Jepang dan beberapa negara maju seperti Amerika, Korea dan bahkan China, telah lama mengembangkan ion separation centers (pusat-pusat pemisahan ion). Di Jepang misalnya, ada Tosoh corp3), Metrohm4), di Amerika ada Dionex5), di Korea, ada institut penelitian dan teknologi kimia6), dimana di dalamnya ada divisi yang mengerjakan produk pemisahan ion. Demikian pula di Cina, pusat-pusat seperti ini berkembang pesat. Secara rutin pula, ada seminar atau simposium, yang pesertanya gabungan antara tiga negara : Jepang, China dan Korea atau gabungan antara Jepang dan China. Mereka berdiskusi dan saling tukar-menukar informasi seputar perkembangan mutakhir teknik dan aplikasi pemisahan ion.
Foto 1 memperlihatkan gambaran sebuah seminar gabungan untuk mendiskusikan separation sciences (ilmu-ilmu pemisahan) yang penyelenggaranya adalah grup “pecinta” kromatografi Jepang dan China, pada bulan Nopember 2005 lalu di Gifu, Japan.
Foto 1. Penulis saat menghadiri seminar gabungan antara Jepang-China dalam fokus diskusi ilmu tentang pemisahan ion.
Sebuah tantangan
Menjadi sebuah tantangan bagi negara-negara berkembang khususnya, untuk mengembangkan teknik ini. Dilihat dari perannya yang begitu besar, maka ke depan, tidak menutup kemungkinan akan banyak permasalahan bisa teratasi dengan bantuan teknik kromatografi. Mungkin sepintas permasalahan itu kelihatannya “kecil” namun bisa membawa dampak yang besar dalam kehidupan manusia. “Analisis dan deteksi ion”, kedengarannya kalimat ini sangatlah sederhana, namun yakinlah, hal ini bisa menjadi problem solver atau pemecah masalah, manakala data awal berupa deteksi kandungan suatu bahan/sampel bisa diketahui. Lebih jauh daripada itu, antisipasi masalah yang berkelanjutan dapat dicegah sesegara mungkin.
Sangat diakui memang bahwa kehadiran kromatografi di tanah air masih terbilang belum sepopuler ilmu-ilmu lainnya. Apalagi, literatur tentang kromatografi seperti : buku-buku, makalah, paper masih sangat langka ditemukan. Kromatografi masih dilihat sebagai ilmu “baru” baik di tingkat universitas maupun di kalangan industri khususnya industri yang terkait. Mata kuliah/pelajaran kromatografi belum dianggap sebagai mata kuliah wajib untuk diajarkan di lembaga pendidikan. Padahal mata pelajaran ini sudah sangat berkembang di negara-negara maju. Padahal di negara-negara tersebut, mereka memperkenalkan ilmu ini sejak di tingkat pendidikan dasar dan biasa dikenal Chromatography for Kids (Kromatografi untuk anak-anak). Walaupun demikian, ke depannya, diharapkan ilmu/teknik ini bisa berkembang dan lebih dikenal meski membutuhkan waktu yang lama dan kerja keras.
Adakah kita mencoba untuk mengembangkan dan memikirkan mendirikan pusat-pusat pemisahan dan pendeteksian ion, sebagaimana di beberapa negara maju? Atau adakah di antara kalangan kampus, industri dan para pengambil keputusan untuk kemudian serius mengambil langkah-langkah positif mengenai masalah ini? Tentu sangat tidak mustahil untuk itu.