DNA yang dimodifikasi telah membantu para ilmuwan dalam memahami mekanisme-mekanisme reparasi DNA yang memungkinkan bakteri dorman "hidup kembali".Thomas Carell dan Eva Bürckstümmer di Ludwig Maximillan University of Munich, Jerman, telah membuat rantai-rantai DNA pendek yang mengandung lesi (cacat/luka). Carell menjelaskan bahwa ini adalah kunci untuk memahami ...