Aturan tentang keadaan oksidasi atau bilangan oksidasi telah kita bahas, namun demikian kita perlu mengetahui dengan tepat berapa besar bilangan oksidasi sebuah atom dari sebuah senyawa. Untuk itu mari kita perhatikan contoh sebagai berikut : tetapkan bilangan oksidasi dari atom Cl, didalam senyawa KClO3 dan atom Cr pada dalam ion Cr2O7-. Perhatikan penyelesaian disebelah pada Bagan 7.4.

Bagan 7.4. Penetapan bilangan oksidasi Cl dalam senyawa KClO3
Dengan cara yang sama kita dapat tentukan bilangan oksidasi Cr dalam ion Cr2O72-
Misal bilangan oksidasi Cr dalam Cr2O72- = x, Jumlah oksidasi Cr2O72- = -2, Bilangan oksidasi O = -2
7 atom O = 7 (-2) = -14. Persamaan: 2(x) + (-14) = -2 dan harga x = 6.
Jadi bilangan oksidasi Cr dalam ion Cr2O72-= 6
Pada suatu reaksi redoks peristiwa kenaikan dan penurunan bilangan oksidasi suatu unsur atau kelompok molekul selalu terjadi dan berlangsung bersamaan. Untuk hal tersebut kita perlu mengenal dengan cermat perubahan bilangan oksidasi pada sebuah reaksi kimia. Kita ambil contoh perubahan bilangan oksidasi dari Cl2 dan atom Mn.

Penentuan dari bilangan okPerlu kita ingat, bilangan oksidasi senyawa adalah 0 (nol), bilangan oksidasi oksigen perlu – dan logam golngan IA adalah +1.
Bilangan Oksidasi Cl2 = 0.
Bilangan oksidasi Cl dalam KCl adalah -, karena K bermuatan =1, merupakan logam dari Golongan IA.
Dari persamaan Cl mengalami peristiwa reduksi.
Bilangan Oksidasi Mn dalam K2MnO4 adalah.
K2MnO4=0
K = 1+ sebanyak 2 atom, jumlah muatan +2,
O = 2- sebanyak 4 atom, jumlah muatan -
Mn = ?,sebanyak 1 atom, jumlah muatan x
Total muatan senyawa adalah nol ( 0 ).
K2MnO4=0
(+2) + (x) + (-) = 0
(x) + (-6) = 0
(x) = +6
Bilangan Oksidasi Mn dalam KMnO4
KMnO4
(+1) + (x) + (-8 ) = 0
(x) + (-7 ) = 0
(x) = +7
Atom Mn mengalami kenaikan bilangan oksidasi, disebelah kiri bermuatan +6 berubah menjadi +7 disebelah kanan tanda panah.