Reaksi ion tembaga(II) dalam larutan
Ion yang paling sederhana dalam bentuk tembaga dalam larutan adalah ion berwarna biru heksaaquotembaga(II) – [Cu(H2O)6]2+.
![]()
![]()
Pada tabung reaksi, perubahan warna yang terjadi adalah:

![]()
![]()
Endapan yang terbentuk akan melarut jika kamu menambahkan amonia berlebih.
Amonia menggantikan air sebagai ligan untuk menghasilkan ion tetraamindiaquotembaga(II). Dengan catatan hanya empat dari enam molekul air yang digantikan.
![]()
![]()
Perubahan warna yang terjadi adalah:

Reaksi ion heksaaquotembaga(II) dengan ion karbonat
Kamu akan memperoleh dengan mudah endapan tembaga(II) karbonat seperti yang kamu pikirkan
![]()
![]()


Reaksi yang terjadi berlangsung reversibel.
![]()
![]()
Karena reaksi berlangsung secara reversibel, kamu dapat memperoleh campuran warna dari kedua ion kompleks.
Kamu mungkin dapat menemukan beraneka warna ion tetraklorokuprat(II) mulai dari hijau minyak zaitun atau kuning. Jika kamu menambahkan air ke dalam larutan yang berwarna hijau, maka larutan tersebut akan kembali berwarna biru.
![]()

Campuran coklat yang merupakan pengotor dipisahkan terlebih dahulu sehingg tinggal endapan putih tembaga(I) iodida dalam larutan iodium.

![]()
![]()
Kamu dapat menentukan sejumlah iodium yang dibebaskan dengan menggunakan titrasi dengan larutan natrium tiosulfat.
![]()
![]()
Selama larutan natrium tiosulfat diteteskan dari buret, warna iodium menjadi pudar. Ketika warna akan menghilang, kamu tambahakan larutan kanji secukupnya. Reaksi ini berlangsung secara reversibel dengan iodium menghasilkan kompleks iodium-kanji yang berwarna biru tua yang lebih mudah untuk dilihat.
Kamu tambahkan tetes-tetes terakhir larutan natrium tiosulfat secara perlahan sampai warna biru menghilang.
Jika kamu mengurutkan perbandingan reaksi dari awal sampai akhir dari dua persamaan tersebut, kamu akan menemukan bahwa setiap dua mol ion tembaga(II), kamu memerlukan dua mol larutan natrium tiosulfat.
Jika kamu mengetahui konsentrasi larutan narium tiosulfat, hal itu memudahkan untuk menghitung konsentrasi ion tembaga(II).
![]()

Semua percobaan untuk menghasilkan senyawa tembaga(I) yang sederhana dalam larutan dapat dilakukan.
Sebagai contoh, jika kamu mereaksikan tembaga(I) oksida dengan asam sulfat encer panas, kamu mungkin akan mengira akan memperoleh larutan tembaga(I) sulfat dan dihasilkan air. Pada faktanya kamu akan memperoleh endapan coklat tembaga dan larutan biru tembaga(II) sulfat karena reaksi disproporsionasi.
![]()
![]()
Kestabilan tingkat oksidasi tembaga(I)
Senyawa tembaga(I) yang tidak larut
Kita akan melihat bahwa tembaga(I) iodida yang dihasilkan berupa endapan berwarna putih jika kamu menambahkan larutan kalium iodida ke dalam larutan yang mengandung ion tembaga(II). Tembaga(I) iodida sebenarnya tidak larut adalam air, dan karena itu reaksi disproporsionasi tidak terjadi.
Tembaga(I) klorida dapat dihasilkan sebagai endapan putih (reaksi dituliskan dibawah). Asalkan pemisahan endapan dari larutan dilakukan secepat mungkin dan dikeringkan secepat mungkin pula, endapan akan tetap berwarna putih. Pada saat kontak dengan air, endapan ini akan berubah manjadi biru dengan terbentuknya ion tembaga(II).
Reaksi disproporsionasi hanya terjadi pada ion tembaga(I) yang sederhana dalam larutan.
Kompleks-kompleks tembaga(I)
Pembentukan kompleks-kompleks tembaga(I) (bisa juga dengan air sebagai ligannya) juga menstabilkan tingkat oksidasi tembaga(I).
Sebagai contoh, antara [Cu(NH3)2]+ and [CuCl2]- merupakan kompleks tembaga(I) yang tidak terjadi disproporsionasi.
Kompleks yang mengandung klor terbentuk jika tembaga(I) oksida dilarutkan dalam asam klorida pekat.
Kamu dapat menduga bahwa hal ini terjadi dalam dua tahap. Pertama, kamu akan memperoleh tembaga(I) klorida yang terbentuk:
![]()
![]()
Tetapi dengan adanya ion klorida yang berelebih dari HCl, reaksi ini memberikan kestabilan, kompleks tembaga(I) terlarut.
![]()
![]()
Kamu dapat memperoleh endapan putih tembaga(I) klorida (seperti yang disebutkan diatas) dengan menambahkan air ke dalam larutan. Reaksi ini merupakan kebalikan dari reaksi tanpa kelebihan ion klorida.
ehm,,aq lg nyari materi yang berkaitan dg tembaga (II) ammonium sulfat pentahidrat niy, ada yg tau?
g mana jadi member/??
ehm… gimnan ya caranya memisahkan tembaga dari kotoran2 seperti belerang, besi,dll. Kira2 larutan kimia apa yang harus saya gunakan untuk memisahkanya?
Chem-is-try.org bagus, sangat membantu orang-orang yang mo belajar kimia
sy sdg cari informasi ttg suhu kritis tembga..
baik tembaga murni maupun tembga campuran..
mohon bantuannya..
sy tunggu d my email:
ssb1_einstein@yaho.com
thnx
saya sekarang mencari gambar reaksi-reaksi tembaga dengan berbagai larutan baik asam maupun basa, untuk tugasku. tolong yacch…
tolong kirim salah satu contoh bentuk cebakan mineral???thanks
mau tanya :
apakah unsur tembaga (yang sudah menjadi alloy) akan termakan oleh gas hidrogen jika di panaskan (di oven) dengan suhu lbh krg 700 derajat celcius dengan menggunakan gas amonia dan nitrogen???
..say sedang cari tentang penentuan laju reaksi pada praktikum natium tio sulfat dan as klorida.
mohn bntuannya
tambang tembaga ada di jawa ga ya? apa cm ada di irian? tambang rakyat gt