

Ada beberapa cara dalam menyatakan konsentrasi suatu larutan, yaitu sebagai berikut :MOLARITAS (M) : adalah banyaknya mol zat yang terlarut dalam 1000 mL larutan. NORMALITAS (N) : adalah banyaknya gram ekivalen zat yang terlarut dalam 1000 mL larutan. MOLALITAS (m) : adalah banyaknya mol zat yang terlarut dalam 1000 mg pelarut....

Titrasi atau disebut juga volumetri merupakan metode analisis kimia yang cepat, akurat dan sering digunakan untuk menentukan kadar suatu unsur atau senyawa dalam larutan. Titrasi didasarkan pada suatu reaksi yang digambarkan sebagai :Volumetri (titrasi) dilakukan dengan cara menambahkan (mereaksikan) sejumlah ...

Metode : Titrasi ArgentometriDasar : Ion klorida netral dititrasi dengan larutan AgNO3 ,akan terbentuk endapan AgCl, K2CrO4. Sebagai indicator titik akhir akan membenntuk endapan Ag2CrO4 berwarna merah coklat . Seluruh AgCl akan mengendap terlebih dahulu karena kelarutannya (s) lebih kecil dari Ag2CrO4Reaksi :AgNO3 + NaCl ...

Metode : Titrasi IodimetriDasar : Vitamin C dalam tablet dapat di tetapkan dengan titrasi iodometri , menggunakan indicator kanji.Pereaksi : - Lrutan iodium 0,1 N & alat ...
Dasar : _____Reaksi : _____Alat :Neraca analitik Erlenmeyer 125 ml Gelas ukur 50 ml Mikroburet 10 ml Pipet tetes Pengaduk magnetik Gelas piala 400 ml LumpangBahan :Ferrofolat tablet Larutan H2SO4 2 N Air suling Larutan Ce(SO4)2 0,1 N Indikator ...
Dasar :Ca dan Mg dapat di tetapkan dengan metode titrasi menggunakan cara Calver dan manver. Untuk penitaran menggunakan indikator Manver maka Ca dan Mg akan dihitung semuanya, sedangkan indikatorn Calver hanya Ca yang dihitung maka Mg dapat dilakukan dengan mengurangi volume penitar Manver dengan volume penitaran Calver.Reaksi :Reaksi ...

Dasar :Kalsium dalam contoh diendapkan sebagai Ca-oksalat. Banyaknya kalsium yang mengendap dapat diketahui dari jumlah ml KMnO4 yang bereaksi dengan asam oksalat setelah endapan Ca-oksalat dilarutkan dengan H2SO4.Reaksi :Cara kerja :Larutan sisa penyaringan penetapan R2O3 ...

Dasar :Kelebihan ion Cr6+ (yang terdapat dalam contoh yang telah didestruksi) dititrasi secara oksidasi-reduksi (redoks) dengan ferroammoniumsulfat [Fe(NH4)2(SO4)2.6H2O] 0,02 N sebagai penitar dan menggunakan indicator campuran yaitu ferroin 1% untuk mengamati tercapainya titik akhir titrasi yang ditandai dengan terjadinya perubahan warna hijau biru muda menjadi merah cokelat.Reaksi :...
Dasar :Oksidasi zat organis dengan kalium dikromat berlebih dan perak sulfat dalam asam sulfat mendidih. Jumlah kalium dikromat yang tidak tereduksi selama reaksi oksidasi ditetapkan dengan cara titrimetrik dengan larutan baku fero amonium sulfat (FAS) dan indikator feroin. Konsentrasi ion klorida diatas 1 mg/L ditutup dengan raksa sulfat.Reaksi :CxHyOz + ...
Dasar :Zat organic (organic matter) dapat dioksidasi oleh KMnO4. Titik akhir titrasi ditunjukkan dengan setetes kelebihan KMnO4 yang akan memberikan kelebihan warna merah muda seulas.Reaksi :4 MnO4- + 5C + 12H+ → 4 MnO4- + 5CO2 + 6H2OAlat :Labu Erlenmeyer 250 ml Buret 50 ml PipetPereaksi :KMnO4 0,01 NCara ...