Daftar Lupa kata kunci?
Saturday, April 29, 2017 1:45

Beri Rating:

Sebarkan:

  • Lintas Berita Digg Facebook Lintas Berita

Pemanasan Global Meningkatkan Kapasitas Pohon Untuk Menyerap Karbon

Ditulis oleh Abi Sofyan Ghifari pada 01-06-2011

Saat ini pemanasan global telah berada pada tingkat yang semakin mengkhawatirkan hingga diperlukan langkah-langkah untuk mencegah dan menguranginya. Salah satu cara yang paling efektif adalah dengan menanam lebih banyak pohon dan melindungi hutan. Pohon dan tetumbuhan lainnya menyerap karbon dioksida selama proses fotosintesis. Proses ini mampu mengurangi gas rumah kaca yang paling melimpah di atmosfer tersebut dan menyimpannya di dalam jaringan kayu.

Suatu riset terbaru yang dipimpin oleh Jerry Melillo dari Marine Biological Laboratory (MBL) selama 7 tahun memperlihatkan bahwa pemanasan global dapat mempengaruhi kapasitas penyimpanan karbon dari pohon. Studi ini dilakukan di hutan Harvard tengah kota Massachussets dengan luas sekitar seperempat acre (sekitar 1000 m2). Hutan ini dihangatkan secara buatan sekitar 9°F di atas suhu normal untuk mensimulasikan keadaan pemanasan global dan respon tumbuhan terhadap kondisi tersebut.

Studi sebelumnya menjelaskan bahwa naiknya temperatur tanah dapat meningkatkan dekomposisi materi organik tanah sehingga pelepasan karbon dioksida juga meningkat. Tetapi studi ini juga menunjukkan bahwa temperatur yang lebih hangat menstimulasi tumbuhan untuk menyerap lebih banyak karbon sebagai jaringan kayu. Hal tersebut dipengaruhi oleh senyawa nitrogen yang terbentuk saat temperatur tanah meningkat. Sebagian besar hutan di daerah subtropis hingga sedang, seperti di daerah Amerika Utara, Eropa, dan Eurasia kekurangan senyawa nitrogen untuk tumbuh kembangnya. Sehingga dengan meningkatnya senyawa nitrogen yang diserap tumbuhan dapat mempercepat pertumbuhannya.

Pemanasan pada tanah membuat senyawa nitrogen yang terdapat pada materi organik tanah terlepas sebagai senyawa nitrogen anorganik seperti ammonium. Ammonium merupakan komponen utama yang terdapat pada pupuk buatan. Ketika tumbuhan menyerap senyawa nitrogen anorganik ini pertumbuhannya akan semakin cepat dan mampu menyerap lebih banyak karbon.

Proses biologis yang menghubungkan pemanasan tanah, meningkatnya penguraian materi organik, peningkatan senyawa nitrogen, dan peningkatan pertumbuhan pohon terlihat berhubungan erat untuk hutan daerah subtropis. Namun hasil studi ini kurang relevan diterapkan untuk hutan tropis karena studi ini dilakukan di daerah hutan subtropis yang kekurangan nitrogen. Sementara hutan tropis melimpah akan senyawa-senyawa nitrogen.

Artikel ini termasuk kategori: Kimia Lingkungan dan memiliki 8 Komentar sejauh ini .
Resep Makanan

Anda dapat mengirimkan komentar , atau taut balik dari situs pribadi .

8 Komentar untuk “Pemanasan Global Meningkatkan Kapasitas Pohon Untuk Menyerap Karbon”

  • Marjohnny says:

    mohon ijin mengkopi materi-materinya untuk anak-anak.

  • HSP says:

    Memang sangat dilematis, disatu sisi pemerintah sedang menggalakan industri pertambangan untuk menambah income dan menopang perekonomian, yang berdampak pada penebangan pohon dan pembuakaan lahan, yang lebih parah lagi adalah perusakan lingkungan. Seharusnya pemerintah mewajibkan kepada semua perusahaan tambang untuk melakukan penanaman kembali lahan tambang yang sudah ditinggal, dan harus diawasi dengan ketat. Thanks

  • Anto Rudiono says:

    Eksploitasi pertambangan maupun perambahan hutan sudah menjadi masalah serius. Banyak perkebunan karet baik milik PTPN atau rakyat sdh tua (> 25 thn) sudah mulai program replanting. Ada solusi untuk memperpanjang usia tanaman tersebut dengan system infus hormon/gas etilene yang bisa digunakan selama 2 tahun dan dikuti dengan pemulihan kulit kayu bekas sadap sehingga bisa memperpanjang usia tanaman menjadi 30 – 40 tahun. Yang menjadi pertanyaan bagaimana cara memproduksi hormon/gas etilen (C2H4) yang ketika di inject ke tanaman karet akan berubah menjadi ethepon? tq

  • ahmad andrean says:

    makasih atas imponya dengan mempelajari materi ini ilmu kami bisa bertambah……..!!!

  • @Marjohny

    Silakan dicopy, namun tetap sertakan sumber aslinya ya.. :)

  • @HSP
    Usulan Anda tersebut memang sudah dilakukan terhadap beberapa perusahaan tambang, namun tetap saja reboisasi atau apapun itu membutuhkan waktu yg sangat lama untuk mengganti kerusakan hutan yg telah terbentuk selama ribuan tahun. Namun tentu saja langkah itu lebih baik daripada tidak ada sama sekali upaya perbaikan.

  • @Anto Rudiono
    Gas etilen memang bisa menjadi solusi singkat untuk mempercepat pertumbuhan tanaman. Namun saya masih belum memahami mekanisme pembentukan ethepon pada tanaman karet yg dimediasi oleh gas etilen. Akan saya coba untuk mencari referensinya..

  • @Ahmad Andrean
    Terima kasih telah berkunjung, semoga artikel2 lainnya juga bermanfaat :)

Beri Komentar

Anda Member Chem-is-try.org? Silahkan login disini
Belum menjadi member? Beri komentar disini:

(wajib)

(wajib) (tidak dipublikasi)





Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>