Daftar Lupa kata kunci?
Wednesday, October 1, 2014 1:55

Beri Rating:

Sebarkan:

  • Lintas Berita Digg Facebook Lintas Berita

Prinsip-prinsip dan Konsep Sel Volta

Ditulis oleh Ratna dkk pada 11-12-2009

SEL ELEKTROKIMIA


gambar_9_3

Elektrokimia : Hubungan Reaksi kimia dengan daya gerak listrik (aliran elektron)

  • Reaksi kimia menghasil- kan daya gerak listrik (sel galvani)
  • Daya gerak listrik menghasilkan reaksi kimia (sel elektrolisa)

Sel elektrokimia : sistem yang terdiri dari elektroda yang tercelup pada larutan elektrolit.

  1. Sel Volta/Gavalni

gambar_9_4 a.    Prinsip-prinsip sel volta atau sel galvani :

    • Gerakan elektron dalam sirkuit eksternal akibat adanya reaksi redoks.
    • Aturan sel volta :

    -   Terjadi perubahan : energi kimia → energi listrik

    -   Pada anoda, elektron adalah produk dari reaksi oksidasi; anoda kutub negatif

    -   Pada katoda, elektron adalah reaktan dari reaksi reduksi; katoda = kutub positif

    -   Elektron mengalir dari anoda ke katoda

    b.   Konsep-konsep Sel Volta

      Sel Volta:

      1. Deret Volta/Nerst

      a.   Li, K, Ba, Ca, Na, Mg, Al, Mn, Zn, Fe Ni, Sn, Pb, (H), Cu, Hg, Ag, Pt, Au

      b.  Makin ke kanan, mudah direduksi dan sukar dioksidasi. Makin ke kiri, mudah dioksidasi, makin aktif, dan sukar direduksi.

      Prinsip:

      1. Anoda terjadi reaksi oksidasi ; katoda terjadi reaksi reduksi
      2. Arus elektron : anoda → katoda ; arus listrik : katoda → anoda
      3. Jembatan garam : menyetimbangkan ion-ion dalam larutan

      Contoh dari sel galvani :

      gambar_9_5

      Notasi sel :  Zn/Zn+2//Cu+2/Cu

      /  = potensial ½ sel

      // = potensial sambungan Sel (cell junction potential; jembatan garam)

      c.  Macam-macam sel volta

      gamba_9_6

      1. Sel Kering atau Sel Leclance
      • Sel ini sering dipakai untuk radio, tape, senter, mainan anak-anak, dll.
      • Katodanya sebagai terminal positif terdiri atas karbon (dalam bentuk grafit) yang terlindungi oleh pasta karbon, MnO2 dan NH4Cl2
      • Anodanya adalah lapisan luar yang terbuat dari seng dan muncul dibagian bawah baterai sebagai terminal negatif.
      • Elektrolit : Campuran berupa pasta : MnO2 + NH4Cl + sedikit Air
      • Reaksi anoda adalah oksidasi dari seng

      Zn(s) → Zn2+ (aq) + 2e-

      • Reaksi katodanya berlangsung lebih rumit dan suatu campuran hasil akan terbentuk. Salah satu reaksi yang paling penting adalah :

      2MnO2(s) + 2NH4 + (aq) + 2e- → Mn2O3(s) + 2NH3(aq) + H2O

      • Amonia yang terjadi pada katoda akan bereaksi dengan Zn2+ yang dihasilkan pada anoda dan  membentuk ion

      Zn(NH3)42+.

      2.  Sel Aki

      • Katoda: PbO2
      • Anoda : Pb
      • Elektrolit: Larutan H2SO4
      • Reaksinya adalah :

      PbO2(s) + 4H+(aq) + SO42-(aq) → PbSO4(s) + 2H2O (katoda) Pb (s) + SO42-(aq) → PbSO4(s) + 2e- (anoda) PbO2(s) + Pb (s) + 4H+(aq) + 2SO42-(aq) → 2PbSO4(s) + 2H2O (total)

      • Pada saat selnya berfungsi, konsentrasi asam sulfat akan berkurang karena ia terlibat dalam reaksi tersebut.
      • Keuntungan dari baterai jenis ini adalah bahwa ia dapat diisi ulang (recharge) dengan memberinya tegangan dari sumber luar melalui proses elektrolisis, dengan reaksi :

      2PbSO4(s)  + 2H2O → PbO2(s) + Pb(s) + 4H+(aq) + 2SO42-(aq) (total)

      • Kerugian dari baterai jenis ini adalah, secara bentuk, ia terlalu berat dan lagi ia mengandung asam sulfat yang dapat saja tercecer ketika dipindah-pindahkan.

      3.  Sel Bahan Bakar

      • Elektroda : Ni
      • Elektrolit : Larutan KOH
      • Bahan Bakar : H2 dan O2

      4.  Baterai Ni – Cd

      • Disebut juga baterai ni-cad yang dapat diisi ulang muatannya dan yang umum dipakai pada alat-alat elektronik peka. Potensialnya adalah 1,4 Volt.
      • Katoda : NiO2 dengan sedikit air
      • Anoda : Cd
      • Reaksinya :

      Cd(s) + 2OH- (aq) → Cd(OH)2(s) + 2e-

      2e- + NiO2(s) + 2H2O → Ni(OH)2(s) + 2OH-(aq)

      • Baterai ini lebih mahal dari baterai biasa.

      Kata Pencarian Artikel ini:

      prinsip kerja sel volta, cara kerja sel volta, prinsip sel volta, sel volta kimia, sel volta dan sel elektrolisis, sel primer, sel volta dan elektrolisis, sel volta primer, Gambar Sel Volta, cara kerja sel volta dan elektrolisis
      Artikel ini termasuk kategori: Kelas X dan memiliki 11 Komentar sejauh ini .
      Resep Makanan

      Anda dapat mengirimkan komentar , atau taut balik dari situs pribadi .

      11 Komentar untuk “Prinsip-prinsip dan Konsep Sel Volta”

      Beri Komentar

      Anda Member Chem-is-try.org? Silahkan login disini
      Belum menjadi member? Beri komentar disini:

      (wajib)

      (wajib) (tidak dipublikasi)





      Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>