Penyakit Hepatitis B merupakan salah satu penyakit menular yang berbahaya di dunia. Penyakit ini disebabkan oleh Virus Hepatitis B (VHB) yang menyerang hati dan menyebabkan peradangan hati akut atau menahun. Walaupun terdapat 7 macam virus Hepatitis yaitu A, B, C, D, E, F dan G, hanya Hepatitis B dan C yang berbahaya karena dapat menjadi kronis dan akhirnya menjadi kanker hati.
Penularan Hepatitis B dilakukan melalui pertukaran cairan tubuh atau kontak dengan darah dari orang yang terinfeksi Hepatitis B. Penularan biasanya terjadi melalui beberapa cara antara lain, penularan dari ibu ke bayi saat melahirkan, hubungan seksual, transfusi darah, jarum suntik, maupun penggunaan alat kebersihan diri (sikat gigi, handuk) secara bersama-sama. Di dunia ini, setiap tahun sekitar 10 juta hingga 30 juta orang terkena penyakit Hepatitis B. Walaupun penyakit Hepatitis B bisa menyerang setiap orang dari semua golongan umur tetapi umumnya yang terinfeksi adalah orang pada usia produktif. Ini berarti merugikan baik bagi si penderita, keluarga, masyarakat atau negara karena sumber daya potensial menjadi berkurang.
Selama ini ada dua cara pengobatan untuk hepatitis B, yaitu pengobatan telan (oral) dan secara injeksi. Salah satu pengobatan oral yang populer untuk penyakit ini adalah obat Lamivudine dari kelompok nukleosida analog, yang dikenal dengan nama 3TC. Sedangkan pengobatan secara injeksi yang saat ini sedang dikembangkan dalam bidang kedokteran nuklir baik skala industri maupun akademik adalah proses terapi yang dilakukan dengan menyuntikkan microsphere yang mengandung partikel radioaktif pemancar sinar ß yang akan menghancurkan sel kanker hati tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya.
Microsphere sendiri didefinisikan sebagai partikel berbentuk bola berskala mikron, yang terbuat dari bahan keramik, kaca atau polimer sebagai pengungkung gas, larutan atau padatan dalam bentuk senyawa organik maupun anorganik. Saat ini, microsphere radioaktif yang telah digunakan dalam kedokteran nuklir terbuat dari gelas sebagai bahan pengungkung dan Itrium-90 atau Phosporus-32 sebagai radionuklida yang dikungkung. Tetapi bahan pengungkung yang berupa gelas ini akan tetap tertinggal dalam waktu yang lama sekalipun proses radioterapi telah selesai, karena tidak dapat diadsorpsi oleh tubuh. Pengunaan polimer biodegradable seperti polilaktat (polylactic acid, PLA), poliglikolat (poyglycolic acid, PGA), dan derivatnya sedang dikembangkan karena memiliki banyak keuntungan seperti, dapat didegradasi oleh proses hidrolisis dalam tubuh dan dalam waktu sekitar satu bulan akan diabsorbsi sehingga tidak meracuni tubuh (biocompatible).
Microsphere dapat dibuat dengan berbagai metode seperti emulsifikasi, pemisahan fasa dan spray drying. Tetapi pembuatan microsphere dengan metode emulsifikasi mempunyai keuntungan lebih yakni akan mendapatkan microsphere dengan diameter sesuai dengan yang diinginkan sehingga dapat digunakan sebagai pengungkung (drug delivery) radiofarmaka. Untuk karakterisasi microsphere yang dihasilkan dari berbagai metode pembuatan diatas, dapat dilakukan dengan menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) untuk mengetahui diameter microsphere yang dihasilkan, X-Ray Difractometer (XRD) untuk mengetahui kristalinitas dari microsphere, dan Simultaneous Thermal Analysis (STA) yang bertujuan untuk mengetahui informasi transisi termal yang terjadi dalam polimer sehingga kita dapat mengontrol sifat dan kemampuan dari suatu microsphere apakah layak atau tidak digunakan sebagai drug delivery.
Pengembangan microsphere di Indonesia, sejauh ini terus dalam proses penelitian agar dapat diaplikasikan dan diproduksi oleh industri. Dari hal ini, diketahui bahwa penelitian tentang microsphere belum berakhir sampai ditemukan microsphere yang benar-benar efektif mengukung obat sampai ke target sasaran, tanpa efek samping, proses sintesis yang mudah dan cepat dan tentunya dengan peralatan dan biaya yang murah. Hal ini pun menjadi tantangan yang menarik bagi para peneliti dan mahasiswa untuk mewujudkannya. Selamat Mencoba dan Meneliti …!
Dafar Pustaka
bagaimana cara pencegahan?penanggulangan gejala hepatitis B??? melalui makanan misalny!!!!
mungkin bisa dari cara makan dan pola hidup
saya sudah periksa darah dan hasilnya ternyata positif HBS AG atau hepatitis B. apa yang sebaiknya saya lakukan untuk yANG terbaik buat saya, trimakasih
tolong saya mas! teman SAYA AD YG KENA HEPATITIS B DIA ORANG YG GAK MAMPU TRS SAYA INGIN TOLONG DIA IDA GAK OBAT2 TRADISIONAL YG DPT MENYEMBUHKAN DIA SAYA TUNGGU SECEPATNYA
coba parutan temulawak & gula aren direbus sampai mengental lalu di saring minum 3 kali sehari
mudah2an sembuh..
gimana ya…temulawak rebusan kayaknya bisa membantu
sy sdh mengidap hep b dari kecil, sempet makan obt setiap hri selama 2thn. tp mahal banget obtnya. akhirnya sy menerapkan hidup sehat, kurangi makanan berminyak, berlemak & mengandung gas.tdk minum minuman bersoda, jngn memakai minyak goreng yg di pakai berulang-ulang, rajin minum temulawak & jngan terlalu cape. alhamdulillah dapat membantu…..
apakah kalo ibu yang baru melahirkan tapi terjangkit virus hepatitis B boleh menyusui?
saya salah satu penderita hepatitis b yang sembuh tapi gak punya dana untuk berobat gimana nih?
saya mengetahui bahwa saya mempunyai penyakit hep. B kira- kira 1 tahun yang lalu, saya sudah cek HBV DNA dan HBeAg, alhamdulilah hasilnya baik. nah, apakah dengan diketahui hasilnya bagus saya harus tetap rutin chek – up?
gmn cara alami penyembuhan dr natural
apa hepaytitis b bisa sembuh total
klo obat tradisional coba meniran dan temulawak.ada dijual kok di RSUD Dr.Soetomo Surabaya bagian POTI.trims
apakah penyakit Hepatitis B bisa disembuhkan apalagi virus tsb dinyatakan masih blm aktif dan bagaimana cara mengatasinya
saya sekarang sedang menderita hbv aktif,tolong langkah-2 apa saja yang harus saya lakukan……….tolong yah
pak,,, saya slh stu pengidam penykit hepatitis B, sktar 6 bln yng lalu.. n kta dokter saya sudah sembuh.. tpi knpa ya klo sya sedikit kecapean ja air kencing saya kembli kuning?? pa sya blm sembuh tau gmna??
klu misal nya udah kontak langsung dengan penderita hepatitis misalnya minum segelas dengan penderita..
apakh qta akan tertular juga????
apaa yyah yg bisaa akuu lakuiin buad tmen yg kenaa hepatitis b ?
takut niy!di suruh fibroscan! takut hasilnya jelek! tapi sy jadi parno, tiap sy nanya sama dokter, hep b ga bisa sembuh! malah obatnya mahhal banget!
Apakah hep b bisa menular lewat ciuman bibir
saya positif HBsAg skrg Kdar Sgot dan SgpT saya sudah 5 x normal langkah2 apa yang bisa saya tempuh,.tolong bantu ya,..
kemarin sy jaga adik sy yg kecelakaan motor stlh mau di operasi baru ketahuan kalo dy ngidap hep B…pdhl sblmnya dy g ada keluhan….dan krn satu rmh kami sering juga minum satu gelas yg sama, tp kalo handuk dan sikat gigi sendiri….setelah tau dy hep b…kami jadi kuatir jangan2 kami terjangkit….krn 1 rmh? apa yg hrs kami lakukan?
Suami sy pengidap hepatitis B..titerny tingg,trus SGOT SGPTny tinggi..sembuh g y? Pdhl qt br nikah 2 th n blm dpt momongan. Sy takt klu bsk jadi kangker hati..ad tdk pengobtn alternativ yg signifikan?
Aku pnderita Hepatitis B. Aku tau aku punya pnyakit Hepatitis B, saat pertama kali donor darah. Saat itu masih duduk di kelas 1 sma. Trus aku di sarankan oleh guru biologi untuk mengkonsumsi obat tradisional yaitu:
. Temulawak di potong-potong lalu di rebus selama -/+20 menit
. Lalu minum air rebusan temulawat itu rutin pagi dan sore selama 2bulan
. Hal itu untuk pencegahan jika sudah muncul gejala mata menguning
. Untuk pencegahan setelah 3bulan. Bisa mengkonsumsi temulawak tsb 1X seminggu.
Semoga cepet sembuh.
Salam facebook’ers
(Tewe Palimka Rinjani)