Daftar Lupa kata kunci?
Friday, December 19, 2014 17:08

Beri Rating:

Sebarkan:

  • Lintas Berita Digg Facebook Lintas Berita

Titrasi asam basa

Ditulis oleh Zulfikar pada 27-12-2010

Titrasi asam-basa sering disebut juga dengan titrasi netralisasi. Dalam titrasi ini, kita dapat menggunakan larutan standar asam dan larutan standar basa. Pada prinsipnya, reaksi yang terjadi adalah reaksi netralisasi yaitu :

artikel 8

Reaksi netralisasi terjadi antara ion hidrogen sebagai asam dengan ion hidroksida sebagai basa dan membentuk air yang bersifat netral. Berdasarkan konsep lain reaksi netralisasi dapat juga dikatakan sebagai reaksi antara donor proton (asam) dengan penerima proton (basa).

Dalam menganalisis sampel yang bersiaft basa, maka kita dapat menggunakan larutan standar asam, metode ini dikenal dengan istilah asidimetri. Sebaliknya jika kita menentukan sampel yang bersifat asam, kita akan menggunkan lartan standar basa dan dikenal dengan istilah alkalimetri.

Dalam melakukan titrasi netralisasi kita perlu secara cermat mengamati perubahan pH, khususnya pada saat akan mencapai titik akhir titrasi, hal ini dilakukan untuk mengurangi kesalahan dimana akan terjadi perubahan warna dari indikator lihat Gambar 15.16.

gambar 15.16

Gambar 15.16. Titrasi alkalimetri dengan larutan standar basa NaOH

Analit bersifat asam pH mula-mula rendah, penambahan basa menyebabkan pH naik secara perlahan dan bertambah cepat ketika akan mencapai titik ekuivalen (pH=7). Penambahan selanjutnya menyebakan larutan kelebihan basa sehingga pH terus meningkat. Dari Gambar 15.16, juga diperoleh informasi indikator yang tepat untuk digunakan dalam titrasi ini dengan kisaran pH pH 7 – 10 (Tabel 15.2).

tabel 15.2

Tabel 15.2. Indikator dan perubahan warnanya pada pH tertentu

Pamanfaatan teknik ini cukup luas, untuk alkalimetri telah dipergunakan untuk menentukan kadar asam sitrat. Titrasi dilakukan dengan melarutkan sampel sekitar 300 mg kedalam 100 ml air. Titrasi dengan menggunakan larutan NaOH 0.1 N dengan menggunakan indikator phenolftalein. Titik akhir titrasi diketahui dari larutan tidak berwarna berubah menjadi merah muda. Selain itu alkalimetri juga dipergunakan untuk menganalisis asam salisilat, proses titrasi dilakukan dengan cara melarutkan 250 mg sampel kedalam 15 ml etanol 95% dan tambahkan 20 ml air. Titrasi dengan NaOH 0.1 N menggunakan indikator phenolftalein, hingga larutan berubah menjadi merah muda.

Teknik asidimetri juga telah dimanfaatkan secara meluas misalnya dalam pengujian boraks yang seringa dipergunakan oleh para penjual bakso. Proses analisis dilakukan dengan melaruitkan sampel seberat 500 mg kedalam 50 mL air dan ditambahkan beberapa tetes indikator metal orange, selanjutnya dititrasi dengan HCl 0.1 N.

Kata Pencarian Artikel ini:

teknik titrasi larutan, definisi titrasi asam basa, metode titrasi asam basa, titrasi alkalimetri, teknik titrasi, titrasi asam-basa, titrasi asam basa adalah, artikel titrasi, penetapan kadar asam sitrat dengan metode alkalimetri, titrasi asam sitrat
Artikel ini termasuk kategori: Pemisahan kimia dan analisis dan memiliki 3 Komentar sejauh ini .
Resep Makanan

Anda dapat mengirimkan komentar , atau taut balik dari situs pribadi .

3 Komentar untuk “Titrasi asam basa”

  • iyonextacy says:

    mau nanya, apakah sampel asam sitrat hanya dipakai pada percobaan alkalimetri? ada prosedur kerjanya nggak?

  • Yenisa says:

    Saya ingin mengukur secara kualitatif dan kuantitaif kadar asam salisilat dalam daun tanaman kakao penelitian saya dengan cara titrasi asam basa..pertanyaan saya:
    -bagaimana prosedur ekstraksi daun yang benar sebelum diukur kadar asam salisilatnya
    -berapa banyak sampel, FeCl yg digunakan untuk mengukur secara kualitatif
    -bgm teknis titrasinya,brp banyak NaOh yg diperlukan dan apa yg dimaksud dengan indikator phenolftalein?.Mohon dijelaskan dan minta referensi bakunya kalo ada
    Terima kasih

  • Dennis says:

    bagaimanakah metode untuk titrasi dengan larutan standar NaOH?
    saat titrasi warnanya selalu terlalu pekat

Beri Komentar

Anda Member Chem-is-try.org? Silahkan login disini
Belum menjadi member? Beri komentar disini:

(wajib)

(wajib) (tidak dipublikasi)





Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>