Daftar Lupa kata kunci?
Thursday, March 18, 2010 21:31

Beri Rating:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Sebarkan:

Filter Drum Berputar (Rotary Drum Filter)

Ditulis oleh Suparni Setyowati Rahayu pada 31-08-2009

Jenis yang paling umum dari penyaring vakum kontinyu adalah penyarin drum berputar. Pengoperasiannya sebagai berikut :

  1. Drum berputar dengan arah horizontal pada kecepatan 0.1 s.d.2 r/min mengaduk lumpur yang melaluinya.
  2. Medium penyaring, seperti kanvas, melingkupi permukaan dari drum, sebagian dibenamkan dalam cairan. Di bawah drum utama yang berputar,terdapat drum yang lebih kecil permukaan padat.
  3. Di antara dua drum tersebut ada ruang tipis berbentuk radial membagi ruang anular kedalam kompartemen-kompartemen, setiap kompartemen tersambung dengan pipa internal ke suatu lubang dalam plat berputar pada rotary valve.
  4. Vakum dan udara secara bergantian dimasukkan pada tiap-tiap kompartemen dalam drum berputar.
  5. Penyaring bergaris-garis menutupi permukaan yang tampak pada tiap-tiap ruang membentuk suatu pergantian panel.
  6. Filtrat dan cairan pencuci dialirkan bersama melalui suatu pipa tercelup; padatan dibuang dengan mengalirkan udara melalui kain dari tapal diam di dalam drum, menyentuh kain penyaring.
  7. Perubahan arah secara tajam pada roller mengakibatkan padatan jatuh terbuang.Kain dicuci dari roller pada bagian bawah drum.

gb482

Merawat Peralatan Filtrasi

Perawatan filtrasi harus dirawat secara kontinu agar umur pakai peralatan menjadi lebih panjang. Langkah-langkah perawatan sebagai
berikut :

  1. Media penyaring dibersihkan dengan diblower menggunakan udara sehingga partikel-partikel yang ada di pori-pori penyaring tidak menempel lagi.
  2. Kantong penyaring untuk pembersih gas juga dibersihkan adri media padatan atau partikel.
  3. Penyaring bercangkang dan berdaun juga dibersihkan dari debu dan karat sehingga media penyaringan tersebut akan bekerja secara optimum.

SUBLIMASI

Sublimasi adalah peristiwa penguapan secara langsung padatan kristalin ke dalam fasa uap. Contoh klasik sublimasi adalah penguapan kamfer (kapus barus). Sublimasi dapat digunakan sebagai metode
pemurnian padatan kristalin. Beberapa senyawa kimia dapat menyublim pada temperatur dan tekanan kamar, namun banyak yang beru dapat menyublim apabila tekanan diturunkan. Untuk mendapatkan bahan murni,fasa uap bahan tersublim didinginkan secara perlahan-lahan sehingga terbentuk kristal.

Pemeriksaan Kondisi Sublimator

Sublimator pada proses sublimasi ini terdiri dari : Cawan porselin,Gelas arloji,Gelas piala,Pembakar bunsen Peralatan tersebut diatas dibersihkan dari kotoran dan zat-zat lain yang menempel pada gelas arloji dan cawan porselin.

Artikel ini termasuk kategori: Teknologi Proses dan memiliki 0 Komentar sejauh ini.

Anda dapat mengirimkan komentar, atau taut balik dari situs pribadi.

Beri Komentar

Anda Member Chem-is-try.org? Silahkan login disini
Belum menjadi member? Beri komentar disini:

(wajib)

(wajib) (tidak dipublikasi)





Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>