Daftar Lupa kata kunci?
Thursday, May 17, 2012 13:05

Beri Rating:

Sebarkan:

  • Lintas Berita Digg Facebook Lintas Berita

Kunyit, Obat Anti Kanker Masa Kini

Kata Kunci: , ,
Ditulis oleh Jelliarko Palgunadi pada 04-04-2009

kunyitTradisi nenek moyang kita memang ajaib. Entah apa yang menggerakkan pikiran mereka jaman dulu sehingga mereka bisa dikatakan pandai dan berbudaya tinggi termasuk dalam soal pengobatan dan kesehatan. Kita sekarang lebih mengenal obat-obat sintetik dibandingkan obat dari bahan alam padahal ternyata alam telah menyediakan semua kebutuhan jika kita bisa mengolahnya. Baru-baru ini dihasilkan penelitian yang benar-benar melengkapi deretan manfaat kunyit yang telah lama diketahui bermanfaat bagi kesehatan. Bumbu dapur, si kuning yang getir, si buruk rupa ini ternyata nasibnya seperti “kere munggah bale ̄, popularitasnya benar-benar bakal menanjak setelah hasil penelitian tersebut dipublikasikan.

Tim riset hasil kolaborasi beberapa universitas dan badan riset di Korea Selatan, membuktikan secara in vitro dengan analisa SPR (Surface Plasmon Resonance) maupun in vivo dengan analisa APN-specific antibody competition, bahwa salah satu senyawa aktif yang terkandung di kunyit ternyata mampu menahan laju pertumbuhan kanker.

Kurkumin, si Jagoan

Dalam artikel berjudul “Kunyit Antibakteri dan Obat Masa Depan” di Kompas Cyber Media, rubrik Ilmu Pengetahuan edisi Sabtu, 27 April 2002, telah dijelaskan beberapa komposisi utama penyusun kunyit yaitu minyak atsiri, furmerol, sineol, zingiberin, borneol, karvon, dan kurkumin. Ternyata seperti dugaan para ahli sebelumnya, kurkuminlah (senyawa fenolik alam), yang memiliki potensi dalam pengobatan kanker. Penelitiannya sendiri melibatkan proses pengujian atau dikenal sebagai ‘screening process ̄ terhadap kurang lebih 3000 jenis senyawa yang diperkirakan aktif menghambat pertumbuhan sel kanker dan akhirnya diperoleh fakta bahwa senyawa kurkumin memiliki aktivitas kemopreventif. Kurkumin adalah senyawa turunan fenolik dari hasil isolasi rimpang tanaman kunyit (Curcuma longa). Senyawa tersebut memiliki 2 gugus vinilguaiacol yang saling dihubungkan dengan rantai alfa beta diketon.

Penemuan tentang kehebatan kurkumin ini tak lepas dari semakin majunya pemahaman dunia medis tentang mekanisme pertumbuhan sel kanker. Walaupun sejak awal 1990-an telah diketahui bahwa kurkumin memang memperlambat pertumbuhan sel kanker baru, namun masih sedikit informasi tentang perannya dalam memerangi kanker. Ternyata dari hasil penelitian terakhir bisa sedikit terkuak proses kurkumin menahan kanker, yaitu dengan menghambat laju pertumbuhan pembuluh darah baru. Pada penderita kanker, umumya diawali dengan proses menjalarnya sel kanker melalui pembuluh darah (metastasis) dan tumbuh disembarang jaringan menjadi tumor. Seiring dengan itu, terjadi pula pertumbuhan pembuluh darah baru (angiogenesis) menyebar ke arah berkembangnya tumor. Angiogenesis ini diperlukan oleh sel tumor sebagai saluran penyedia nutrien, oksigen dan sirkulasi kotoran agar dapat terus tumbuh dan menyebar.

Mekanisme Kerja Kurkumin

kurkuminMekanisme kerja kurkumin sesungguhnya masih belum bisa dijelaskan tapi rupanya dia dapat terikat dengan enzim aminopeptidase N, (APN) dan menghambat aktivitas enzimatiknya. APN adalah suatu enzim yang terdapat pada jaringan membran di dalam tubuh (dikenal sebagai zinc-dependent metalloproteinase) dan bertanggung jawab terhadap angiogenesis dan pertumbuhan tumor. APN tersebut yang berfungsi membongkar protein pada permukaan sel jaringan tubuh sehingga sel kanker dapat mengambil alih kedudukan sel jaringan tadi dan tumbuh tak terkendali. Dugaan sementara, kemungkinan besar ikatan tak jenuh (ikatan rangkap), alfa dan beta di sekitar gugus keton pada kurkumin membentuk ikatan kovalen dengan dua nukleofil asam amino yang terdapat pada situs aktif APN dan mampu menghambat (inhibit) aktivitasnya secara tak-dapat balik (irreversible).

Sekarang ini bahkan senyawa kurkumin telah masuk fase pertama uji coba klinis untuk menahan kanker usus besar. Walaupun hasil penelitian ini juga menginpirasi kalangan ilmuwan untuk meniru atau memodifikasi sruktur kurkumin, namun kelebihan senyawa kurkumin hasil isolasi dari kunyit adalah sifatnya yang alami dan kemungkinan hanya sedikit memberikan efek samping terhadap penderita kanker.

Prospek di Indonesia

Melihat hasil yang menggembirakan dari hasil penelitian di atas tentunya kita tidak boleh tinggal diam. Apalagi Indonesia memiliki variasi tumbuhan kunyit lebih banyak dan merupakan salah satu penghasil kunyit terbesar di dunia (produksi kurang lebih 12 ton/ha). Jika sekarang negara-negara penguasa iptek tengah gencar mempatenkan banyak plasma nutfah yang berasal dari negara-negara tropik semacam Indonesia, maka kini saatnya kita melakukan tindakan pencegahan. Tentunya dukungan dari pemerintah dan gairah penelitian khususnya tentang bahan alam sangat besar peranannya dalam hal ini.

Kata Pencarian Artikel ini:

kunyit, anti kanker, obat anti kanker, manfaat kunyit kuning, gambar kunyit, artikel kunyit, antikanker, cara mengolah kunyit, Khasiat Kunyit Kuning, efek samping kunyit
Artikel ini termasuk kategori: Kimia Pangan dan memiliki 26 Komentar sejauh ini .
Promo Sedapur.com

Anda dapat mengirimkan komentar , atau taut balik dari situs pribadi .

26 Komentar untuk “Kunyit, Obat Anti Kanker Masa Kini”

  • Hiras says:

    Menrut sya, berita ini harus lebih di perkenalkn ke selurh masyarakt. Dan harus dkembngkn.

  • lamsari says:

    apakah kunyit tidak mempunyai dampak,atau reaksi kimia lain.sedangkan kita ketahui bahwa kunyit mempunyai zat warna,yang susah untuk dihilangkan,
    dan bagaimana jika zat warna pada kunyit tidak hilang didalam tubuh kita.

    • Fer says:

      kunyit memang memiliki zat warna, tetapi itu zat warna alami dari kunyit itu sendiri. jd hal itu tdk akan berdampak buruk bagi kesehatan kita..

  • lamsari says:

    bagaimana cara pengolahan kunyit yang baik?
    apakah tidak berbahaya jika dalam pengolahan nya kunyit dicampurkan dengan bahan lain?

  • vaa says:

    mnrut saya kanker bukanlah satu penyakit, kanker itu adalah keluarga penyakit yang mempunyai ciri yang sama: pertumbuhan sel yg abnormal dan tdk terkontrol, dan ada lebih dari 100 penyakit bernama kanker. ada kanker paru”, kanker payudara, kanker otak, kanker prostat dll..
    masing” dari bragam jnis kanker pnya penyebab, cara penanggulangan dan sejarah alaminya sendiri”..

  • Achsa says:

    bagaimana cara kita mengolah kunyit sebelum di konsumsi oleh kita…….????

    jika kunyit di konsumsi setap hari oleh manusia,, apakah berbahaya?????????

    sekian terimakasih

  • rasyid says:

    sy sdh satu bulan mengkonsumsi kunyit yg sdh jadi bubuk lalu di seduh dgn air panas, stelah dingin di simpan dlm lemari pendingin agar awet dan bubuk nya mengendap berbahayakah sering mengkonsumsi kunyit setiap hari ?…..

  • abdullahsyahab says:

    Mudah-2 an jika kita memakan kunyit dalam batas tidak berlebihan saya rasa tidak punya efek samping yang berbahaya,seperti minum air beras kunyit yang menjadi kebiasaan orang2 tua kita dahulu.Tapi awas dia bisa menurunkan tekanan darah anda jika minum dosis tinggi.Dosisnya saat ini saya belum dapat memastikan berapa besar,perlu riset lebih lanjut dan melihat kondisi masing2,dan juga tekanan darah pemakai.Selamat meriset bagi pencinta Herbal!!!!

  • terus terang..saya adalah pengkonsumsi kunyit tiap hari..!! wow saya sangat setuju dengan pernyataan hasil reserach bahwa kunyit itu anti karsinogenik. khasiat setelah minum kunyit tiap hari adalah badan segar, tidak lelah jika bekerja seharian, fit, khusus bagi wanita dapat mencegah pre menstrual syndrom…..menurut saya, kunyit mengandung bahan aktif bersifat basa? sehingga mampu menetralkan asam-asam yang terkandung dalam makanan, khususnya yang menyebabkan pengentalan darah/penurunan pH darah..gitu kali ya..??

  • andaklik says:

    Saya pembaca dari situs ini secara berkala karena isinya sangat berguna sekali untuk menambah wawasan saya di bidang ilmu kimia

  • sebetulnya kalau peneliti Indonesia mau mencoba dari resep atau obat-obatan tradisional, pasti penemuan dan kemajuan penelitian dan medis di Indonesia pasti maju,……

  • wawan_oxy says:

    Kalo parutan kunyit diperas lalu ditambahkan dengan air minum oxy, wah hasilnya lebih cespleng, air minum oxy akan membantu sari-sari kunyit meresap ke dalam sel karena air minum oxy adalah air aktif.
    Dan juga sisa ampas kunyit akan terbuang dan tidak mengendap dalam tubuh.
    Untuk konfirmasi hub:
    08385819278

    Trims.

  • Oline says:

    Alhamdulillah kl it faktany
    S’baikny ini bisa d umumkan secara lebih lagi!
    Oy,kl it kira2 nech it ada efek smpng ny ga’ jika terlalu sering mengkonsumsi kunyit asam!mitosny kan bs buat kndngn kering,bnr ga’ sech!
    Thanks b_4

  • dhedot says:

    wah……bru tau nih ternyata trumbuhan disekitar kita banyak manfaatnya………………,

  • sri says:

    Mudah2an hasil penelitian ini bisa dikembangkan dan menjadikan kunyit sebagai obat alternatif yang terjangkau bagi penderita kanker

  • Anita Sari Dewi says:

    Beneran ga ??klu kunyit itu bisa bikin rahim kering dan efeknya jadi susah punya anak ??

  • Jurnal Meryanti Gea says:

    kunyit gak buat mandul………saya konsumsi kunyit setiap batuk sebelum married sampai sekarang,nyatanya saya bisa melahirkan 4 orang anak yang cantik n cakep-cakep

  • HAIDIR says:

    SUBHANALLAH, ALLAHU AKBAR TERNYATA MEMANG ALLAH MENCIPTAKAN SEGALA SESUATUNYA TIDAKLAH SIA-SIA, DAN TERNYATA MEMANG SETIAP PENYAKIT PASTI ADA OBATNYA. TERIMA KASIH ATAS INFORMASINYA.

  • andi sri maryana says:

    apakh kunyit bisa digunakan sebagai antioksidan????

  • umar says:

    Bila terkena kanker dan tumor obati dengan AIR REBUSAN SARANG SEMUT, artikel dan foto sarang semut ada di FACEBOOK dng umarpapua@yahoo.com salam kenal…

  • mbak ayu says:

    Saya belum hamil sdh setahun.ternyata sy ada kista.katanya kunyit putih bs menyembuhkan kista.jadi setiap hari sy mnm serbuk kunyit putih dan dicampur dgn kunyit sbgai bahan jamu lainnya.apakah itu tdk mengeringkan kandungan jika tiap hari dikonsumsi?trimaksih

Beri Komentar

Anda Member Chem-is-try.org? Silahkan login disini
Belum menjadi member? Beri komentar disini:

(wajib)

(wajib) (tidak dipublikasi)





Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>