Dasar :
Tembakau dapat ditetapkan jumlah nitrogennya dengan menambahkan campuran selen sebagai katalis dan H2SO4 sebagai pengoksidasi dari senyawaan-senyawaan organic kecuali senyawaan nitrat dirubah menjadi senyawaan amoniumsulfat yang penyulingan bereaksi dengan NaOH maka NH3 nya diikat oleh asam. Kelebihan asam dititar dengan NaOH 0,1 N yang telah diketahui nitrogennya dengan mengsel sebagai petunjuk, dari hasil penitaran, maka jumlah nitrogen dapat dicari.
Reaksi :
Senyawaan organic + H2SO4 → (NH4)2SO4
(NH4)2SO4 + NaOH → Na2SO4 +NH3 +H2O
NH3 +H2SO4 → (NH4)SO4
Cara Kerja :
Ditimbang + 1 gram contoh, dimasukan kedalam labu ukur, ditimbang + 5 gram campuran selen dan 25 ml H2SO4 pekat, lalu dideksitusikan sampai larutan menjadi hijau jernih.
Setelah dingin, dengan hati-hati sambil didinginkan dibawah air kran kemudian larutan diencerkan dengan air 200 ml disulingkan setelah diberi batu didih dan 100 ml NaOH 30%. Sebagai penampung ialah Erlenmeyer yang berisi 25 ml HCl 0,1 N dan mengsel sebagai penunjuk. Setelah kira-kira tinggal sepertiga bagian lagi, maka penyulingan dihentikan dan hasil sulingan dititar dengan NaOH 0,1 N sampai warnanya berubah menjadi hijau.
Dibuat juga penetapan blanko.
Perhitungan :
Kadar N = (blanko-penetapan)x 0,1 N NaOH x 100%
Bobot contoh