Daftar Lupa kata kunci?
Saturday, February 4, 2012 5:11

Beri Rating:

Sebarkan:

  • Lintas Berita Digg Facebook Lintas Berita

Mengubah Styrofoam dengan Biodegradasi Plastik

Ditulis oleh Muhammad Ashadi pada 11-03-2010

figure2Bakteri ada di mana-mana, tanpa kita sadari bakteri memecah selulosa pada setiap kehidupannya, baik itu dalam hal fermentasi makanan ataupun memperbaiki nitrogen dalam tanah, di antara sejumlah kegiatan lainnya. Mengingat mereka di mana-mana dan  memiliki keanekaragaman fungsi, bioteknologi telah mencari penggunaan baru untuk berbagai jenis organisme mikroskopis, seperti mengkonsumsi tumpahan minyak atau bahkan menangkap gambar. Sekarang ahli biologi di University College Dublin di Irlandia telah menemukan bahwa keturunan Pseudomonas putida dapat diperoleh dengan secukupnya dalam diet minyak styrene murni  (minyak bekas Styrofoam yang  dipanaskan) dan, dalam proses, pengubahan dari masalah lingkungan kepada yang lebih berguna, yaitu biodegradable plastik.

Kevin O’Connor dan kolega Eropanya mengubah polystyrene menjadi minyak melalui pirolisis (sebuah proses yang memanaskan plastik berbasis petroleum ke 520 derajat Celcius tanpa adanya oksigen). Hasilnya dalam chemical coakteil terdiri lebih dari 80 persen minyak styrene ditambah volume rendah toxicants lain. Para peneliti kemudian memberi makan minuman ini untuk Pseudomonas putida CA-3, keturunan special dari mikroba tanah pada umumnya, sepenuhnya berharap bahwa minyak harus dimurnikan lebih lanjut untuk memungkinkan pertumbuhan bakteri.

PolystyreneTetapi bakteri ini dikembang biakkan dengan pesat pada diet baru, mengubah 64 gram minyak styrene undistilled menjadi hampir 3 gram bakteri tambahan. Dalam proses, bakteri menyimpan 1,6 gram energi minyak styrene sebagai plastik biodegradable yang disebut polyhydroxyalkanoates, atau PHA. Plastik ini dapat bertahan hingga panas tetapi juga rusak lebih alami dalam lingkungan daripada produk-produk berbasis petroleum. Dengan demikian, meskipun proses biologi bertenaga menghasilkan beberapa produk sampingan yang beracun seperti toluena dan membutuhkan energi yang signifikan untuk mendorong pirolisis, bahan bakar itu berharap bahwa styrofoam (dan molekul plystyrene yang membuat itu) dapat menjadi lebih ramah lingkungan.

Hal ini akan menjadi kabar baik bagi AS, yang menghasilkan tiga juta ton polystyrene pada tahun 2000, menurut EPA, dan membuang 2,3 juta ton bahan, mengirim limbah untuk beristirahat selama tahun yang panjang di landfill. The PHA (polihidroksialkanoat) dari proses ini bisa diubah untuk digunakan lebih produktif itu sudah digunakan untuk membuat segalanya dari cabang-cabangnya untuk vitamin. Dan proses barangkali tidak hanya berguna untuk membersihkan beker yang dapat dijual. Karena pada umumnya penerapan pirolisis untuk mengkonversikan plastic menjadi minyak dan banyaknya mikroorganisme mampu mengakumulasi PHA dari banyaknya molekul-molekul permanen, prinsip dari proses yang diuraikan di sini dapat diterapkan untuk daur ulang limbah plastik petrokimia apapun,” klaim para ilmuwan di koran menyajikan temuan mereka dalam 1 April masalah Lingkungan Sains & Teknologi. Rupanya, mendaur ulang bakteri juga.

Kata Pencarian Artikel ini:

plastik biodegradasi, mikroba tanah, biodegradasi minyak, bioteknologi berbasis mikroba, contoh keanekaragaman spesies mikroba, bekas makanan biodegradasi, proses pembuatan plastik biodegradasi, pembuatan biodegradasi plastik, pemanfaatan mikroorganisme dalam kehidupan, minyak styrofoam
Artikel ini termasuk kategori: Teknologi Tepat Guna dan memiliki 6 Komentar sejauh ini .
Promo Sedapur.com

Anda dapat mengirimkan komentar , atau taut balik dari situs pribadi .

6 Komentar untuk “Mengubah Styrofoam dengan Biodegradasi Plastik”

  • lice says:

    hai.. saya tertarik dengan pemanfaatan bakteri dalam degradasi.. bolekah saya meminta jurnal atau referensi yang berkaitan dengan artikel ini?

    -terima kasih-

    • muhammad ashadi says:

      kalo jurnal kayaknya belum dapat tuh yang bahasa indonesia…. tapi u bisa cari datanya di wikipedia aja… kemarin saya sempat mau buat itu ke dalam PKM, tapi karena tidak sempat waktunya ya ga’ jadi deh… hehehehe

  • bambang tuasmoyo says:

    Ini pertama kali sy membaca web ini, sy suka dgn penelitian dan info2nya, sy menantikan info lainnya, khususnya dibidang kulit, jaret dan plastik.

  • bambang tunasmoyo says:

    maaf atas salah tulis, nama sy bambang tunasmoyo, kerja di instansi pemerintah, balai besar kulit, karet dan plastik.

  • margono says:

    apakah ragi tape bisa digunakan sebagai biodegredasi dari styrofoam??? mohon artikelnya !

  • dewi says:

    saya tertarik dengan biodegradable plastik yang kebetulan rencananya saya mau penelitian tentang ini… boleh ngak saya di beri info tentang jurnal dari penelitian ini?

Beri Komentar

Anda Member Chem-is-try.org? Silahkan login disini
Belum menjadi member? Beri komentar disini:

(wajib)

(wajib) (tidak dipublikasi)





Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>