Area kerja sering terpapar oleh debu dan gas. Untuk membersihkan area kerja dari gas-gas dapat dipasang exhaust fan dan atau lemari asam. Lemari asam merupakan alat yang paling sering digunakan untuk menghilangkan gas, debu, kabut, uap dan asap dari kegiatan kerja untuk meminimalkan racun dan konsentrasi bahan yang mudah terbakar.
Area kerja yang terpapar oleh debu mineral dapat menyebabkan penyakit. Pneumokoniosis adalah sekumpulan penyakit yang disebabkan oleh penimbunan debu-debu di dalam jaringan paru-paru. Biasanya berupa debu mineral. Tergantung dari jenis debu mineral yang ditimbun, nama penyakitnya pun berbeda-beda. Gejalanya pun berbeda-beda,tergantung dari derajat dan banyaknya debu yang ditimbun di dalam paru-paru.
Ketika bernapas, udara yang mengandung debu masuk ke dalam paru-paru. Tidak semua debu dapat menimbun di dalam jaringan paruparu, karena tergantung besar ukuran debu tersebut. Debu-debu yang berukuran 5 – 10 mikron akan ditahan oleh jalan napas bagian atas,sedangkan yang berukuran 3 5 mikron ditahan di bagian tengah jalan napas. Partikel-partikel yang berukuran 1 – 3 mikron akan ditempatkan langsung di permukaan jaringan dalam paru-paru.
Secara umum gejala-gejalanya antara lain batuk-batuk kering,sesak napas, kelelahan umum, berat badan berkurang dan lain-lain. M Gmbaran foto rontgen, menunjukkan adanya kelainan dalam paru-paru. Namun, pemeriksaan di tempat kerja harus menunjukkan adanya debu yang diduga sebagai penyebab pneumokoniosis.Area kerja yang kemungkinan terpapar oleh debu akibat proses industri dapat dicegah dengan jalan :
2. Mencegah terbentuknya awan debu eksposif dicegah dengan cara :
a. Konstruksi pabrik yang bebas debu.
b. Pengaturan tekanan udara dalam pabrik, sehingga sedikit kurang dari tekanan di udara.
c. Pemasangan instalasi ventilasi keluar seperti pada tempat-tempat yang tepat yaitu tempat debu-debu ke luar ke udara.
d. Perencanaan, agar tidak terjadi limpahan yang berlebihan.
e. Pemeliharaan dan perawatan serta ketatarumahtanggaan yang baik, agar bangunan pabrik dan sekitarnya tetap bersih dari debudebu.
3. Pencegahan terhadap bahaya paparan debu dan gas ditujukan kepada penekanan sekecil-kecilnya kemungkinan terbentuknya campuran-campuran yang dapat terbakar dan menghilangkan sumber-sumber terjadinya pembakaran. Pencegahan tersebut adalah:
a. Pembersihan terjadinya campuran yang eksplosif dari debu.Adalah esensial untuk mencegah terbentuknya campurancampuran eksplosif dari debu, uap-uap atau gas dengan udara,terutama dalam ruang-ruang atau bangunan-bangunan dengan kegiatan yang membahayakan. Pencegahan ini dapat
dilaksanakan dengan pencegahan bebasnya debu, uap dan gas dengan pemakaian ventilasi mekanis yang baik.
b. Pembersihan dengan sistem pengumpulan debu yang efektif,dengan penambahan bahan-bahan tak berbahaya yang tepat seperti debu kapur atau gas-gas inert, tergantung kepada keadaan masing-masing, dan dengan perhatian yang cukup terhadap ketata-rumahtanggaan.
c. Jika terdapat bahaya peledakan debu, menurut pengalaman peledakan sekunder dari debu-debu yang mengendap yang diawali dengan peledakan ringan adalah sangat berbahaya.Pengendapan debu-debu pada permukaan-permukaan di tempattempat kerja harus dihindari dan sebaiknya dengan penghisap debu. Penghisap vakum sangat berguna dalam hal ini.
CONTOH SOAL
a. Apa yang dimaksud dengan industri dan berikan contoh industri kimia?
Jawab : Industri merupakan proses yang mengubah bahan baku menjadi produk yang berguna atau mempunyai nilai tambah.Contoh industri kimia adalah industri pelapisan logam, yang menghasilkan produk-produk hasil pelapisan antara lain knalpot kendaraan yang dilapisi dengan khrom, rangka kursi lipas yang dilapisi dengan nikel dan khrom.
b. Produk suatu industri dapat berupa produk antara dan produk akhir. Berikan contoh-contoh produk antara dan produk akhir ?
Jawab : a. Produk antara :
1. Bubur tembaga (bahan baku untuk pembuatan kawat tembaga)
2. Surimi (bahan baku untuk pembuatan bakso ikan, nugget ikan, sosis ikan)
3. Tepung gandum (bahan baku untuk pembuatan roti)
b. Produk akhir
4. Air minum dalam kemasan
5. Sabun
6. Mur, bau
c. Produksi industri selalu mencakup produksi masal produk tipe sama.Untuk pengendalian mutu produk, variasi apa saja yang perlu diminimumkan ?
Jawab :
a. Variasi dalam bahan
b. Variasi dalam mesin dan peralatan
c. Variasi dalam orang dan metode (pekerjaan dan metode operasi)
d. Variasi dalam pengukuran
d. Coba jelaskan hubungan M5L yang saling mendukung untuk mencapai tujuan suatu industri yang memproduksi air minum dalam kemasan ! Jawab

e. Buatlah diagram balok sistem proses dalam kimia industri untuk menghasilkan produk asesoris kendaraan dari bahan alumunium yang menghasilkan produk asesoris knalpot yang berwarna !
