Daftar Lupa kata kunci?
Sunday, February 12, 2012 23:41

Beri Rating:

Sebarkan:

  • Lintas Berita Digg Facebook Lintas Berita

Saatnya membiasakan minum teh?

Kata Kunci: , ,
Ditulis oleh Masdin Mursaha pada 07-04-2009

face_00008Nanopartikel emas yang dibuat dengan menggunakan zat-zat kimia yang ditemukan pada daun teh bisa digunakan untuk mengobati kanker, menurut ilmuwan di Amerika Serikat.

Kattesh Katti, Raghuraman Kannan dan rekan-rekannya di University of Missouri, Columbia, menggunakan zat-zat fitokimia (senyawa-senyawa bioaktif) dari teh Darjeeling untuk mereduksi garam-garam emas menjadi nanopartikel emas. Zat-zat fitokimia juga menstabilkan nanopartikel tersebut dan menutupinya dengan sebuah lapisan non-toksik yang kuat. Karena hanya zat-zat kimia alami yagn digunakan dalam reaksi ini, maka tidak ada produk-produk limbah toksik yang dihasilkan, sehingga menjadikannya sebagai proses hijau 100 persen, kata Katti.

Reaksi-reaksi sederhana untuk membentuk nanopartikel emas menggunakan zat-zat kimia toksik, sehingga tidak cocok dijadikan sebagai obat. Disamping itu, tiol digunakan untuk menstabilkan dan mencegah bergabungnya nanopartikel-nanopartikel tersebut, tetapi ini berarti bahwa partikel-partikel ini tidak bisa terikat ke gugus obat yang mentargetkan lokasi penyakit. Metode Katti mengatasi masalah ini, karena lapisan yang terbentuk oleh zat-zat fitokimia menghentikan penggabungan nanopartikel tetapi masih memungkinkannya untuk berikatan dengan gugus-gugus obat.

Tim Katti telah menguji nanopartikel mereka untuk sel-sel kanker prostat dan kanker payudara. Mereka menemukan bahwa partikel-partikel tersebut memiliki afinitas yang sangat baik untuk reseptor-reseptor sel-sel kanker, yang berarti bahwa bisa digunakan dalam obat antikanker.

“Nanoteknologi hijau merupakan sebuah bidang yang baru muncul, yang menjembatani nanoteknologi dan ilmu alam,” kata Katti. “Proses kami sangat mungkin dilakukan dalam skala yagn lebih besar sehingga memungkinkan penemuan aplikasi medis dan teknologi nanopartikel emas yang lebih luas.”

Kata Pencarian Artikel ini:

teh darjeeling, zat-zat yang dipergunakan teh
Artikel ini termasuk kategori: Teknologi Tepat Guna dan memiliki 14 Komentar sejauh ini .
Promo Sedapur.com

Anda dapat mengirimkan komentar , atau taut balik dari situs pribadi .

14 Komentar untuk “Saatnya membiasakan minum teh?”

  • Fer says:

    wew.. nanoteknologi emas.. suatu penemuan yang sangat berpotensi untuk kehidupan kita. tp yg perlu diperhatikan, jangan meminum teh saat makan karena teh yg masuk akan memecah protein dalam makanan. minum saat pagi hari adalah ide yg baik..

  • julianto says:

    G adalah guru science smp. g juga kadang mengajar kimia dan g senang dengan kimia. mau bergabung mohon diterima ha…

  • abdullahsyahab says:

    saya pernah baca brosur sains Radio Nederland bahwa Teh akan menyebabkan unsur Kalium pada makanan akan terikat kepada faeces(kotoran) jika kita minum teh pada saat pada saat makan.Ditakutkan nanti kita akan kekurangan unsur Kalium pada tubuh jika membiasakan makan dengan meminum air teh.

  • septria says:

    ouuwwwh…
    tapi setau saya teh kalo diminum sesudah makan gk bae yh??. menurut artikel yg saya baca sieh dapat mnyerap zat yg qt makan gitu…

  • Arien says:

    awalnya minum teh emang menyegarkan, tapi kenapa berdampak mual pada penderita maag.

  • Athiyah_sade says:

    Sy pernah baca artike,ktanx teh jg mgandung kadar kafein yg lbih tinggi dari kopi sehingga kurang baik jika dikomsumsi scra terus menerus…

  • choey says:

    heeem… kata b.dosenQ”minum teh gag baek alo dwaktu bz makan,, itu nyebabin zat-zat besinya terikat.. bgooono… yang bner yang mna sichz????

  • madon says:

    yang benar,minum teh pada saat mau tidur he he he

  • Itha Buhari says:

    Menurut saya,teh itu memang baik utk kesehatan!!!ok

  • tehnologi memang berkembang pesat, saya suka minum teh, tapi sejak kena mag, minum teh mulai dibatasi. sebab biasanya langsung berpengaruh di perut dan sekarang
    teh no lagi

  • Amir Kiat says:

    Saya baru mencoba teh cincau, apakah yang dimaksud artikel ini semua jenis teh?

  • pemimpi says:

    berlaku utk smua daun tehh kahh,,gmn dg kadar theinnya????

  • TPH says:

    nice info. thanks.

  • Tri bintari Achadiyyah says:

    Meminum teh baik, apalagi teh hijau yang mengandung polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan yang sebagai pencegah kanker..
    kurang baik apabila teh d konsumsi setelah makan, karena dapat mengikat logam2 dalam tubuh,
    selain itu, teh yang d konsumsi setelah makan atau minum obat, dapat mencegah penyerapan sari2 makanan dan obat karena keberadaan senyawa tanin yang terdapat dari teh yang dapat melapisi mukosa..

    untuk yang diatas, kandungan kafein teh dengan kopi memang lebih besar pada teh, akan tetapi pada kopi lebih berbahaya karena kafein pada teh masih terlindungi oleh dinding sel pada daun sehingga menyebabkan kada kafein dalam kopi lbh berbahaya drpd dalam teh

Beri Komentar

Anda Member Chem-is-try.org? Silahkan login disini
Belum menjadi member? Beri komentar disini:

(wajib)

(wajib) (tidak dipublikasi)





Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>