Static settling tank
a. Tanpa sludge scrapers (serok lumpur), sludge suction (sedot lumpur)
b. Dengan scapers atau dengan sludge suction.


Plate and Tube Settlers
Efisiensi pemisahan lumpur berkaitan langsung dengan kecepatan pengendapannya, dan tidak ada hubungannya dengan kedalaman tangki. Dari kenyataan ini bisa disimpulkan bahwa tangki sedimentasi harusnya dibuat sedangkal mungkin untuk menaikan efisiensi pemisahan.
Dari hal tersebut dikembangkanlah pengendapan dengan bentuk plat yang disusun berlapis lapis dengan jarak tertentu, ataupun bentuk pipa yang disusun bertumpuk tumpuk.Dengan sistim ini waktu pengendapan dapat direduksi secara drastis.


Weir (celah luapan air)Umumnya weir berbentuk V dengan sudut 90°, dengan tinggi (dalam)50 mm dan jarak center antara 150 mm – 300 mm

Parameter utara dalam perhitungan sedimentasi adalah :
1.Detention time.
Gunanya untuk memberikan waktu yang cukup bagi solid partikel untuk turun dan mengendap, secara empiris HRT diambil: > 3 jam
2.Surface Loading.
Hubungan antara volume limbah yang masuk dalam 1 hari (m3) (yang berisi sejumlah partikel padatan yang akan diendapkan),berbading dengan luas permukaan tangki. Secara empiris Surface Loading diambil:< 10 m3/m2.hari Dimensi tangki sedimentasi dipengaruhi berbagai faktor seperti besarnya instalasi, kondisi lapangan yang ada, perhitungan ekonomis, dlsb. Sebagai gambaran misal untuk flow rate yang kecil bisa dipakai settling tank sederhana (tanpa scrapers) sudut kemiringannya antara 45°– 60°, pada flow rate besar / konstruksi besar akan sulit membuat sudut kemiringan sebesar itu (konst. jadi dalam banget), sehingga dipakailah mechanical scrapers, pada kasus ini kemiringan hanya berkisar 1% (pada bentuk persegi panjang) dan 8% (pada bentuk silinder).
Contoh soal
Diketahui : Volume limbah su,itu pabrLk = 50 per hari, sebeluni masuk pada unit pengolahan biclogis, padatan pada lmbah tersebut akan diendapkan teriebih dahulu pada tangki sedimentasi berbentuk bujur sangkar dengan dasar trapesium. Hitunglah dimensi tangki tersebut.
Perhitungan : Kita ambil detention time > 3 jam, dan surface loadingnya Surface area (A) = Vol. Limbah per hari : Surface loading = 50 m3/hari : 10m 3/m2. hari A = 5m2
->panjang sisi belah ketupat a = vA = v5 = 2.23m dibulatkan => 2,2 m
->Volume tangki = Vol Limbah per jam x Detention time = (50 m 3/hari : 24 jam/hari) x 3 jam = 6.25 m3

Karena sudut kemiringan 45o, maka H2 = a / 2 = 1,1 m
Volume efektif = A x H1 + …………….. 6.25 = (A.H1) + { 7/24 (A.H2)}
6.25 = (5. H1)+7/24 (5 x 1,1) 4,64 = 5 H1 H1 = 0,93 m = 93 cm ;
Freeboard = 20 cm
Gambar
Weir Loading max = 30 m3 / m.hari Check weir loadng = Vol. Limbah masuk : pajang weir = 50 m3 / hari : (2.2 m – 0,3) x 4
= 6,7 m3 / m.hari < 30 (okee)