Daftar Lupa kata kunci?
Friday, April 25, 2014 1:04

Beri Rating:

Sebarkan:

  • Lintas Berita Digg Facebook Lintas Berita

Tambang Batu Bara & Lingkungan Hidup, Gangguan Lahan dan Amblesan Tanah

Ditulis oleh Ratna dkk pada 17-01-2010

Tambang Batu Bara & Lingkungan Hidup

Tambang batu bara – terutama tambang terbuka –memerlukan lahan yang luas untuk diganggu sementara. Hal tersebut menimbulkan permasalahan lingkungan hidup, termasuk erosi tanah, polusi debu, suara dan air, serta dampat terhadap keanekaragaman hayati setempat. Tindakan-tindakan dilakukan dalam poerasi tambang modern untuk menekan dampak-dampak tersebut. Perencanaan dan pengelolaan lingkungan yang baik akan menekan dampak pertambangan terhadap lingkungan hidup dan membantu melestarikan keanekaragaman hayati.

Gangguan Lahan

Dalam praktek yang terbaik, kajian-kajian lingkungan hidup sekitarnya dilaksanakan beberapa tahun sebelum suatu tambang batu bara dibuka untuk menentukan kondisi yang ada dan untuk mengidentifikasikan kepekaan dan masalahmasalah yang mungkin akan timbul. Kajian-kajian tersebut mempelajari dampak pertambangan terhadap air permukaan dan air tanah, tanah dan tata guna lahan setempat, tumbuhan alam serta populasi fauna (lihat kajian kasus koala pada halaman 30). Simulasi komputer dapat dilakukan untuk melihat dampak-dampak terhadap lingkungan hidup setempat. Temuan-temuan tersebut kemudian dikaji sebagai bagian dari proses yang mengarah kepada pemberian izin pertambangan oleh pihak yang berwenang.

Amblesan Tambang

Masalah yang terkait dengan tambang batu bara bawah tanah adalah amblesan, dimana permukaan tanah ambles sebagai akibat dari ditambangnya batu bara di bawahnya. Setiap kegiatan tata guna lahan yang dapat menghadapkan harta benda pribadi atau harta milik sendiri atau bentang alam yang bernilai pada suatu risiko jelas merupakan suatu masalah.

gambar_14_18

Suatu pemahaman menyeluruh dari pola penghidupan di suatu daerah memungkinkan untuk mengukur pengaruh dari tambang bawah tanah terhadap permukaan tanah. Hal ini memastikan pengambilan sumber daya batu bara sebanyak-banyaknya secara aman sementara melindungi penggunaan lahan lainnya.

Kata Pencarian Artikel ini:

kajian dampak batu bara, makalah resiko lingkungan diindustri batu bara, paper etika lingkungan penambangan batu bara
Artikel ini termasuk kategori: Kelas XI dan memiliki 3 Komentar sejauh ini .
Resep Makanan

Anda dapat mengirimkan komentar , atau taut balik dari situs pribadi .

3 Komentar untuk “Tambang Batu Bara & Lingkungan Hidup, Gangguan Lahan dan Amblesan Tanah”

  • pertambangan yang umum dilakukan di Indonesia adalah dengan cara open pit atau tambang terbuka yaitu dengan cara membuka top soil atau buka tanah penutup atas, dengan metode ini memungkinkan untuk meminimalisir resiko amblasnya permukaan karena batubaranya ditambang.

    Kasus lapindo hampir tidak pernah ditemukan dipertambangan batu bara.. Krn umumnya tambang batubara tidak memiliki sedimen lumpur yg banyak, melainkan hanya memiliki kontur tanah lempung semisal clay, atau tanah liat…beda hal nya dengan tambang tertutup (underground) yg memiliki resiko besar untuk longsor seperti yg terjadi di Chile beberapa waktu yg lalu.

  • Ali says:

    Untuk tambang underground,apakah legal kalau menambang di luar koordinat IUP

  • Ali says:

    Untuk tambang underground,apakah legal kalau menambang di luar koordinat IUP…maaf maksudnya tambang batubara

Beri Komentar

Anda Member Chem-is-try.org? Silahkan login disini
Belum menjadi member? Beri komentar disini:

(wajib)

(wajib) (tidak dipublikasi)





Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>