Daftar Lupa kata kunci?
Wednesday, August 27, 2014 18:15

Beri Rating:

Sebarkan:

  • Lintas Berita Digg Facebook Lintas Berita

Polimer Berdasarkan Reaksi Pembentukannya

Ditulis oleh Utiya Azizah pada 18-04-2009

Apakah Anda pernah berpikir mengenai banyaknya perbedaan dari jenis-jenis polimer yang dibentuk? Polimerisasi merupakan suatu jenis reaksi kimia dimana monomer-monomer bereaksi untuk membentuk rantai yang besar.

Dua jenis utama dari reaksi polimerisasi adalah polimerisasi adisi dan polimerisasi kondensasi. Jenis reaksi yang monomernya mengalami perubahan reaksi tergantung pada strukturnya. Suatu polimer adisi memiliki atom yang sama seperti monomer dalam unit ulangnya, sedangkan polimer kondensasi mengandung atom-atom yang lebih sedikit karena terbentuknya produk sampingan selama berlangsungnya proses polimerisasi.

Polimer Adisi

Reaksi pembentukan teflon dari monomer-monomernya tetrafluoroetilen, disebut reaksi adisi. Perhatikan Gambar 7 yang menunjukkan bahwa monomer etilena mengandung ikatan rangkap dua, sedangkan di dalam polietilena tidak terdapat ikatan rangkap dua.

gbr110

Gambar 7. Monomer etilena mengalami reaksi adisi membentuk polietilena yang digunakan sebagai tas plastik, pembungkus makanan, dan botol. Pasangan elektron ekstra dari ikatan rangkap dua pada tiap monomer etilena digunakan untuk membentuk suatu ikatan baru menjadi monomer yang lain

Menurut jenis reaksi adisi ini, monomer-monomer yang mengandung ikatan rangkap dua saling bergabung, satu monomer masuk ke monomer yang lain, membentuk rantai panjang. Produk yang dihasilkan dari reaksi polimerisasi adisi mengandung semua atom dari monomer awal. Berdasarkan Gambar 7, yang dimaksud polimerisasi adisi adalah polimer yang terbentuk dari reaksi polimerisasi disertai dengan pemutusan ikatan rangkap diikuti oleh adisi dari monomer­monomernya yang membentuk ikatan tunggal. Dalam reaksi ini tidak disertai terbentuknya molekul-molekul kecil seperti H2O atau NH3.

Contoh lain dari polimer adisi diilustrasikan pada Gambar 8. Suatu film plastik yang tipis terbuat dari monomer etilen dan permen karet dapat dibentuk dari monomer vinil asetat.

gbr24

Gambar 8. Polietilen dan polivinil asetat adalah contoh polimer yang dibuat melalui polimerisasi adisi.

Dalam reaksi polimerisasi adisi, umumnya melibatkan reaksi rantai. Mekanisme polimerisasi adisi dapat dibagi menjadi tiga tahap yaitu:

gbr32

Sebagai contoh mekanisme polimerisasi adisi dari pembentukan polietilena

a)  Inisiasi, untuk tahap pertama ini dimulai dari penguraian inisiator dan adisi molekul monomer pada salah satu radikal bebas yang terbentuk. Bila kita nyatakan radikal bebas yang terbentuk dari inisiator sebagai R’, dan molekul monomer dinyatakan dengan  CH2 = CH2, maka tahap inisiasi dapat digambarkan sebagai berikut:

gbr4

b)   Propagasi, dalam tahap ini terjadi reaksi adisi molekul monomer pada radikal monomer yang terbentuk dalam tahap inisiasi

gbr5

Bila proses dilanjutkan, akan terbentuk molekul polimer yang besar, dimana ikatan rangkap C= C dalam monomer etilena akan berubah menjadi ikatan tunggal C – C pada polimer polietilena

gbr6

c)   Terminasi, dapat terjadi melalui reaksi antara radikal polimer yang sedang tumbuh dengan radikal mula-mula yang terbentuk dari inisiator (R’) CH2 – CH2 + R � CH2 – CH2- R atau antara radikal polimer yang sedang tumbuh dengan radikal polimer lainnya, sehingga akan membentuk polimer dengan berat molekul tinggi R-(CH2)n-CH2° + °CH2-(CH2)n-R’ � R-(CH2)n-CH2CH2-(CH2)n-R’ Beberapa contoh polimer yang terbentuk dari polimerisasi adisi dan reaksinya antara lain.

  • Polivinil klorida

n CH2 = CHCl   →   [ - CH2 - CHCl - CH2 - CHCl - ]n Vinil klorida polivinil klorida

  • Poliakrilonitril

n CH2 = CHCN →  [ - CH2 - CHCN - ]n

  • Polistirena

gbr7

Polimer Kondensasi

Polimer kondensasi terjadi dari reaksi antara gugus fungsi pada monomer yang sama atau monomer yang berbeda. Dalam polimerisasi kondensasi kadang-kadang disertai dengan terbentuknya molekul kecil seperti H2O, NH3, atau HCl.

Di dalam jenis reaksi polimerisasi yang kedua ini, monomer-monomer bereaksi secara adisi untuk membentuk rantai. Namun demikian, setiap ikatan baru yang dibentuk akan bersamaan dengan dihasilkannya suatu molekul kecil – biasanya air – dari atom-atom monomer. Pada reaksi semacam ini, tiap monomer harus mempunyai dua gugus fungsional sehingga dapat menambahkan pada tiap ujung ke unit lainnya dari rantai tersebut. Jenis reaksi polimerisasi ini disebut reaksi kondensasi.

Dalam polimerisasi kondensasi, suatu atom hidrogen dari satu ujung monomer bergabung dengan gugus-OH dari ujung monomer yang lainnya untuk membentuk air. Reaksi kondensasi yang digunakan untuk membuat satu jenis nilon ditunjukkan pada Gambar 9 dan Gambar 10.

gbr81

Gambar 9. Kondensasi terhadap dua monomer yang berbeda yaitu 1,6 – diaminoheksana dan asam adipat yang umum digunakan untuk membuat jenis nylon. Nylon diberi nama menurut jumlah atom karbon pada setiap unit monomer. Dalam gambar ini, ada enam atom karbon di setiap monomer, maka jenis nylon ini disebut nylon 66.

gbr91

Gambar 10. Pembuatan Nylon 66 yang sangat mudah di laboratorium.

Contoh lain dari reaksi polimerisasi kondensasi adalah bakelit yang bersifat keras, dan dracon, yang digunakan sebagai serat pakaian dan karpet, pendukung pada tape – audio dan tape – video, dan kantong plastik.

Monomer yang dapat mengalami reaksi polimerisasi secara kondensasi adalah monomer-monomer yang mempunyai gugus fungsi, seperti gugus -OH; -COOH; dan NH3.

Kata Pencarian Artikel ini:

polimerisasi adisi, reaksi polimerisasi, reaksi pembentukan polimer, reaksi pembentukan polimer teflon, Monomer teflon, Pasangan polimer, polimer dan monomer, proses adisi, polimer monomer, reaksi polimer
Artikel ini termasuk kategori: Klasifikasi Polimer dan memiliki 14 Komentar sejauh ini .
Resep Makanan

Anda dapat mengirimkan komentar , atau taut balik dari situs pribadi .

14 Komentar untuk “Polimer Berdasarkan Reaksi Pembentukannya”

  • pesta panggabean says:

    selamat soree,,,
    sya mahasiswa yang sedang melakukan penelitian,
    saya minta tolong untuk memberikan bahan tentang teknik polimerisasi,,,,,
    terimakasi………..

  • MADON says:

    memang belajar polymerisasi sungguh sangat asik,saya kebetulan suka riset -riset di polymerisasi dan suka hitung-hitung berat molekul polymer yang terbentuk terutama di kondensasi. Kalau tehnik polymerisasi adisi umumnya di bagi 2 yaitu bulk polymerisasi dan solution polymerisasi. Bulk polymerisasi campuran monomer monomer yang di reaksikan sekali gus, sedangkan solution polymer yaitu polymer yang terbentuk di larutkan dalam pelarut,
    Di dunia coating polymer kondensasi di kenal orang dg nama saturated polyester dan unsaturated polyester sedangkan polymer adisi di kenal dengan acrylic resin dan emulsion polymerisasi yaitu polumer yang terbentuk di balut di dalam surfactan.
    Aplikasi dr itu semua untuk bahan dasar Cat, baik cat mobil,kayu, tembok,
    pada suatu saat saya akan menulis masalah tsb di web site kita ini, salam sukses

  • MADON says:

    hi pesta
    memang mau penelitian tentang polymerisasi, coba lebih spesific lagi.

  • budies says:

    cari jawaban untuk mengerjakan soal-soal UN, tentang polimerisasi, dapat…makasih

  • dian says:

    saya mau tanya.katalis yang digunakan dalam reaksi pembentukan nylon itu apa??
    tolong kalo bisa dijawab selengkap-lengkapnya.
    terima kasih.

  • Ni Made Sripandi says:

    Awalnya gk suka-suka banget sama chem, tapi pas kuliah lulusnya di pendidikan kimia….

    hampir Trauma…. banyak tugas… praktikum….
    tapi setelah dijalanin ternyata asyik juga…

    love you chem…..

  • Adinda Adiaputri says:

    thanks.. it’s really usefull.. :D D

  • sahad UIN JAkarta says:

    Itu struktur etilen radikalnya aneh, masa ada Karbon punya 5 ikatan…

  • riski villa says:

    terima kasih tas informasi dari anda.
    ini sngt mmbntu. .

  • pajar setiawan says:

    nah baru belajar nih susah banget nyari monomer dari beberapa polimer… soalnya dapat tugas dari guru kok dibuu gk ada search di internet gk nemu so ada yg bisa bantu gk?
    kalau monomer dari
    nilon
    amilum
    buna-s
    akrilan
    neoprena
    asam nukleat
    bakelt
    termakasih kalau ada yang bisa bantu

  • Rahmat Wijaya says:

    Ok..

  • Rutherfordtrahmansmart Kimia says:

    Q ….suka banget dEEEh ni situsssss!!!!!!!!!

  • ' or ''=' says:

    Orang gila

Beri Komentar

Anda Member Chem-is-try.org? Silahkan login disini
Belum menjadi member? Beri komentar disini:

(wajib)

(wajib) (tidak dipublikasi)





Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>