Daftar Lupa kata kunci?
Saturday, September 20, 2014 13:55

Beri Rating:

Sebarkan:

  • Lintas Berita Digg Facebook Lintas Berita

Kenaikan Titik Didih

Kata Kunci: ,
Ditulis oleh Zulfikar pada 24-08-2010

Hasil eksperimen Roult menunjukan bahwa Kenaikan titik didih larutan akan semakin besar apabila konsentrasi (molal) dari zat terlarut semakin besar. Titik didih larutan akan lebih tinggi dari titik didih pelarut murni. Hal ini juga diikuti dengan penurunan titik beku pelarut murni, atau titik beku larutan lebih kecil dibandingkan titik beku pelarutnya. Hasil eksperimen ini disederhanakan dalam Gambar 11.4.

gambar 11.4

Gambar 11.4. Diagram tekanan dan suhu untuk titik didih dan titik beku dari pelarut dan larutan

Roult menyederhanakan ke dalam persamaan

Tb = kb . m

Tb = kenaikan titik didih larutan
kb = tetapan kenaikan titik didih molal pelarut (kenaikan titik didih untuk 1 mol zat dalam 1000 gram pelarut)
m = molal larutan (mol/100 gram pelarut)

Perubahan titik didih atau ΔTb merupakan selisih dari titik didih larutan dengan titik didih pelarutnya, seperti persamaan : ΔTb = Tb – Tbº

Hal yang berpengaruh pada kenaikan titik didih adalah harga kb dari zat pelarut. Kenaikan tidak dipengaruhi oleh jenis zat yang terlarut, tapi oleh jumlah partikel/mol terlarut khususnya yang terkait dengan proses ionisasinya.

Untuk zat terlarut yang bersifat elektrolit persamaan untuk kenaikan titik didik harus dikalikan dengan faktor ionisasi larutan, sehingga persamaannya menjadi :

artikel 42

dimana

n = jumlah ion-ion dalam larutan
α = derajat ionisasi

Contoh jumlah ion untuk beberapa elektrolit:

HCl → H+ + Cl-, jumlah n = 2

H2SO4 → 2 H+ + SO42-, jumlah n = 3

H3PO4 → 3 H+ + PO43-, jumlah n = 4

Agar mudah dimengerti kita ambil perhitungan kenaikan titik didih untuk zat non-elektrolit dan non elektrolit sebagai perbandingannya.

Sebuah larutan gula C6H12O6 dengan konsentrasi sebesar 0.1 molal, jika pelarutnya air dengan harga kb = 0.52 °C/molal. Tentukan titik didih larutan tersebut.

Larutan gula tidak mengalami ionisasi sehingga,

C6H12O6 → C6H12O6
0.1 molal → 0.1 mola

ΔTb = kb . m
ΔTb = 0.52 . 0.1
ΔTb = 0.052oC

Diketahui titik didih air adalah 100°C, maka titik didih larutan adalah

ΔTb = Tb – Tb0
Tb = 100 + 0.052
Tb = 100.052

Sekarang coba kita bandingkan dengan zat yang dapat terionisasi : Sebuah larutan 0.1 molal H2SO4, zat tersebut merupakan asam kuat dengan derajat ionisasi D = 1. jika pelarutnya air, dan harga kb air= 0.52 °C/molal.

Tentukan titik didih larutan tersebut. Penyelesaian soal ini ditampilkan pada Bagan 11.5. di sebelah

gambar 11.5

Bagan 11.5. Penyelesaian soal Titik didih larutan elektrolit.

Kata Pencarian Artikel ini:

kenaikan titik didih, titik didih larutan, contoh kenaikan titik didih dalam kehidupan sehari-hari, artikel kenaikan titik didih, kenaikan titik didih larutan, artikel tentang kenaikan titik didih, Pengertian kenaikan titik didih, tetapan kenaikan titik didih molal, kenaikan titik didih dalam kehidupan sehari-hari, kenaikan titik didih larutan elektrolit
Artikel ini termasuk kategori: Sifat Koligatif dan Koloid dan memiliki 1 Komentar sejauh ini .
Resep Makanan

Anda dapat mengirimkan komentar , atau taut balik dari situs pribadi .

1 Komentar untuk “Kenaikan Titik Didih”

Beri Komentar

Anda Member Chem-is-try.org? Silahkan login disini
Belum menjadi member? Beri komentar disini:

(wajib)

(wajib) (tidak dipublikasi)





Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>