Ada beberapa perubahan terjadi terkait info sebelumnya, bahwa hari ini Depag telah memberikan kepastian soal penawaran beasiswa S2 bagi guru dan pegawai tahun ini. Ringkasan tentang persyaratan, waktu & tempat pendaftaran, cara pendaftran, waktu ujian, bahan ujian-nya dll. bisa dibaca lebih lanjut di sini. (Sumber www.depag.go.id)
DOWNLOAD INFO LENGKAP-NYA dari situs Depag.
Download Formulir Format M. Word Siap Isi (71,50 KB)
Persyaratan Umum:
- Mengisi formulir pendaftaran sebagaimana contoh terlampir;
- Berusia maksimal 45 tahun bagi guru/pegawai dan 48 tahun bagi pengawas pada saat pendaftaran;
- Menyerahkan fotocopy ijazah terakhir dan dilegalisir oleh pihak berwenang sebanyak 2 lembar;
- Melampirkan fotocopy transkrip nilai (IPK minimal 2,75) dan dilegalisir oleh pihak yang berwenang 2 lembar;
- Melampirkan pas photo berwarna ukuran 3 x 4 sebanyak 2 lembar;
- Melampirkan foto copy KTP sebanyak 2 lebar;
- Bagi guru melampirkan Surat Persetujuan dari Kepala Madrasah yang diketahui oleh Ketua Yayasan atau Kepala Kandepag untuk MTs dan Kabid Mapenda/Kependais untuk MA sebagaimana contoh terlampir;
- Bagi Pegawai dan Pengawas melampirkan Surat Persetujuan dari Pimpinan Unit Kerja yang bersangkutan sebagaimana contoh terlampir;
- Bagi Guru telah memiliki masa kerja (mengajar) di madrasah minimal 5 tahun dan bagi pegawai bekerja di Mapenda/Direktorat Pendidikan Madrasah minimal 5 tahun yang dibuktikan dengan surat keterangan dari pimpinan unit kerja yang bersangkutan;
- Program studi yang dipilih harus sesuai dengan bidang studi yang diajarkan, kecuali untuk manajemen pendidikan, pengembangan kurikulum, dan evaluasi pendidikan;
- Bagi yang sedang menyusui atau hamil tidak diperkenankan mengikuti seleksi program beasiswa ini.
Persyaratan Khusus:
- Selama melaksanakan studi, yang bersangkutan dibebastugaskan dari mengajar atau tugas lainnya dan tidak berhak menerima tunjangan fungsional sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
- Peserta program ini tidak untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS);
- Melampirkan SK terakhir bagi PNS, dan SK pengangkatan sebagai guru dari pimpinan Yayasan/Kepala Madrasah bagi Non-PNS;
- Sanggup menyelesaikan studi maksimal 2 tahun dan dibuktikan dengan surat pernyataan di atas materai Rp.6.000,- sebagaimana contoh terlampir;
- Setelah selesai studi wajib melaksanakan tugas/mengajar kembali di unit kerja/madrasah selama minimal 5 tahun, dibuktikan dengan surat pernyataan di hadapan Notaris;
- Bagi peserta yang tidak Pegawai Negeri Sipil (non-PNS) setelah menyelesaikan program beasiswa S-2 tidak menuntut untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Waktu dan Tempat Pendaftaran
- Waktu pendaftaran dilaksanakan pada tanggal 13 – 30 April 2009 setiap hari kerja disesuaikan dengan waktu setempat.
- Tempat pendaftaran pada setiap Bidang Mapenda Islam Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi yang terkait. Berkas pendaftaran dikirim 2 rangkap.
Tata Cara Pendaftaran
- Mengisi formulir pendaftaran (dibuat rangkap 2) dan disampaikan kepada.q Direktur Jenderal Pendidikan Islam c.q Direktur Pendidikan Madrasah Departemen Agama melalui Kanwil Departemen Agama Provinsi yang bersangkutan dengan melampirkan persyaratan sebagaimana tercantum dalam pedoman ini.
- Permohonan tersebut dimasukkan dalam map dan pada pojok kirinya dicantumkan nama, program studi, perguruan tinggi yang dipilih, status guru madrasah, pengawas atau pegawai dan Unit kerja asal.
- Selama proses pendaftaran dan seleksi tidak dipungut biaya.
Materi tes seleksi untuk masing-masing program studi adalah sebagai berikut:
- Sejarah Kebudayaan Islam – TPA, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, SKI
- Bahasa Arab – TPA, Bahasa Inggris, Bahasa Arab
- Al Quran Hadis – TPA, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Al Quran Hadis
- Akidah Akhlak – TPA, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Akidah Akhlak
- Fikih – TPA, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Fikih
- Matematika – TPA, Bahasa Inggris, Matematika
- Fisika – TPA, Bahasa Inggris, Fisika
- Kimia – TPA, Bahasa Inggris, Kimia
- Biologi – TPA, Bahasa Inggris, Biologi
- Bahasa Indonesia – TPA, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia
- Bahasa Inggris – TPA, Bahasa Inggris, Ide penelitian, Karangan ilmiah
- Sejarah - TPA, Sejarah, Bahasa Inggris
- Manajemen Pendidikan – TPA, Bahasa Inggris
- Pengembangan Kurikulum - TPA, Bahasa Inggris
- Evaluasi Pendidikan – TPA, Bahasa Inggris
TPA = Tes Potensi Akademik – Mirip psikotes-lah
Pelaksanaan ujian seleksi dilaksanakan secara serentak pada:
Hari, Tanggal : Rabu, 13 Mei 2009
Waktu : 08.00 WIB – selesai
Tempat : Kanwil Depag Provinsi (daftar di bawah ini)
Tempat Tes dan Cakupan Wilayah
- Banda Aceh – Nangroe Aceh Darussalam
- Medan – Sumatera Utara
- Pekanbaru – Riau, Sumatera Barat, Kepulauan Riau
- Palembang – Bengkulu, Jambi, Babel, Sumatera Selatan
- Jakarta – DKI Jakarta, Banten, Lampung
- Bandung – Jawa Barat
- Yogyakarta – DI Yogyakarta, Jawa Tengah
- Surabaya – Jawa Timur, Bali
- Mataram – Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat
- Banjarmasin – Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah
- Samarinda – Kalimantan Timur
- Pontianak – Kalimantan Barat
- Palu – Sulawesi Tengah
- Makassar – Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat
- Kendari – Sulawesi Tenggara
- Ambon – Maluku
- Manado – Sulawesi Utara, Gorontalo
- Ternate – Maluku Utara
- Jayapura – Papua
- Sorong – Papua Barat
Formasi Beasiswa Program Studi dan Perguruan Tinggi
Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta
- Sejarah Kebudayaan Islam 30
- Bahasa Arab 30
- Qur’an Hadis 30
Universitas Islam Negeri (UIN) Malang
- Bahasa Arab 60
- Sejarah Kebudayaan Islam 30
Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar
- Qur’an Hadis 30
- Sejarah Kebudayaan Islam 30
- Bahasa Arab 30
Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung
- Bahasa Arab 30
- Qur’an Hadis 30
- Akidah Akhlak 30
Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel Surabaya
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Walisongo Semarang
- Akidah Akhlak 60
- Qur’an Hadis 30
Institut Teknologi Bandung (ITB)
- Fisika 30
- Matematika 30
- Kimia 30
Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta
- Matematika 30
- Biologi 30
- Kimia 30
Universitas Indonesia (UI) Depok
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya
- Fisika 30
- Kimia 30
- Matematika 30
Institut Pertanian Bogor (IPB)
- Matematika 30
- Kimia 30
- Biologi 30
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung
- Pengembangan Kurikulum 30
- Sejarah 30
Universitas Negeri Malang (UM)
Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
- Manajemen Pendidikan 30
- Evaluasi Pendidikan 30
Jumlah Seluruh Formasi 1.200
Pengumuman Hasil Ujian
- Pengumuman hasil tes berdasarkan hasil rapat penentuan kelulusan calon peserta tanggal 21 Mei 2009.
- Pengumuman hasil ujian pada tanggal 25 Mei 2009 melalui media cetak nasional, papan pengumuman Kanwil Departemen Agama Provinsi masing-masing serta melalui website Departemen Agama ( www.depag.go.id).
- Bagi peserta yang dinyatakan lulus, ketentuan lebih lanjut akan diatur di dalam pengumuman kelulusan.
mengapa depdiknas, tidak kepikiran meningkatkan kualitas gurunya yaa
untuk guru yang sudah S2 jurusan IPA sudah menumpuk…. gantian yang untuk IPS dooong, kan di MA llebih banyakan yang anak IPS.
Yang diutamakan kenapa guru IPA teruuuus, yang guru IPS suruh kemana ????
siriiik aje… guru IPS rajin2 aja dulu ngajarnya ya? ntar pasti diajak ikutan, kalo perlu sampe s3 beasiswanya, Oce?…
waduh, hampir saja aku ketinggalan info nya
kira- kira ada panduan test nya gak ya untuk jurusan hbahasa inggris,
kalo ada tolong kirimin donk !!!!!!!!!
Ayo………!! guru2 madrasah, ikuti program ini.
Kesempatan emas sayag kalau terlewatkan.
Sukses untuk semua.
Bisakah sedikit diturunkan persyaratan IP dari 2,75 menjadi 2,40, kasihan orang-orang yang seangkatan dengan saya tidak terlalu memperhatikan IP padahal kami sangat ingin menambah ilmu
mohon di informasikan ke sekolah-sekolah secara resmi melalui kepala sekolah
Depertemen Agama telah menunjukan komitmen yang tinggi untuk meningkatkan kualitas guru-guru madrasah, sehingga madrasah tidak lagi dilihat sebelah mata atau dalam istilah “madrasah sisa” dibanding dengan Sekolah umum yang dikelola oleh Diknas. Usulan saya Kapan perlu persyaratan IPK di lebih ditingkatkan menjadi 3.00. Selamat bagi guru-guru yang telah berhasil dalam program beasiswa ini. dan selamat berjuang bagi yang baru.
Untuk program yang satu ini memang patut diacungkan jempol,karena Guru yang berkualitas sangat menentukan kualitas siswa yang didiknya, semoga generasi muda Indonesia menjadi generasi muda yang berpotensi.
kalau boleh tau mengapa harus guru yang memiliki masa kerja 5 tahun yang bisa mengikutinya?
terima kasih DEPAG. program yang patut diapresiasikan, mudah mudahan program bea siswa ini terselenggra secara rutin tiap tahun untk guru/pegawai di lingkungan DEPAG.saya usul untuk meningkatkan kualitas guru dilingkungan DEPAG lebih baiknya semua bidang studi yang ada di madrasah ( NI/MTs/MA ) bisa diberlakukan secara adil dan seimbang. contoh bid studi Bimbingan Konseling MTs/MA, Olahraga MI/MTs/MA dll.jadi tidak ada yang didistriminasikan.
Kalau bisa,syarat umurnx dikurangilah minimal 3 tahun,kasihan kan kalo ada guru yg punya kemauan dan kemampuan tp harus menunggu sampai j tahun, krn ini momen yg sangat penting untuk meningkatkan kualitas guru sbgai pendidik sejak dini.
Bagaimana kalo dibuka juga peluang bagi guru untuk lanjut ke S-3. itu baru ok, gue daftar ya.
Bisa g ya syarat IPK unt bea siswa S2 depag ditinjau ulang mulai 2009,krn lain PT waktu S1 lain kebijakan unt nilai. Ada IPK dibawah 2.75 tapi di lapangan dlm bekerja secara keilmuan i. Alloh mampu setaraf/lebih dg yg IPK 2.75 dari PT lain S1 nya. Aplg lulusan yg tlh lama IPK nya bnyak dibawah 2.75 berilah kesempatan menjadi 2.50 syarat IPK nya. kan ada ujian saringan unt menyeleksinya.
madrasa melulu… apa direktur mapenda gak tau bahwa di sekolah umum itu ada guru agamanya juga? kata diknas beasiswa S2 guru agama itu wewenang depag, trus kata depag kami mau mendahulukan madrasa dulu, la.. jadi guru agama di sekolah umum itu kaya’ anak yatim piatu aja.. diknas (bapak), depag (emak) urusin dong anakmu para guru agama sekolah umum, kasi juga mereka beasiswa S2…tar kualat kalau punya anak gak diurus.. kasian tu guru agama disekolah umum.. prihatin tau …
IPS juga ilmu, dan langsung bersentuhan dengan realitas kehidupan, sedangkan gurunya masih sangat minim. Bahkan banyak guru yang tidak relevan dalam bidang sosial malah mengajar bidang studi sosial. Kalo mind set para pejabatnya aja masih IPA yang diunggulkan, apalagi anak2nya?
ada nggak trik-trik contoh soal penerimaan beasiswa jurusan bahasa inggris tahun-tahun sebelumnya, jika ya ? mohon dikirimkan lewat email atau harus cari di mana ya ? sebab dah lama nunggu kepingin ningkatin kemampuan dan pengalaman dalam dunia pendidikan apalagi gratis !!!
beasiswa guru mi ke s2 kapan/ boleh tidak ikut program beasiswa ini, sementara saya hanya seorang guru MI?trims.
Jurusan yang ditawarkan top ToP
Udah coba daftar ke kanwil depag propinsi jawa timur, but kok harus nunggu edaran resminya? hla kalo benar2 30 april terakhir, sementara ada UN SM/MTs, apa yo bisa daftar?
SYARAT IPK MASIH SAJA DIGUNAKAN
LEBIH BAIK PAKAI TES SAJA SEPERTI BEASISWA JEPANG
KARENA PERGURUAN TINGGI TERNAMA BIASANYA AGAK “PELIT” NILAI SEHINGGA RATA2 IPK LULUSANNYA LEBIH RENDAH DARI PT NEGERI LAIN/SWASTA, YG DENGAN MUDAHNYA DAPET IPK 3.00 PADAHAL KULIAH AJA SENIN KAMIS.
kenapa Depag atau Diknas tidak ada kerjasama dengan UNSRI untuk program S2 Jur Bahasa Inggris ?