Daftar Lupa kata kunci?
Friday, August 22, 2014 17:41

Beri Rating:

Sebarkan:

  • Lintas Berita Digg Facebook Lintas Berita

Bahan Baku Dan Produk Industi

Ditulis oleh Suparni Setyowati Rahayu pada 08-07-2009

Bahan-bahan terdapat di sekitar kita; dan telah menjadi bagian dari kebudayaan dan pola berpikir manusia bahkan telah menyatu dengan keberadaan kita. Kenyataannya, bahan telah menyatu dengan kebangkitan manusia sehingga dikenal peradaban atau Zaman Batu,Zaman Perunggu dan Zaman Besi. Bahan berasal dari alam dan bahan buatan yang telah merupakan bagian integral dari hidup kita seringkali disepelekan,meski bahan-bahan, termasuk makanan, pemukiman, energi dan informasi merupakan sumber daya yang mendasar bagi kehidupan manusia.

Bahan-bahan memang telah menyatu dengan kehidupan manusia dan tidak saja merupakan bagian gaya hidup melainkan turut memegang peran penting dalam kesejahteraan dan keselamatan bangsa.Apakah hakikat bahan itu? Bagaimana memahami, mengolah dan menggunakannya? Bahan, dengan sendirinya merupakan bagian dari alam semesta, akan tetapi secara lebih terinci bahan-bahan adalah benda yang dengan sifat-sifatnya yang khas dimanfaatkan dalam bangunan, mesin, peralatan atau produk. Termasuk di dalamnya logam, keramik, semi konduktor, polimer (plastik), gelas, dielektrik, serat, kayu,pasir, batu dan berbagai komposit.

Karena tubuh manusia dapat dianggap sebagai bangunan atau mesin atau alat, kita dapat juga menggolongkan makanan, obat-obatan,tanaman, pupuk dan lain-Iainnya dalam kelompok bahan-bahan, namun telah menjadi kebiasaan untuk membahasnya dalam ilmu biologi dan pertanian. Demikian pula halnya dengan bahan bakar fosil, air dan udara yang dapat dimasukkan dalam kelompok bahan secara umum, biasanya dibahas dalam bidang ilmu lain.

Bahan-bahan yang digunakan manusia mengikuti siklus bahan mulai dari ekstraksi, pembuatan sampai pelapukan. Bahan mentah diambil dari bumi melalui penambangan, pengeboran, penggalian, atau panen; kemudian diolah menjadi bahan baku seperti ingot logam, batu belah, bahan petrokimia, kayu gelondongan; dan kemudian diolah menjadi bahan-bahan teknik seperti kawat listrik, besi beton, plastik dan kayu lapis, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Akhirnya, setelah digunakan selama beberapa waktu, bahan-bahan tersebut kembali ke asalnya, ke bumi sebagai bekas/sisa (scrap) atau memasuki siklus untuk diolah kembali dan digunakan lagi sebelum dibuang.

Suatu aspek yang sangat penting dalam konsep siklus bahan adalah kaitan yang erat antara bahan, energi dan lingkungan, hal ini berarti bahwa ketiga-tiganya harus diperhitungkan dalam perencanaan nasional dan pengkajian teknologi. Pertimbangan-pertimbangan ini menjadi sangat penting karena meningkatnya kelangkaan energi dan bahan, tepat pada saatnya di mana penduduk bumi mulai sadar akan arti lingkungan hidup yang baik. Sebagai contoh, bila aluminium bekas dapat diolah kermbali secara efektif, maka hanya diperlukan seperdua puluh dari energi untuk mengolah aluminium primer dari bijih setiap tonnya, dan bumi tidak perlu dikeruk untuk menambang bijih.

Dalam menentukan pilihan, perancang harus memperhatikan sifatsifat seperti: kekuatan, konduktivitas (listrik), daya hantar panas, berat jenis dan sebagainya. Selanjutnya seseorang harus memperhatikan sifat bahan selama proses pembentukannya dan perilaku selama penggunannya, (mampu bentuk, mampu mesin, stabilitas listrik, ketahanan kimia, dan sifat radiasi merupakan faktor yang penting), demikian pula masalah biaya dan pengadaan. Sebagai contoh, baja yang digunakan untuk roda gigi transmisi harus mudah dibentuk dan kemudian harus dapat memiliki sifat tangguh setelah mengalami proses pengerjaan lanjutan sehingga tahan dalam pemakaian.

Spatbor harus dibuat dari logam yang mudah dibentuk akan tetapi yang memiliki ketahanan terhadap deformasi impak.Pengawatan listrik harus tahan suhu yang berbeda dan semikonduktor harus memiliki karakteristik arus dan tegangan tetap untuk jangka waktu yang lama.Pada kegiatan industri dibutuhkan bahan baku dari bahan penunjang untuk proses produksi yang menghasilkan produk.

Kata Pencarian Artikel ini:

bahan baku produksi, Contoh bahan baku, bahan pembuat perunggu, pembuatan perunggu, contoh bahan baku produksi, contoh bahan produksi, Contoh bahan produk, nama produk dan bahan dasar, nama produk dan bahan baku, pengelompokkan bahan baku yang di gunakan dalam proses produksi
Artikel ini termasuk kategori: Pengenalan Kimia Industri dan memiliki 1 Komentar sejauh ini .
Resep Makanan

Anda dapat mengirimkan komentar , atau taut balik dari situs pribadi .

1 Komentar untuk “Bahan Baku Dan Produk Industi”

Beri Komentar

Anda Member Chem-is-try.org? Silahkan login disini
Belum menjadi member? Beri komentar disini:

(wajib)

(wajib) (tidak dipublikasi)





Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>