dimulai setelah mencapai suhu 80 derajat, atau dimulai mulai pada saat memulai pemanasan?

Beri Komentar

Anda Member Chem-is-try.org? Silahkan login disini
Belum menjadi member? Beri komentar disini:

(wajib)

(wajib) (tidak dipublikasi)





Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>