Senyawa mempunyai susunan yang tetap. Hukum Proust menyatakan bahwa perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa selalu tetap. Contoh paling sederhana adalah perbandingan massa hidrogen dengan oksigen dalam air (H2O) yang selalu tetap yaitu 1:8. Perbandingan tersebut tidak tergantung pada jumlah air. Dalam senyawa AmBn, 1 molekul mengandung m atom A dan n atom B. Dalam setiap molekul AmBn, massa A = m x Ar A dan massa B = n x ArB. Sehingga untuk AmBn,
![]()
Persentase setiap unsur dalam senyawa dinyatakan dalam persen komposisi. Sebagai contoh adalah perbandingan massa H dengan O dalam H2O adalah
![]()
Massa unsur dalam senyawa ditentukan dengan cara yang sama untuk menghitung persen komposisi. Dalam air (H2O), misalnya
![]()
jumlah total adalah 18. Apabila massa air adalah 32 maka massa H,
![]()
Untuk senyawa AmBn secara umum dapat dinyatakan

Dari contoh senyawa AmBn maka dapat ditentukan indeks untuk masing-masing unsur,

Dari pernyataan tersebut maka m adalah indeks untuk unsur A sedangkan n adalah indeks untuk unsur B, atau dapat ditulis
![]()
Jadi untuk senyawa AmBn,
m : n = mol A : mol B
Rumus senyawa berupa rumus empiris dan rumus molekul sangat mutlak ditentukan untuk mengetahui jenis unsur dan komposisi unsur senyawa tersebut.
Perbandingan sederhana atom unsur-unsur dalam senyawadisebut rumus empiris. Rumus empiris dapat ditentukan dengan cara
Contoh soal :
Tentukan rumus empiris natrium sulfida yang didapatkan dari reaksi 1,15 gram natrium dan 0,8 gram sulfur.
Jawab :

Jumlah atom (jumlah mol atom) yang bergabung dalam satu molekul senyawa (satu mol senyawa). Rumus molekul dapat ditentukan dengan memanfaatkan massa molekul relatif dan rumus empiris.

Alat Penganalisis Unsur
Contoh soal :
Senyawa hidrokarbon terklorinasi meng hidrogen dan 71,72% Morin. Tentukan rumus empir molekul diketahui sebesar 99. (% = gram)

tampilkan konversi komposisi c’=c