Daftar Lupa kata kunci?
Sunday, April 20, 2014 16:37

Beri Rating:

Sebarkan:

  • Lintas Berita Digg Facebook Lintas Berita

Zat-zat Pencemar dan Pencemaran Udara

Ditulis oleh Achmad Lutfi pada 12-03-2009

Adanya gas-gas dan partikulat-partikulat tersebut, baik yang diperoleh secara alami dari gunung berapi, pelapukan tumbuh-tumbuhan, ledakan gunung berapi dan kebakaran hutan, maupun yang diperoleh dari kegiatan manusia ini akan mengganggu siklus yang ada di udara dan dengan sendirinya akan mengganggu sistem keseimbangan dinamik di udara, sehingga dapat menyebabkan terjadinya pencemaran udara.

Gas-gas CO, SO2, H2S, partikulat padat dan partikulat cair yang dapat mencemari udara secara alami ini disebut bahan pencemar udara alami, sedangkan yang dihasilkan karena kegiatan manusia disebut bahan pencemar buatan.

Untuk kepentingan kesejahteraan makhluk hidup di alam semesta ini telah terjadi sistem keseimbangan dinamik melalui berbagai macam siklus yang telah diatur oleh Tuhan Yang Maha Esa. Salah satu contoh adalah siklus nitrogen dan siklus karbon.

Gambar 1 Siklus nitrogen

Sumber: “Environmental Science”, third edition, 1984, Jonathan Turk & Amos Turk, hal. 52

Bahan pencemar yang dihasilkan oleh kegiatan manusia ini konsentrasinya relatif lebih tinggi dibandingkan dengan yang sudah ada di udara, terjadi secara alami, sehingga dapat mengganggu sistem kesetimbangan dinamik di udara dan dengan demikian dapat mengganggu kesejahteraan manusia dan lingkungannya.

Gambar 2 Siklus karbon

Sumber: “Environmental Science”, third edition, 1983, hal. 50

Sumber bahan pencemar udara ada lima macam yang merupakan penyebab utama (sekitar 90%) terjadinya pencemaran udara global di seluruh dunia yaitu:

  1. Gas karbon monoksida, CO
  2. Gas-gas nitrogen oksida, NOx
  3. Gas hidrokarbon, CH
  4. Gas belerang oksida, SOx
  5. Partikulat-partikulat (padat dan cair)

Gas karbon monoksida merupakan bahan pencemar yang paling banyak terdapat di udara, sedangkan bahan pencemar berupa partikulat (padat maupun cair) merupakan bahan pencemar yang sangat berbahaya (sifat racunnya sekitar 107 kali dari sifat racunnya gas karbon monoksida).

a. Gas karbon monoksida, CO

Karbon monoksida adalah gas yang tidak berwarna, tidak berbau, tidak mempunyai rasa, titik didih -192º C, tidak larut dalam air dan beratnya 96,5% dari berat udara. Reaksi-reaksi yang menghasilkan gas karbon monoksida antara lain:

  • Pembakaran tidak sempurna dari bahan bakar atau senyawa­ senyawa karbon lainnya:

2 C + O 2 ? 2 CO

  • Reaksi antara gas karbon dioksida dengan karbon dalam proses industri yang terjadi dalam tanur:

CO2 + C ? 2 CO

  • Penguraian gas karbon dioksida pada suhu tinggi:

2 CO2 ? 2 CO + O 2

  • Gas karbon monoksida yang dihasilkan secara alami yang masuk ke atmosfer lebih sedikit bila dibandingkan dengan yang dihasilkan dari kegiatan manusia.

b. Gas-gas Nitrogen oksida, NOx

Gas-gas Nitrogen oksida yang ada di udara adalah Nitrogen monoksida NO, dan Nitrogen dioksida NO2 termasuk bahan pencemar udara. Gas Nitrogen monoksida tidak berwarna, tidak berbau, tetapi gas nitrogen dioksida berwarna coklat kemerahan dan berbau tajam dan menyebabkan orang menjadi lemas. Reaksi-reaksi yang menghasilkan gas NO dan NO2 antara lain:

(1210 – 1765)ºC

2 N + O2  ? 2 NO

2 NO + O2 ? 2 NO

c. Hidrokarbon CH

Sumber terbesar senyawa hidrokarbon adalah tumbuh­tumbuhan. Gas metana CH4 adalah senyawa hidrokarbon yang banyak dihasilkan dari penguraian senyawa organik oleh bakteri anaerob yang terjadi dalam air, dalam tanah dan dalam sedimen yang masuk ke dalam lapisan atmosfer:

2 (CH2O)n ? CO2 + CH4

d. Gas-gas belerang oksida SOx

Gas belerang dioksida SO2 tidak berwarna, dan berbau sangat tajam. Gas belerang dioksida dihasilkan dari pembakaran senyawa­senyawa yang mengandung unsur belerang. Gas belerang dioksida SO2 terdapat di udara biasanya bercampur dengan gas belerang trioksida SO3 dan campuran ini diberi simbol sebagai SOx.

S + O2 ? SO2

2 SO2 + O 2 ? 2 SO3

e. Partikulat

Yang dimaksud dengan partikulat adalah berupa butiran-butiran kecil zat padat dan tetes-tetes air. Partikulat-partikulat ini banyak terdapat dalam lapisan atmosfer dan merupakan bahan pencemar udara yang sangat berbahaya.

 

Kata Pencarian Artikel ini:

zat pencemar udara, gas pencemar udara, zat pencemar, zat pencemaran udara, Zat penyebab polusi, siklus nitrogen, zat yang menyebabkan pencemaran, zat yang mencemari udara, zat zat yang mencemari udara, zat zat pencemaran udara
Artikel ini termasuk kategori: Pencemaran Udara dan memiliki 11 Komentar sejauh ini .
Resep Makanan

Anda dapat mengirimkan komentar , atau taut balik dari situs pribadi .

11 Komentar untuk “Zat-zat Pencemar dan Pencemaran Udara”

  • difla says:

    assalamu’alaikum…tolong dijelaskan konsentrasi nitrogen di udara,,apakah jumlahnya bertambah, konstan atau berkurang dlam siklusnya……..thank’s

  • hadi poerwanto,sik says:

    Karet mentah/lateks timbulkan mau yg tdk sedap seperti bangkai, mengandung gas apa…?. Berbahayakah bagi kesehatan / lingkungan hidup ?

  • unie says:

    saya pernah membaca, tentang polutan yang berasal dari kendaraan. di sana menjelaskan polutan yang tidak berwarna, lebih berbahaya dari polutan yang berwarna (asap hitam). mohon penjelasannya….. & untuk kesehatan bagaimana dampaknya.
    trims……

  • rie says:

    ada tang tau ga kenapa karbon dioksida merusak ozon , dan ada yang tau ga kenapa zat zat pencemaran  udara dapat menyebab kan pemanasan global , kalo bisa skalian kasih siklus nya yach , tanks

  • soeketi says:

    thanks buat infonya, bagus buat nambahin materi skripsi gw. kapan2 tolong up load dampak dari gas2 polutan tersebut dong terutama buat kesehatan, hhehehe…

  • manar says:

    maaf mau tanyaa , bisa jelasin tentang siklus karbon itu sendiri ngga ? terima kasih sebelumnya :D

  • anak SMP Tarakanita 4 says:

    lumayan nih, buat tugas kliping gue :D

  • esih kurniasih says:

    thanks infony …ngbntu banget buat presentasi plh…

  • niken says:

    mengapa dampak pencemaran udara fungsinya cuman dua?
    saya menjadi bingung ????

  • Zat apa yang menyebabkan pencemaran tanah,air,dan udara?
    Bagaimana cara menanggulangi pencemaran k3 itu?
    apa penyebab terjadinya hujan asam?
    apa yg menyebabkan kebocoran ozon?
    apa penyebabnya eutrofikasi?

Beri Komentar

Anda Member Chem-is-try.org? Silahkan login disini
Belum menjadi member? Beri komentar disini:

(wajib)

(wajib) (tidak dipublikasi)





Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>