Daftar Lupa kata kunci?
Thursday, May 17, 2012 12:20

Beri Rating:

Sebarkan:

  • Lintas Berita Digg Facebook Lintas Berita

Alam tidak selamanya baik : Pestisida alami

Ditulis oleh Soetrisno pada 01-01-2003

Banyak orang beranggapan bahwa senyawa sintesis (buatan) berkonotasi dengan hal yang ‘buruk’ dan yang baik selalu berasal dari zat alam. Sebenarnya anggapan tersebut tidak selamanya benar. Walaupun kita sering mendengar banyak perusahaan kimia yang mempunyai masalah dengan senyawa buangan yang berbahaya dan akibatnya menimbulkan dampak buruk terhadap lingkungan, masyarakat masih terus memakai senyawa sintesis untuk berbagai macam keperluan. Dilihat dari cara pandang yang berbeda, sebenarnya senyawa kimia alami tidak terlalu berbeda dengan senyawa sintesis.

Bagaimana alam membentuk senyawa-senyawa alami tersebut? Makluk hidup memiliki labotarium produksinya sendiri yang mampu memproduksi jutaan senyawa kimia, yang sebagian diantara sangat beracun. Sebagai contoh, beberapa tumbuhan yang memiliki kadar senyawa kimia beracun walau hanya sedikit mengakibatkan beberapa kasus keracunan (terutama anak-anak) akibat dari memakan kentang, minum teh, atau memakan jamur beracun, dan berbagai kasus lainnya.

Apa kegunaan senyawa kimia beracun tesebut bagi mahluk hidup khususnya tumbuhan? Tumbuhan tidak dapat menghindar dari pemangsa atau organisme yang merugikan seperti jamur, serangga, binatang, bahkan manusia. Mereka tidak memiliki organ yang mampu melindungi diri. Tetapi, mereka mampu memproduksi serangkaian senjata kimia, yaitu ‘pestisida alami’, yang cukup ampuh untuk pertahanan. Hingga saat ini lebih dari puluhan ribu dari ‘pestisda alami’ yang sudah diketemukani

Berdasarkan riset, orang Amerika mengkonsumsi 1.5g ‘pestisida alami’ perhari tiap orang, dalam bentuk sayur, buah-buahan, teh, kopi yang berarti 10.000 kali lebih banyak daripada mereka mengkonsumsi hasil residu dari pestisida sintesis. Kadar kandungan dari senyawa alami ini berkisar satu per satujuta (part per million : ppm), yang besarnya jauh diatas dari batas ambang polusi air yang biasanya diukur dalam satuan satu per satu miliar (part per billion : ppb). Beberapa diantara tanaman yang mengandung senyawa beracun itu hampir setengahnya senyawa yang menyebabkan kanker. Beberapa contoh diantaranya bisa dilihat di daftar dibawah ini.
 


Senyawa Kimia Tanaman
(konsentrasi dalam ppm)
Apel, wortel, seledri, anggur, kentang(50-200) kopi (1800)
Daun Kol(35-590); mustard (16.000-72.000); lobak (4500)
Jus jeruk(31); lada hitam(8000)
Basil(82), Teh jasmine(230); Madu(15)


Walaupun begitu, mengapa kita tidak semuanya menderita keracunan yang disebabkan oleh tumbuhan-tumbuhan tersebut? Salah satu alasannya adalah tingkat dari kerusakan yang kita derita dari senyawa tersebut sangatlah kecil. Yang lebih pentingnya, sama seperti tumbuhan, tubuh kita juga memiliki suatu sistem pertahanan yang mampu melawan senyawa-senyawa berbahaya. Sebagai contoh, garis pertama pertahanan kita, mulut, lambung, ginjal, kulit, paru-paru kita memiliki pertahanan yang cukup ampuh untuk menetralisir senyawa-senyawa beracun. Selain itu tubuh kita juga memliki mekanisme untuk mendeteksi senyawa-senyawa tersebut; tubuh kita meng-ekresi senyawa-senyawa berbahaya tersebut sebelum membahayakan tubuh, DNA kita juga memiliki kemampuan untuk memperbaiki kerusakan, dan yang terakhir, kita memiliki indra untuk mencium dan merasakan senyawa-senyawa yang ‘buruk’ (seperti senyawa alkaloid yang asam, makanan yang membusuk, susu yang kadaluarsa, telur yang berbau ‘belerang’) yang memberikan signal bahaya.

Pada akhirnya, kita harus bijak untuk menentukan apa yang diperlukan oleh tubuh kita; seperti pepatah lama mengatakan : jauhi konsumsi berlebih dan konsumsilah makanan beragam dan secukupnya.
Sumber: Organic Chemistry, Volhard

Kata Pencarian Artikel ini:

pestisida alami, pestisida alami dari tanaman, Contoh senyawa-senyawa toksik bagi tubuh, jenis-ienis pestisida alami, senyawa pestisida
Artikel ini termasuk kategori: Kimia Lingkungan dan memiliki 1 Komentar sejauh ini .
Promo Sedapur.com

Anda dapat mengirimkan komentar , atau taut balik dari situs pribadi .

1 Komentar untuk “Alam tidak selamanya baik : Pestisida alami”

Beri Komentar

Anda Member Chem-is-try.org? Silahkan login disini
Belum menjadi member? Beri komentar disini:

(wajib)

(wajib) (tidak dipublikasi)





Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>