Daftar Lupa kata kunci?
Friday, February 10, 2012 22:44

Beri Rating:

Sebarkan:

  • Lintas Berita Digg Facebook Lintas Berita

Organic Loading

Ditulis oleh Suparni Setyowati Rahayu pada 02-07-2009

Organic Loading adalah parameter utama untuk mendesain proses lumpur aktif dan meng-operasikannya.Ada dua jenis parameter untuk organic loading, yaitu F/M (Food to Microorganism Ratio) dan Volumetric BOD Loading.

F/M = (Lf x Qi) / (V x S) ………………. [kg BOD/kg MLSS/hari]

Lf : BOD influen [kg/m3]
Qi : debit influen [m3/hari]
V : volume tangki aerasi [m3]
S :MLSS [kg/m31 MLSS = Mixed Liquor Suspended Solids

Volumetric BOD Loading = (Li x Qi)N .... (kg BOD/m3/hari) Apabila organic loading tinggi, kwalitas efluen menjadi jelek dan excess sludge menjadi banyak.Sedangkan kalau organic loading rendah, kwalitas effluen menjadi baik dan excess sludgenya menjadi sedikit.

Akan tetapi, supaya menurunkan organic,oading, harus diadakan tangki aerasi Iebih hesar dan juga harus memakai lisrik Iebih banyak.

volumetric BOD Loading = (Lf x Qi) / V …… (kg BOD//hari)
gb773

HRT (Hydraulic Retention Time)

Hydraulic Retention Time didefinisikan, rata-rata berapa lama limbah cair yang dimasukkan ke dalam tangki aerasi berada dalam tangki tersebut.HRT = 24V / Qi [jam] Apabila BOD influen, BOD Loading dan MLSS sudah tetap, dengar,sendirinya HRT akan ditetapkan.
Misalnya, kalau debit influen 100 m3/hari, BOD influen 200 ppm dan BOD Loading = 0.3 kg BOD/kg MLSS/hari dan MLSS 3,000 ppm, maka mikroorganisme yang dibutuhkan dalam tangki (Wa kg) aerasi adalah Wa = (0.2 x 100/0.3) = 67 kg

Maka volume tangki aerasi (V m3)yang dibutuhkan adalah: V = 67/3 = 22 m3 Sehingga, HRT menjadi : HRT = 24 x 22/100 = 5,3 jam

Oksigen dibutuhkan (Required Oxygen)

Oksigen yang dibutuhkan untuk reaksi aerobik dalam tangki aerasi bisa dihitung sebagai berikut:

Or=axLr+bxLa

Or = Oksigen dibutuhkan [kg/hari]
Lr = BOD yang dihilangkan [kg/hari]
La = kwantitas lumpur aktif dalam tangki aerasi [kg] a, b = coefficient
Angka biasa a dan b adalah 0.31 – 0.77 dan 0.05 – 0.18 masing masing.Coefficient a dan b dipengaruhi oleh SRT (contoh: gambar 5)

gb774

pH

Biasanya pH yang optimal untuk reaksi !umpur aktif adalah 6 – 8. Nutrient Balance Pada umumnya perbandingan antara BOD, nitrogen dan phosphorous yang optimal untuk proses lumpur aktif adalah BOD : N : P = 100 : 5 : 1

Kalau nutrient balancenya kurang baik, maka kita bisa memperbaiki balance tersebut dengan cara menambah kimia yang mengandung nitrogen atau phosphorous.

Kata Pencarian Artikel ini:

loading adalah, tanki aerasi, londing adalah, mlss tidak baik, proses lumpur aktif rasio mlss 3000, rasio mlss kurang dari 3000
Artikel ini termasuk kategori: Limbah Industri dan memiliki 0 Komentar sejauh ini .
Promo Sedapur.com

Anda dapat mengirimkan komentar , atau taut balik dari situs pribadi .

Beri Komentar

Anda Member Chem-is-try.org? Silahkan login disini
Belum menjadi member? Beri komentar disini:

(wajib)

(wajib) (tidak dipublikasi)





Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>