

Hidrat adalah zat padat yang mengikat beberapa molekul air sebagai bagiandari struktur kristalnya.Contoh:1. Terusi (CuSO4.5 H2O) : tembaga(II) sulfat pentahidrat2. Gipsum (CaSO4.2 H2O) : kalsium sulfat dihidrat3. Garam inggris (MgSO4.7 H2O) : magnesium sulfat heptahidrat4. Soda hablur (Na2CO3.10 H2O) : natrium karbonat dekahidratJika suatu senyawa hidrat dipanaskan, maka ada sebagian ...

Di dalam suatu reaksi kimia, perbandingan mol zat-zat pereaksi yang ditambahkan tidak selalu sama dengan perbandingan koefisien reaksinya. Hal ini menyebabkan ada zat pereaksi yang akan habis bereaksi lebih dahulu. Pereaksi demikian disebut pereaksi pembatas.Contoh:1. Satu mol larutan natrium hidroksida (NaOH) direaksikan dengan 1 mol larutan asam sulfat (H2SO4) sesuai ...

Koefisien reaksi merupakan perbandingan jumlah partikel dari zat yang terlibat dalam reaksi. Oleh karena 1 mol setiap zat mengandung jumlah partikel yang sama, maka perbandingan jumlah partikel sama dengan perbandingan jumlah mol. Jadi, koefisien reaksi merupakan perbandingan jumlah mol zat yang terlibat dalam reaksi.Untuk reaksi:N2(g) + 3 H2(g) --> 2 ...
Komposisi Zat Secara TeoritisKomposisi zat secara teoritis merupakan komposisi zat yang ditentukan dari rumus kimianya. Untuk zat berupa senyawa, komposisinya secara teoritis dapat dinyatakan dalam persen massa unsur dalam senyawa.Persen massa unsur dalam senyawa (%)=[latex]\frac{ angka\: index \times Ar \: unsur}{ Mr \: senyawa }\times 100 \% [/latex] dengan:Ar = ...
Menentukan Rumus Empiris ZatDalam menentukan rumus empiris, perbandingan mol unsur-unsur dalam zat haruslah merupakan perbandingan paling sederhana.Contoh:Sejumlah sampel zat mengandung 11,2 gram Fe dan 4,8 gram O (Ar Fe = 56 dan O = 16). Tentukan rumus empiris senyawa tersebut!Jawab:Untuk menentukan rumus empiris zat, kita menghitung perbandingan mol Fe dan ...

A. Komposisi ZatSalah satu kegiatan penting dalam ilmu kimia adalah melakukan percobaan untuk mengidentifikasi zat. Ada dua kegiatan dalam identifikasi zat, yakni analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Analisis kualitatif digunakan untuk menentukan jenis komponen penyusun zat. Sedangkan analisis kuantitatif dilakukan untuk menentukan massa dari setiap komponen penyusun zat. Dengan mengetahui ...
3. Keadaan Tertentu dengan Suhu dan Tekanan yang DiketahuiVolume gas pada suhu dan tekanan yang diketahui dapat dihitung dengan menggunakan persamaan gas yang disebut persamaan gas ideal. Persamaan gas ideal, yaitu PV = nRT, untuk menentukan volume gas menjadi:[latex]V =\tfrac{nRT}{p}[/latex]dengan:P = tekanan gas (atm)V = volume gas (liter)n = jumlah ...
Hipotesis Avogadro menyebutkan bahwa pada suhu dan tekanan yang sama, semua gas dengan volume yang sama akan mengandung jumlah partikel yang sama pula. Oleh karena 1 mol setiap gas mempunyai jumlah molekul yang sama, maka pada suhu dan tekanan yang sama pula, 1 mol setiap gas mempunyai volume yang sama. ...
A. Hubungan Mol (n) dengan Jumlah Partikel (X)Hubungan antara jumlah mol (n) dengan jumlah partikel (X) dalam zat dapat dinyatakan sebagai berikut.X = n × 6,02 × 1023 Jumlah partikel = mol × 6,02 × 1023Atau[latex]n =\tfrac{X}{6,02\times10^{23}}[/latex][latex]mol =\tfrac{Jumlah Pertikel}{6,02\times10^{23}}[/latex]B. Massa MolarMassa molar (mm) menyatakan massa yang dimiliki oleh 1 mol ...

E. Hipotesis AvogadroMengapa perbandingan volume gas-gas dalam suatu reaksi merupakan bilangan sederhana? banyak ahli termasuk Dalton dan Gay Lussac gagal menjelaskan hokum perbandingan volume yang ditemukan oleh Gay Lussac. Ketidakmampuan Dalton karena ia menganggap partikel unsur selalu berupa atom tunggal (monoatomik). Pada tahun 1811, Amedeo Avogadro menjelaskan percobaan Gay Lussac. ...