Daftar Lupa kata kunci?
Saturday, April 29, 2017 1:40

Beri Rating:

Sebarkan:

  • Lintas Berita Digg Facebook Lintas Berita

Analisis Multikomponen

Ditulis oleh Adam Wiryawan pada 20-02-2011

Pendahuluan

Prinsip dasar dari analisis multikomponen dengan spektrometri absorpsi molekular yaitu bahwa total absorbansi larutan adalah jumlah absorbansi dari tiap-tiap komponennya. Hal ini tentu saja akan berlaku jika komponen-komponen tersebut tidak berinteraksi dalam bentuk apapun. Secara teori bisa saja terdapat banyak komponen tetapi dalam praktek, lebarnya puncak absorpsi dalam spektrometri UV-sinar tampak memastikan bahwa tidak ada panjang gelombang yang cukup sesuai untuk penentuan sampel dengan jumlah komponen yang banyak. Dalam latihan ini, akan dipelajari dua komponen, yaitu cobalt dan kromium.

Anggap suatu larutan mengandung dua komponen 1 dan 2 dan dan absorbansi dari larutan ini pada panjang gelombang?1 adalah A?1. Kita asumsikan (jika 1 dan 2 tidak berinteraksi) bahwa A?1 adalah jumlah absorbansi dari dua komponen yang terpisah 1 dan 2.

Maka : A?1 = A (1)?1 + A (2)?1

dan jika C(1) dan C(2) merupakan konsentrasi dari komponen 1 dan 2 dalam campuran

Maka :A?1 = a (1)?1 C(1) + a (2)?1 C(2) (1)
dengan cara yang sama pada panjang gelombang lain ?2

A?2 = a (1)?2 C(1) + a (2)?2 C(2) (2)

Sesungguhnya A ?1 dan A?2 dapat diukur secara eksperimen. Oleh karena itu jika empat nilai dapat ditentukan, maka dua persamaan di atas mungkin dapat diperlakukan sebagai pasangan persamaan simultan dalam C(1) dan C(2). Empat nilai tersebut adalah absorptivitas komponen 1 dan 2 pada dua panjang gelombang.

Prosedur

  • Persiapan Larutan
    Dengan menggunakan larutan stok yang tersedia (0,4M cobalt(II) sebagai cobalt(II) nitrate dan 0,1M kromium (III) sebagai kromium(III) nitrate) buat 9 larutan satndar berikut dalam 25 ml tabung standar.

Setiap larutan dibuat menjadi 0,1M dengan menambahkan 2,5 mL dari 1,0M asam nitrit dari dispenser yang tersedia ke dalam tiap 25 ml tabung standar.

  • Penentuan Panjang Gelombang yang Sesuai
    Panjang gelombang sebaiknya dipilih yang mana memaksimalkan perbedaan absortivas dari dua komponen pada
    masing-masing panjang gelombang. Untuk menentukan panjang gelombang yang sesuai scan spektrum dari larutan berikut pada range panjang gelombang 630-370nm dengan menggunakan larutan asam nitrit 0,1M sebagai larutan acuan.
  1. 0,08M Co(II)
  2. 0,02M Cr(III)
  3. larutan yang mengandung 0,08M Co(II) dan 0,02 Cr(III)

Baik Hitachi U-2000 maupun Shimaddzu UV-240 dapat digunakan. Spektrum harus terekam secara otomatis. Harus dapat teramati bahwa panjang gelombang yang sesuai terjadi pada 510 nm (?max untuk cobalt) dan 575nm (?max untuk chromium) dan tidak ada interaksi penting yang terjadi antara kedua komponen ini.

  • Penentuan Absortipvitas dengan menggunakan Plot Hukum Beer.
    Ukur absorbansi dari tiap larutan 1 -6 pada kedua panjang gelombang yang telah dipilih di atas. Plot absorbansi vs konsentrasi untuk memperoleh empat grafik Hukum Beer. Dengan mengukur kemiringan dari tiap garis, tentukan absoprtivitas tiap komponen pada tiap panjang gelombang.
  • Penentuan Absorptivitas dengan menggunakan Campuran dari Komposisi yang telah diketahui.

Prinsip dari teknik ini adalah dengan jalan mengambil dua larutan campuran yang telah diketahui komposisinya dan mengukur absorbansi dari tiap larutan campuran pada tiap panjang gelombang yang telah dipilih.

YaituA(1)?1 = a (1)?1C(1,1) + a (2)?1C(1,2)
A(2)?1 = a (1)?2C(2,1) + a (2)?2C(2,2)
A(1)?1 = absorbansi campuran 1 pada ?1
a(1)?1 = absortivitas komponen 1 pada ?1
C(1,1)= konsentrasi komponen 1 dalam campuran 1
C(1,2)= konsentrasi komponen 2 dalam campuran 1
A(2)?1 = absorbansi campuran 2 pada ?1.
dan seterusnya

Kemudian pada tiap panjang gelombang, absorptivitas dari tiap komponen dapat diperoleh dari pasanag persamaan simultan. Untuk latihan ini gunakan larutan campuran 8 dan 9.

  • Perbandingan Absorptivitas
    Sekarang Anda memiliki dua pasang absorptivitas yang ditentukan dengan cara yang berbeda. Tabulasikan hasil dari (c) dan (d) diatas. Diskusikan dengan asisten lab mengenai perbedaan yang terjadi, khususnya mengenai metode yang digunakan untuk memperoleh data tersebut.
  • Analisa Standar yang “Tidak Diketahui”
    Tujuan dari latihan ini adalah mengambil larutan campuran yang diketahui komposisinya, menggunakan dua pasang absorptivitas dari (c) dan (d), untuk menganalisa campuran ini dan untuk menentukan pasangan absorptivitas mana yang memberikan analisa lebih baik.

Ukur absorbansi larutan 7 pada tiap panjang gelombang yang terpilih dan gunakan absorptivitas yang diperoleh dari (c) dan (d) diatas untuk menentukan konsentrasi Co dan Cr dalam larutan “tidak diketahui” ini. Bandingkan hasil yang diperoleh dengan konsentrasi sesungguhnya.

Nyatakan dan berikan komentar metode mana (c) atau (d) yang menyediakan dat lebih baik.

Kata Pencarian Artikel ini:

menentukan konsentrasi dua komponen dalam campuran
Artikel ini termasuk kategori: Spektrum Serapan Ultraviolet-tampak (UV-Vis) dan memiliki 0 Komentar sejauh ini .
Resep Makanan

Anda dapat mengirimkan komentar , atau taut balik dari situs pribadi .

Beri Komentar

Anda Member Chem-is-try.org? Silahkan login disini
Belum menjadi member? Beri komentar disini:

(wajib)

(wajib) (tidak dipublikasi)





Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>