Perawatan peralatan untuk proses ekstraksi akan dipengaruhi oleh beberapa faktor yang berhubungan dengan laju ekstraksi. Jika difusi dari cairan yang akan diambil (solute) pada partikel padat adalah faktor yang mengendalikan, partikel seharusnya kecil, sehingga jarak zat terlarut untuk berdifusi menjadi kecil.
Ada tiga proses yang perlu diperhatikan pada saat perawatan peralatan leaching terjadi, yaitu:
Dahulu proses batch (perhatian) sering dilakukan, tetapi sekarang proses secara kontinyu mulai banyak dikembangkan. Tipe peralatan akan sangat bergantung kepada sifat dari padatan, apakah granular atau cellular dan apakah partikel kasar atau halus. Beda antara padatan kasar dan halus adalah padatan kasar mempunyai laju pengendapan yang besar, sehingga cepat dipisahkan dad cairannya, sedangkan yang halus hanya dapat dilakukan dengan bantuan pengadukan.
Contoh ekstraksi dengan padatan berbentuk cellular adalah ekstraksi pada biji kacang.Biji kacang berisi sekitar 15% minyak dan sebagai pelarut sering dipakai fraksi petroleum ringan. Trikloroetilen dan aseton atau eter juga sering digunakan sebagai pelarut jika padatan sangat basah Contoh peralatan yang dipakai adalah Bollmann ekstraktor.
Untuk leaching dengan padatan yang kasar serubg digunakan peralatan Dorr classifier. Padatan dimasukkan dekat pada dasar tangki yang miring dan secara perlahan bergerak ke atas. Zat pelarut dituangkan dari atas dan mengalir berlawanan arah dengan padatan dan melewati bafle sebelum keluar.Jika padatan kasar dapat di-leaching dengan mengalirkan pelarut ke materialnya,maka padatan halus akan menemui kesulitan pada saat menggerakkan padatan ke atas. Partikel yang kurang dari 200 mesh (0,075 mm) akan bersuspensi jika ada pengadukan dan karena luas permukaan totalnya besar, maka ekstraksi yang seperti ini akan memakan waktu yang lama.
Karena laju pengendapan dari partikel adalah rendah dan permukaannya luas,pemisahan dan operasi pencucian menjadi lebih sukar pada padatan halus daripada padatan kasar. Pengadukan dapat dipakai dengan menggunakan pengaduk mekanis atau dengan udara tekan. Pengaduk biasanya diletakkan di tengah tabung dan dikelilingi oleh lempengan besi,sehingga cairan dapat terangkat naik kemudian turun setelah keluar dari lempeng besi.
Contoh peralatan yang menggunakan udara tekan untuk pengadukan adalah Pachuca Tank. Ini adalah tangki silinder dengan dasar berbentuk 294 kerucut dilengkapi dengan pipa di tengah untuk udara tekan. Sirkulasi secara kontinyu akan didapat dengan pipa tersebut berlaku sebagai udara pengangkat. Penambahan jet udara dilakukan untuk mencegah adanya material yang mengendap.