Daftar Lupa kata kunci?
Thursday, March 18, 2010 17:35

Beri Rating:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Sebarkan:

Sifat Kimia Garam Klorida dan Karbonat

Ditulis oleh Ratna dkk pada 09-02-2010

Sifat kimia garam klorida

Garam klorida merupakan padatan kristal putih atau tidak berwarna

Logam golongan 1 mudah bereaksi dengan halogen:

2M(s) + Cl2(g) ± 2MCl(s) (reaksi redoks)

Produk garam , M+X-, padatan ionik kristal putih yang larut dalam air dan pH larutannya 7. Padatan kristal yang mempunyai titik leleh dan titik didih tinggi.

Padatannya bukan merupakan penghantar listrik tetapi lelehan atau larutannya dapat menghantar listrik.

Halogen mempunya bilangan oksidasi   -1  oksidasi pada senyawa halida(ion X-)

Logam golongan 2 (kecuali Be) mudah bereaksi dengan halogen panas.

M(s) + Cl2(g) → MCl2(s)

Produk garam, M2+(X-)2, sama dengan sifat sama dengan senyawa Golongan 1 M+X-

Sifat kimia karbonat

Karbonat dan hidrogen- karbonat merupakan padatan putih Karbonat golongan 1 M2CO3: terbentuk pembentukan CO2 dalam larutan hidroksida berlebih

2MOH(aq) + CO2(g) → M2CO3(aq) + H2O(l)

2OH-(aq) + CO2(g) → CO32-(aq) + H2O(l)

Larut dalam air

Na2CO3.10H2O, dikenal sebagai soda pencuci.

hydrogencarbonat Golongan 1 MHCO3: terbentuk pembentukan CO2 yang berlebihan dalam larutan hidroksida berlebih

Reaksi terjadi melalui tahap:

M2CO3(aq) + H2O(l) + CO2(g) → 2MHCO3(aq)

CO32-(aq) + H2O(l) + CO2(g) → 2HCO3-(aq)

Padatan putih yang sedikit larut dalam air

contoh 270oC: 2NaHCO3(s) → Na2CO3(s) + H2O(l) + CO2(g)

sodium hydrogencarbonat (’sodium bicarbonate’ atau ‘baking soda’) digunakan untuk pembuatan kue.

Karbonat dan hydrogen- carbonat Golongan 1 mudah ternetralisasi oleh asam:

M2CO3(aq) + 2HCl(aq) → 2MCl(aq) + H2O(l) + CO2(g) memberikan garam klorida yang larut

CO32-(aq) + 2H+(aq) → H2O(l) + CO2(g)

M2CO3(aq) + 2HNO3(aq) → 2MNO3(aq) + H2O(l) + CO2(g) memberikan garam nitrat yang larut

M2CO3(aq) + H2SO4(aq) → M2SO4(aq) + H2O(l) + CO2(g) memberikan garam sulfat yang larut

M2CO3(aq) + 2CH3COOH(aq) → CH3COOM(aq) + H2O(l) + CO2(g) memberikan garam etanoat yang larut

MHCO3(aq) + HCl(aq) → MCl(aq) + H2O(l) + CO2(g) memberikan garam klorida yang larut

HCO3-(aq) + H+(aq) → H2O(l) + CO2(g)

MHCO3(aq) + HNO3(aq) → MNO3(aq) + H2O(l) +  CO2(g) memberikan garam nitrat yang larut

2MHCO3(aq) + H2SO4(aq) → M2SO4(aq) + 2H2O(l) + CO2(g) memberikan garam sulfat yang larut

MHCO3(aq) + CH3COOH(aq) → CH3COOM(aq) + H2O(l) +  CO2(g) memberikan garam etanoat yang larut

Karbonates Golongan 2 MCO3: terbentuk pembentukan CO2 dalam larutan hidroksida berlebih atau berupa bubur, tetapi berilium karbonat tidak stabil.

M(OH)2(aq) + CO2(g) → MCO3(s) + H2O(l)

Jika M = Ca, reaksi pada air kapur positif jika terdapat CO2

hydrogencarbonat M(HCO3)2 terbentuk jika Golongan 2 bereaksi dengan CO2 dalam larutan hidroksida berlebih atau berupa bubur

MCO3(s) + H2O(l) + CO2(g) → M(HCO3)2(aq)

Karbonat Golongan 2 MCO3 mudah ternetralisir dengan asam membentuk garam, air CO2

MCO3(s) + 2HCl(aq) → MCl2(aq) + H2O(l) + CO2(g) memberikan garam klorida yang larut

M2+CO32-(s) + 2H+(aq) → M2+(aq) + H2O(l) + CO2(g)

MCO3(s) + 2HNO3(aq) → M(NO3)2(aq) + H2O(l) + CO2(g) memberikan garam nitrat yang larut

MCO3(s) + H2SO4(aq) → M2SO4(aq) + H2O(l) + CO2(g) memberikan garam sulfat yang larut

MCO3(s) + 2CH3COOH(aq) → (CH3COO)2M(aq) + H2O(l) + CO2(g) memberikan garam etanoat yang larut

kation_oksida

kation_halida

Artikel ini termasuk kategori: Kelas XI dan memiliki 0 Komentar sejauh ini.

Anda dapat mengirimkan komentar, atau taut balik dari situs pribadi.

Beri Komentar

Anda Member Chem-is-try.org? Silahkan login disini
Belum menjadi member? Beri komentar disini:

(wajib)

(wajib) (tidak dipublikasi)





Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>