Pada tanggal 8 Oktober yang lalu, seorang ilmuwan Jepang, Osamu Shimomura diumumkan menjadi salah satu pemenang hadiah Nobel bidang kimia. Penghargaan ini diberikan karena ia berhasil menemukan green fluorescence protein atau protein berpendar hijau yang ada pada ubur-ubur. Sewaktu masih berstatus mahasiswa, Shimomura diberi tugas untuk meneliti ...
Tahun 2007 ini penghargaan Nobel Kimia diberikan kepada Gerhard Ertl atas penelitiannya di bidang surface chemistry (kimia permukaan). Ketika suatu molekul dari fasa gas mengenai permukaan zat padat, ada berbagai kemungkinan yang dapat terjadi. Molekul tersebut dapat dipantulkan kembali atau dapat juga diadsorbsi. ...

Bayangkan bila mobil berjalan tanpa rem.Dalam tubuh, protein adalah produk akhir dari kode genetik DNA yang menjalankan hampir seluruh proses di dalamnya. Ibaratnya seperti setir, kap, ban, sampai mur dan skrup dalam mobil tadi. Namun seperti juga rem, ada kalanya sangat diperlukan tapi tak jarang harus diam. Demikian pula protein, ...
TAHUN ini Nobel kimia diterima tiga ilmuwan: William S Knowles yang pensiunan dari Monsanto Company (AS), Ryoji Noyori dari Universitas Nagoya (Jepang) dan K Barry Sharpless dari The Scripps Research Institute (AS). Mereka mengembangkan sintesis asimetris terkatalisis, yang hasilnya berpengaruh besar pada penelitian-penelitian ilmiah dan ...
Pengumuman Professor Ryoji Noyori (63 tahun, Nagoya University) sebagai salah satu peraih hadiah Nobel kimia membawa kebanggaan tersendiri bagi pemerintah Jepang dan masyarakatnya. Ini berarti, 2 tahun berturut-turut ilmuwan Jepang berhasil meraih hadiah Nobel. Noyori adalah orang Jepang ke-7 yang menerima hadiah Nobel bidang ilmu pengetahuan (Fisika/Kimia/Biologi/Kedokteran). Hadiah Nobel selalu disangkutpautkan ...