
Dasar :Zat organik air dioksidasikan dengan KMNO4 direduksikan oleh asam oksalat .Kelebihan asam oksalat dititrasi dengan KMNO4.Reasksi :2 KMnO4 + 3 H2SO4 → 2 MnSO4 +K2SO4 +3 H2O +3 On(COOH)2 + On → 2 CO2 ...
Dasar :Klorida dalam contoh dititar dengan perak nitrat (AgNO3) sehingga terbentuk endapan putih AgCl. Titik akhir tercapai pada saat endapan AgCl tidak terbentuk lagi dan kelebihan AgNO3 bereaksi dengan indicator yaitu kalium kromat membentuk endapan Ag-kromat yang berwarna merah bata.Reaksi :Cr + AgNO3 → AgCl + NO3PutihK2CrO4 + 2 AgNO3 ...
Dasar :Analisis kadar SeS2 berdasarkan titrasi oksidasi-reduksi dengan perlakuan peroksidasi terlebih dahulu oleh larutan HNO3 dan pembasaan suasana dengan penambahan urea sehingga pada akhirnya SeS2 akan teroksidasi menjadi selenat SeO42-. Selenat akan mengoksidasi ion I- menjadi I2. Kemudian I2 yang terbentuk dan sebanding dengan konsentrasi SeS2 tersebut dititrasi dengan Natrium ...
Dasar :Contoh dimasak dengan menambahkan CaCO3 untuk mencegah atau menghindari terhidrolisisnya polysacharida menjadi monosacharida. Setelah ditetapkan volumenya atau disacharida menjadi monosacharida. Setelah ditetapkan volumenya, disaring 10 ml. Saringan ditetapkan volumenya menjadi 50 ml. dengan menambahkan 25 ml larutan luff sebagai pereduksa, setslah dipanaskan 19 menit, didinginkan, ditambahkan 10 ml ...
Dasar :Protein kasar dapat ditetapkan dengan menambahkan asam asetat 5% untuk melarutkan senyawaan N yang bukan protein yang ditetapkan secara selen. Dari hasil penitaran dengan NaOH 0,1 N maka kadar proteina kasar dapat dicari.Cara kerja :Ditimbang contoh 1-2 gram kedalam piala 250 ml. Ditambahkan 75-100 ml asam asetat ...
Dasar :Tembakau dapat ditetapkan jumlah nitrogennya dengan menambahkan campuran selen sebagai katalis dan H2SO4 sebagai pengoksidasi dari senyawaan-senyawaan organic kecuali senyawaan nitrat dirubah menjadi senyawaan amoniumsulfat yang penyulingan bereaksi dengan NaOH maka NH3 nya diikat oleh asam. Kelebihan asam dititar dengan NaOH 0,1 N yang telah diketahui nitrogennya dengan mengsel ...
Dasar :Kandungan ammonia yang terdapat dalam gas Hidrogen ditentukan dengan penitaran asam-basa. Gas ammonia ditangkap dengan H2SO4 yang ditambahkan berlebih sehingga membentuk (NH4)2SO4. Kelebihan asam sulfat dititrasi dengan NaOH.Reaksi :2 NH3 + H2SO4 (Berlebih) → (NH4)2SO4H2SO4 (Sisa) + 2 NaOH → Na2SO4 + 2 H2OAlat & Bahan :1. Alat ...
Dasar :Nipagin dapat ditetapkan dengan titrasi tidak langsung. Nipagin bereaksi dengan NaOH berlebih kemudian NaOH dititrasi oleh H2SO4 hingga titik akhirnya berwarna kuning dengan BTB sebagai indikatornya.Reaksi :NaOH + H2SO4 → Na2SO4 + H2OAlat :Neraca analitik Spatula Labu lemak 250 ml Stirer Buret Schelbah 50 mlPereaksi :NaOH 1,0 N H2SO4 ...
Dasar :Nikotina adalah suatu alkaloid yang terdapat pada tembakau dan dapat larut dalam pelarut organik lingkungan basa dan dititrasi dengan HCl 0,01 N dari hasil penitaran maka kadar dalam contoh dapat dicari.Cara kerja :Ditimbang + 1 gram contoh. Dimasukan kedalam tabung kimia, dibubuhi larutan NaOH 3 : 1 ...
Dasar :Campuran antara bikarbonat dan karbonat dapat dititrasi menggunakan HCl dengan penambahan indukator PP dan MO. Pada penitaran dengan PP, ion karbonat bereaksi dengan HCl membentuk bikarbonat, kemudian pada penitaran dengan MO ion bikarbonat yang terbentuk dan yang ada pada sampel akan bereaksi seluruhnya dengan HCl.Reaksi : CO3+HCI → HCO ...