Daftar Lupa kata kunci?
Wednesday, October 1, 2014 20:17

Beri Rating:

Sebarkan:

  • Lintas Berita Digg Facebook Lintas Berita

Limbah Padat atau Sampah

Ditulis oleh Achmad Lutfi pada 27-02-2009

Limbah padat atau sampah, istilah ini diberikan kepada barang-barang  atau bahan-bahan buangan rumah tangga atau pabrik yang tidak digunakan lagi atau tidak terpakai dalam bentuk padat. Sampah merupakan campuran dari berbagai bahan baik yang tidak berbahaya seperti sampah dapur (organik) maupun bahan-bahan berbahaya yang banyak dibuang oleh pabrik dan rumah tangga yang dapat digunakan kembali atau didaur ulang maupun yang tidak dapat didaur ulang.

Dengan meningkatnya populasi penduduk di setiap daerah/kota maka jumlah sampah yang dihasilkan setiap rumah tangga makin meningkat. Hal ini menjadi masalah besar bagi kota-kota besar yang padat penduduknya seperti Jakarta, Surabaya dan lain-lainnya untuk menangani masalah yang dihasilkan setiap hari.

Secara umum komposisi dari sampah di setiap kota bahkan negara hampir sama yaitu:

Kertas dan katun

±

35 %
Logam

±

7 %
Gelas

±

5 %
Sampah halaman dan dapur

±

37 %
Kayu

±

3 %
Plastik, karet, dan kulit

±

7 %
Lain-lain

±

6 %

Dampak negatif dari sampah tersebut dapat terjadi di tempat penampungan sementara (TPS) yang terdapat di setiap wilayah seperti di setiap RW atau Kelurahan, pasar dan sebagainya maupun di tempat penampungan akhir (TPA). Dampak negatif di TPS biasanya dalam bentuk bau yang kurang sedap karena terjadi penguraian secara anaerob, kumpulan lalat di atas sampah yang dapat menimbulkan berjangkitnya penyakit dan estetika. Tempat penampungan sampah akhir (TPA) dalam bentuk penimbunan sampah terbuka akan menimbulkan dampak negatif yang lebih besar karena selain bau yang tidak sedap yang berasal dari penguraian secara anaerob dari komponen-komponen sampah, seperti gas H2S, NH3, CH4 juga dapat terjadi rembesan dari proses “leaching” logam-logam berbahaya ke dalam air tanah atau sumber air.

Untuk menanggulangi pencemaran tanah akibat penumpukan sampah itu dapat dilakukan melalui berbagai cara seperti melalui program 3 R yaitu Reduce, Reuse, Recycle. Reduce artinya mengurangi atau mereduksi sampah yang akan terbentuk. Hal ini dapat dilakukan bila ibu-ibu rumah tangga kembali ke pola lama yaitu membawa keranjang belanja ke pasar. Dengan demikian jumlah kantong plastik yang dibawa ke rumah akan berkurang (terreduksi). Selain itu bila setiap orang menggunakan kembali saputangan daripada tissue, di samping akan mengurangi sampahnya, dengan tidak menggunakan tissue dapat terjadi penghematan terhadap bahan baku untuk tissue, yang tidak lain adalah kayu dari hutan. Kalau setiap orang melakukan hal tersebut beberapa ton sampah yang akan tereduksi per bulan dan beberapa hasil hutan yang dapat diselamatkan.

Reuse, adalah program pemakaian kembali sampah yang sudah terbentuk seperti penggunaan bahan-bahan plastik/kertas bekas untuk benda-benda souvenir, bekas ban untuk tempat pot atau kursi taman, botol­botol minuman yang telah kosong diisi kembali dan sebagainya.

Proses Recycle agak berbeda dengan kedua program sebelumnya. Dalam hal ini sampah sebelum digunakan perlu diolah ulang terlebih dahulu. Bahan-bahan yang dapat direcycle atau didaur-ulang seperti kertas atau sampah bekas, pecahan-pecahan gelas atau kaca, besi atau logam bekas dan sampah organik yang berasal dari dapur atau pasar dapat didaur-ulang menjadi kompos (pupuk). Proses daur-ulang ini juga dapat mengubah sampah menjadi energi panas yang dikenal dengan proses insenerasi. Insenerasi sederhana sudah ada yang melakukan oleh beberapa industri misal di Jakarta, yaitu menggunakan limbah padat dalam bentuk lumpur hasil akhir pengolahan air limbahnya tidak dibuang ke tanah tetapi digunakan sebagai bahan bakar setelah mengalami pengeringan.

  • Senyawa organik yang dapat membusuk karena diuraikan oleh mikroorganisme, seperti sisa-sisa makanan, daun, tumbuh-tumbuhan dan hewan yang mati.
  • Senyawa organik dan senyawa anorganik yang tidak dapat dimusnahkan/diuraikan oleh mikroorganisme seperti plastik, serat, keramik, kaleng-kaleng dan bekas bahan bangunan, menyebabkan tanah menjadi kurang subur.
  • Pencemar Udara berupa gas yang larut dalam air hujan seperti oksida nitrogen (NO dan NO2), oksida belerang (SO2 dan SO3), oksida karbon (CO dan CO2), menghasilan hujan asam yang akan menyebabkan tanah bersifat asam dan merusak kesuburan tanah/tanaman.
  • Pencemar berupa logam-logam berat yang dihasilkan dari limbah industri seperti Hg, Zn, Pb, Cd dapat mencemari tanah.
  • Zat radioaktif yang dihasilkan dari PLTN, reaktor atom atau dari percobaan lain?yang menggunakan atau menghasikan zat radioaktif. Misalnya unsur Sr-90 sebagai hasil fisi nuklir dapat mempengaruhi perkembangan xilem pada?tumbuh-tumbuhandan tulang hewan, akan menyebabkan jaringan tubuh menjadi lemah, adalah bahan radioaktif, masuk ke dalam rantai makanan dan akhirnya dapat menyebabkan kematian pada makhluk yang memakannya.

Gambar 4 Plastik dan sejenisnya yang sulit diuraikan oleh mikroorganisme

Kata Pencarian Artikel ini:

bagaimana limbah padat anorganik dapat menyebabkan polusi tanah, jelaskan bagaimana limbah padat anorganik dapat menyebabkan polusi tanah, limbah padat anorganik dapat menyebabkan polusi tanah, Bagaimana suatu limbah padat anorganik dapat menyebabkan polusi tanah, Analisis limbah padat, kliping tentang limbah padat, limbah padat pasar, modul atau silabus analisis limbah padat, pencemaran limbah padat rumah tangga, reaksi yang terjadi dalam sampah
Artikel ini termasuk kategori: Pencemaran Lingkungan dan memiliki 9 Komentar sejauh ini .
Resep Makanan

Anda dapat mengirimkan komentar , atau taut balik dari situs pribadi .

9 Komentar untuk “Limbah Padat atau Sampah”

  • wigati says:

    sy sngat setuju dengan peanganan limbah yang ada di lingkungan sekitar, karena sangat mengganggu sekali, jumlahnya sangat banyak, jadi baiknya ada penanganan terhadap limbah tsb.
    sy mw bagi2 ilmu sma masyarakat sekitar,tp pengetahuannya masih kurang :) jd klw ad ide2 kreatif tolong d bagi y…:)

  • yuli says:

    ini yang aku cari sesuai dengan tujuan aku membentuk organisasi , terima kasih banyak tapi kok belum lengkap ya , karena aku ingin mengajak masyarakat untuk mengenal lingkungan nya juga ramah lingkungan , kini aku sedang mengumpulkan bahan” nya namun aku juga kesulitan karena sedikit sekali informasinyan siapa yang bisa membantu tolong kasih tau ya atau kita bisa berbagi

  • neni says:

    info” Sperti nHe ,,, sangat penting bagi kita para pLjar ,,,
    pa gHe yG gHe Ngerjain Tgs Sperti aQ tTg Limbah ,,,,,,,
    Tp ……… bLm Lgkp nHe ??????
    pLizZzzzzzzzzz
    tLg d LgKapi y !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  • Thanks a lot for information…I’ll come again to get more knowledge….Bye…

  • mayang bahtera pertiwi says:

    ass…
    sampah yg di hasilkan manusia banyak B E G E T E , kalo gak di tangani bakal nimbulin banyak masalah . So, gak hanya tau pengolahan’y aja, tp metode pengolahan limbah baiknya diterapkan juga pada masing2 qta…..
    “write what you do, and do what you write!!!”

  • febry says:

    makasih yah udah bantuin kerja tgasku!!!!!!!!!!!

  • Anto says:

    Saat ini Limbah Batubara ( FLY ASH ), belum dimanfaatkan secara maksimal. Setelah kami pelajari selama : 5 bulan, maka kini telah kami temukan bagaimana caranya memproses Limbah FLY ASH BATUBARA, menjadi PUPUK ORGANIK. Oleh karena itulah kami mengajak semua pihak, terutama para PENGUSAHA / INDUSTRI PENGGUNA BATUBARA YG SELAMA INI DIREPOTKAN DENGAN MASALAH LIMBAH FLY ASH. Untuk bekerja sama memproduksi PUPUK ORGANIK, dengan bahan baku utama Limbah FLY ASH BATUBARA. Utk info lebih lanjut, hub : 081282281966 / 085658941966. Thank’s

  • timotius says:

    THX bantu pr

  • sri rahayu qumariyati says:

    Wah ternyata Indonesia surganya sampah,kalo gini terus Indonesia akan tertimbun sampah,ini bukan masalah pemerintah saja,but juga masyarakat di Indonesia harus sadar bahwa sahya pentingnya untuk jaga lingkungan.so tunngu up lagi mulailah dari hal sekecil yaitu buang lah sampah pada tempatnya!

Beri Komentar

Anda Member Chem-is-try.org? Silahkan login disini
Belum menjadi member? Beri komentar disini:

(wajib)

(wajib) (tidak dipublikasi)





Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>