Daftar Lupa kata kunci?
Sunday, April 20, 2014 3:25

Beri Rating:

Sebarkan:

  • Lintas Berita Digg Facebook Lintas Berita

Derajat Keasaman dan Kebasaan

Ditulis oleh Zulfikar pada 17-07-2010

Jika kita mencampurkan 50 mL sari belimbing wuluh dengan 50 mL air, selanjutnya kita coba ulangi dengan jumlah air yang lebih besar misalnya 150 mL air. Pasti kita dengan mudah, campuran yang pertama lebih asam dibandingkan dengan campuran yang kedua. Untuk memberikan kepastian besarnya keasaman antara campuran pertama dan kedua, kita dapat mengukurnya dari konsentrasi.

Dalam hal keasaman kita dapat menghitungnya dari konsentrasi H+, karena ion ini adalah pembawa sifat asam. Akan tetapi umumnya konsentrasi larutan asam yang digunakan sangat kecil, sehingga derajat keasaman dikonversikan ke dalam bentuk logaritma. Derajat keasaman dinyatakan kedalam pH, dimana nilainya adalah

pH = -log [H+]

untuk asam kuat, dimana seluruh zatnya terionisasi,

[H+] = a . Ma

Dimana a adlah jumlah ion H+, dan Ma konsentrasi asam dalam molaritas, perhatikan contoh penyelesaian seperti pada bagan 8.14, jika diketahui konsentrasi HCl = 10-5 M dapat ditentukan pH nya, demikian juga untuk H2SO4 dengan konsentrasi 0.5 x 10-6 M, pHnya juga dapat ditentukan.

bagan 8.14

Bagan 8.14. Bagan penguraian asam perhitungan konsentrasi dan pH untuk asam kuat

Sedangkan untuk asam lemah, perhitungan H+, didasari pada keadaan kesetimbangan dan mengikuti persamaan serta harga Ka seperti yang kita bahas sebelumnya.

artikel 13 artikel 14

Derajat keasaman dapat dinyatakan ke dalam pH, dimana nilainya adalah

Untuk lebih memahami, perhatikan contoh soal dibawah; Sebuah botol diberi label HClO, asam hipoklorit 0.35 M, dari tabel tetapan ionisasi asam lemah pada suhu 25oC, diketahui harga Ka = 2.9 x 10-8. Tentukan pH asam hipoklorit tersebut. Skema pada Bagan 8.15, merupakan penyelesaian contoh soal ini.

bagan 8.15

Bagan 8.15. Penguraian asam, perhitungan konsentrasi dan pH untuk asam lemah

Derajat kebasaan juga merupakan ukuran kebasaan suatu zat yang dinyatakan kedalam bilangan logaritma yaitu;

pOH = – log [OH-]

Untuk basa kuat, dimana seluruh zatnya terionisasi,

[H+] = b. Mb

dimana, b adalah jumlah ion OH-, Mb = konsentrasi asam dalam Molaritas

Sedangkan untuk basa lemah, perhitungan OH-, didasari pada keadaan keseimbangan dan mengikuti persamaan serta harga Kb seperti yang kita bahas sebelumnya. Perhatikan Bagan 8.16.

bagan 8.16

Bagan 8.16. Penguraian basa lemah dan konsentrasi [OH-]

Untuk menetapkan derajat kebasaan pada basa lemah dengan menggunakan persamaan pOH = -log [OH-]

artikel 15

Dalam sebuah botol terdapat C6H5NH2 (anilin) dengan konsentrasi 13.5 x 10-8 M dengan nilai Kb = 7.4 x 10-10.

Tentukan pOH larutan ini, penyelesaian soal dilakukan secara bertahap dan dijabarkan secara rinci seperti pada Bagan 8.17 dibawah ini.

bagan 8.17

Bagan 8.17. Penyelesaian contoh soal pOH basa lemah dari senyawa anilin

Kata Pencarian Artikel ini:

pengertian derajat keasaman, Pengertian Kebasaan, Kebasaan dan keasaman tanah, soal-soal kimia derajat keasaman
Artikel ini termasuk kategori: Larutan dan memiliki 2 Komentar sejauh ini .
Resep Makanan

Anda dapat mengirimkan komentar , atau taut balik dari situs pribadi .

2 Komentar untuk “Derajat Keasaman dan Kebasaan”

  • adi says:

    Kalo konsentrasi asam atau basanya lebih dari 0,1 molar menghitung nilai pH-nya gimana?

  • Kak, maaf numpang tanya. Kadar keasaman pada baterai brapa? Kadar keasaman pada belimbing wuluh berapa? Nah, brapa kadar keasaman pada belimbing wuluh yg digunakan sbgai pngganti elektrolit pada baterai? Tlong bgt ya kak.

Beri Komentar

Anda Member Chem-is-try.org? Silahkan login disini
Belum menjadi member? Beri komentar disini:

(wajib)

(wajib) (tidak dipublikasi)





Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>