Daftar Lupa kata kunci?
Tuesday, December 23, 2014 1:22

Beri Rating:

Sebarkan:

  • Lintas Berita Digg Facebook Lintas Berita

Beberapa hal penting mengenai Senyawa Kompleks

Ditulis oleh Ikhsan Firdaus pada 07-03-2009

Titrasi kompleksometri merupakan salah satu dari metode dalam Analisis Volumetri, dimana memanfaatkan reaksi kompleks antara ligan dengan ion logam utamanya, yang umumnya dipakai yaitu EDTA ( disodium ethylendiamintetraasetat/ tritiplex/ komplekson, dll ). Titrasi kompleksometri termasuk ke dalam reaksi metatetik, karena dalam titrasinya hanya terjadi pergantian atau pertukaran antara ion-ion dan tidak terjadi perubahan bilangan oksidasi (biloks). Dalam titrasi kompleksometri, terjadi pembentukan kompleks yang stabil.

Tetapi sebelum membahas lebih jauh lagi mengenai titrasi kompleksometri, kita harus mengetahui dahulu beberapa hal ynag penting mengenai senyawa kompleks itu sendiri, yairu diantaranya :

  • Ikatan dalam senyawa kompleks

Ikatan antara Ag+ dengan N pada [Ag(NH3)2]+ adalah ikatan kovalen, hanya sepasang electron yang dipakai bersama dari atom N. Ikatan semacam ini disebut ikatan koordinat kovalen. Ion Ag bersifat akseptor electron sedangkan N disebut donor electron. Donor electron biasanya atom N, O, Cl.

  • Ion logam dan ligand

Ion logam dalam senyawa kompleks disebut inti logam, sedangkan partikel donor elektronnya disebut lignand.

Jumlah lignand yang dapat diikat oleh suatu ion logam disebut bilangan koordinasi. Besarnya bilangan koordinasi biasanya berkisar pada 2, 4, 6, dan 8. Umumnya 4 atau 6.

Bilangan koordinat 4 dijumpai pada ion:

Be2+, Zn2+, Cd2+, Hg2+, Pt2+, Pd2+, B3+, dan Al3+

Bilangan koordinat 6 dijumpai pada ion:

Fe2+, Co2+, Ni2+, Al3+, Co3+, Fe3+, Cr3+, Tr3+, Sn4+, Pb4+, Pt4+, dan Tr4+

  • Beberapa jenis senyawa Kompleks

Ada 2 jenis ligand dilihat dari jumlah atom donor di dalamnya :

1.      Ligand monodentat : terdapat 1 atom di dalamnya

2.   Lignand polidentat : terdapat lebih dari 1 atom donor di dalamnya

Dentat=gigi

Ligand polidentat disebut golongan pengkelat yang berasal dari kata Yunani “Chele” yang berarti cakar, hal ini dikarenakan dalam membentuk senyawa kompleks, lignand tersebut mencekram atom logam dengan sangat kuat. Senyawaannya disebut kompleks khelat.

Kata Pencarian Artikel ini:

klasifikasi senyawa kompleks, pengertian senyawa kelat, mengapa ligan polidental disebut golongan pengkhelat, ion kompleks diaquohidrokso seng ii mempunyai bilangan koordinasi, senyawa kelat, senyawa kompleks belajar jenius, pengertian senyawa khelat, ion kompleks diaquohidrokso seng ( II ) mempunyai bilangan oksidasi, makalah senyawa kompleks, Ion kompleks diaquohidrokso seng(II) mempunyai bilangan koordinasi
Artikel ini termasuk kategori: Kompleksometri dan memiliki 2 Komentar sejauh ini .
Resep Makanan

Anda dapat mengirimkan komentar , atau taut balik dari situs pribadi .

2 Komentar untuk “Beberapa hal penting mengenai Senyawa Kompleks”

Beri Komentar

Anda Member Chem-is-try.org? Silahkan login disini
Belum menjadi member? Beri komentar disini:

(wajib)

(wajib) (tidak dipublikasi)





Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>