Pastilah semua orang, baik laki-laki maupun wanita pernah suatu waktu mengagumi atau menyukai seseorang yang satu gender dengannya, semisal seorang wanita mengagumi wanita lain yang cantik dan seksi atau seorang laki-laki yang suka melihat laki-laki lain yang berotot dan “body perfect”. Dan percayakah anda bahwa dengan berpikiran seperti itu anda berpotensi untuk menjadi seorang homoseksual ?
Tetapi jangan dahulu menjustifikasi yang macam-macam. Berdasarkan informasi ilmiah harus diakui bahwa sesunguhnya setiap individu mempunyai potensi untuk menjadi seorang homoseksual. Namun kecenderungan ini mempunyai tingkatan yang berbeda. Dan karena kecenderungannya sangat kecil sehingga kita tidak merasakannya. Tetapi jika kecenderungan itu bisa mengakibatkan anda setelah mengagumi lalu tertarik dan terangsang terhadap sesama jenis, maka anda dapat dikatakan sebagai homoseksual.
Definisi homoseksual sendiri adalah kelainan terhadap orientasi seksual yang ditandai dengan timbulnya rasa suka terhadap orang lain yang mempunyai kelamin sejenis atau identitas gender yang sama. Istilah yang sudah umum dikenal masyarakat untuk orang yang termasuk homoseksual adalah gay (untuk lelaki) dan lesbian (untuk wanita).
Berikut adalah tingkatan orientasi seksual berdasarkan skala Kinsey :
| Orientasi Seksual Keterangan | Keterangan |
| Heteroseksual eksklusif | - |
| Heteroseksual predominan | Homoseksualnya cuma kadang-kadang |
| Heteroseksual predominan | Homoseksualnya lebih jarang-jarang |
| Heteroseksual dan homoseksual | Seimbang (biseksual) |
| Homoseksual predominan | Heteroseksualnya lebih dari kadang-kadang |
| Homoseksual predominan | Heteroseksualnya cuma kadang-kadang |
| Homoseksual eksklusif | - |
Berdasarkan kajian ilmiah, beberapa faktor penyebab orang menjadi homoseksual dapat dilihat dari :
Perbedaan homoseksual dan heteroseksual dapat dilihat dari susunan kromosomnya yang berbeda. Seorang wanita akan mendapatkan satu kromosom x dari ibu dan satu kromosom x dari ayah. Sedangkan pada pria mendapatkan satu kromosom x dari ibu dan satu kromosom y dari ayah. Kromosom y adalah penentu seks pria.
Jika terdapat kromosom y, sebanyak apapun kromosom x, dia tetap berkelamin pria. Seperti yang terjadi pada pria penderita sindrom Klinefelter yang memiliki tiga kromosom seks yaitu xxy. Dan hal ini dapat terjadi pada 1 diantara 700 kelahiran bayi. Misalnya pada pria yang mempunyai kromosom 48xxy. Orang tersebut tetap berjenis kelamin pria, namun pada pria tersebut mengalami kelainan pada alat kelaminnya.
Seorang pria memiliki hormon testoteron, tetapi juga mempunyai hormon yang dimiliki oleh wanita yaitu estrogen dan progesteron. Namun kadar hormon wanita ini sangat sedikit. Tetapi bila seorang pria mempunyai kadar hormon esterogen dan progesteron yang cukup tinggi pada tubuhnya, maka hal inilah yang menyebabkan perkembangan seksual seorang pria mendekati karakteristik wanita.
Struktur otak pada straight females dan straight males serta gay females dan gay males terdapat perbedaan. Otak bagian kiri dan kanan dari straight males sangat jelas terpisah dengan membran yang cukup tebal dan tegas. Straight females, otak antara bagian kiri dan kanan tidak begitu tegas dan tebal. Dan pada gay males, struktur otaknya sama dengan straight females, serta pada gay females struktur otaknya sama dengan straight males, dan gay females ini biasa disebut lesbian.
Berdasarkan hasil penelitian terakhir, diketahui bahwa kelainan susunan syaraf otak dapat mempengaruhi prilaku seks heteroseksual maupun homoseksual. Kelainan susunan syaraf otak ini disebabkan oleh radang atau patah tulang dasar tengkorak.
Faktor lain yang dapat menyebabkan orang menjadi homoseksual, sebagaimana diungkapkan oleh Prof. DR. Wimpie Pangkahila (Pakar Andrologi dan Seksologi) selain faktor biologis (kelainan otak dan genetik), adalah faktor psikodinamik, yaitu adanya ganguan perkembangan psikseksual pada masa anak-anak, faktor sosiokultural, yaitu adanya adat-istiadat yang memberlakukan hubungan homoseksual dengan alasan yang tidak benar, dan terakhir adalah faktor lingkungan, dimana memungkinkan dan mendorong hubungan para pelaku homoseksual menjadi erat.
Dari keempat faktor tersebut, penderita homoseksual yang disebabkan oleh faktor biologis dan psikodinamik memungkinkan untuk tidak dapat disembuhkan menjadi heteroseksual. Namun jika seseorang menjadi homoseksual karena faktor sosiokultural dan lingkungan, maka dapat disembuhkan menjadi heteroseksual, asalkan orang tersebut mempunyai tekad dan keinginan kuat untuk menjauhi lingkungan tersebut.
Secara signifikan keberadaan kaum homoseksual di dunia ini patut diperhitungkan. Di suatu survei di Amerika Serikat pada saat dilangsungkan pemilu 2004, diketahui bahwa 4% dari seluruh pemilih pria menyatakan bahwa dirinya adalah seorang gay. Di Kanada, berdasarkan statistik Kanada menyatakan bahwa diantara warga Kanada yang berumur 18 sampai 59 tahun, terdapat 1% homoseksual dan 0.7% biseksual. Sedangkan di Indonesia, data statistik menyatakan bahwa 8 sampai 10 juta populasi pria Indonesia pada suatu waktu pernah terlibat pengalaman homoseksual.
Sebagaimana manusia lainnya, para homoseksual ini memiliki rasa yang sama dengan manusia normal lainnya. Rasa cemburu pun dimiliki oleh kaum ini, bahkan rasa cemburu yang berlebihan bisa timbul jika mengetahui kekasihnya berselingkuh dengan orang lain. Dan karena rasa cemburu yang dimilikinya terlalu besar, ada yang sampai tega membunuh pasangannya dan kejadian ini biasa dialami oleh seorang gay. Dan satu yang perlu diingat menjadi homoseksual adalah suatu PILIHAN bukanlah suatu TAKDIR. Kecenderungan besar manusia untuk kembali ke kehidupan normal adalah kekuatan terpenting untuk sembuh dan keluar dari jurang tersebut.
Dan kaum homoseksual dari dulu sampai masa yang akan datang akan selalu ada, berkeliaran disekitar kita, terlihat jelas atau kasat mata, dan kita pun berpotensi menjadi bagian dari mereka, tinggal bagaimana kita menyikapinya dan memilih tetap menjadi “normal” atau menyerah pada potensi tersebut. (dari pelbagai sumber).
thankZ..
APa ada obatnya?
coz sy jg seorang homosexual.
terima kasih.
perasaan utk menyukai sesama jenis memang tdk bs dilihangkan, tetapi berusaha utk menjalani kehidupan normal artinya anda bs menikah dan mempunyai anak dan yg paling utama kembali kepada ajaran agama jgn sampai terjebak spt kisah nabi LUTH…saya rasa dengan keinginan yg kuat anda pasti bisa
slm kenal
aku jg pngen smbuh nih….
bagaimana solusi yang baik menghindari itu……
aku jg ngerasa kaya` gt,, n aq sll ingin jauh jauh dr itu, tp koq….. d batin aja dech….. aku pst bs nglewatin itu…..
jujur aku jg kayak gitu, sampai2 q tergila2 ma org yg gw kagumi. perasaan ini mengatakan dia suku ma q, pdhal itu nggak. q pengen bgt sembuh tapi cumen dhati, kenyatanna q gak bisa
aq dah lm punya prasaan ni tp blum prnh aq brhubgn dg dunia gay ni jd slma ni aq tahn dlm ht,krn aq hdp ddunia normal dan pnuh knyataan lingkungn yg wajr,tp aq sring berorentsi brkhyal brcnt dg laki2 smpai dg pacrku walau dia cntik tp bila aq brciumn ato yg lain ny aq slu brkhyl mlakukn ny dg seorg laki2 gantg dan atu smpi skrg msh brlanjut,kdg aq trsiksa hrs mnyembunyikn hal ini krn bila tdk dunia kn berkhr bagiku bla org trdktku tau,thanks….
lu sama persis ma gw. gw juga slalu brkhayal tentng brhbngan dgan cowk ganteng yang gw fan’s. tapi gw jg punya cewek. smua org d dunia blm tau kalo gw adl cowok gak normal.
aku adalah aku
aku tak akan pernah membuat rusak hubungan keluargaku
aku tak akan menyakiti jiwaku
aku tak ingin selalu dalam sandiwara
aku akan kembali dalam kodrat ku sebagai lelaki
dan yang terpenting aku akan selalu mensyiarkan agama ku bukan merusaknya
Gay sih sah2 adja. Ngapain diributin..? Itu kn pilihan hidup masing2 orang, jadi tinggal bagaimana kita menyikapi hal tsb. Okey… Buat para kaum gay jangan merasa tertindas,, hubungan intim yg sehat,, and don’t forget, pakai tu pengaman….!!!
Pada Diagnostic and Statisitical Manual of Mental Disorder (DSM III), homoseksual tidak dicantumkan lagi sebagai gangguan jiwa. Psikiater dan Psikolog di seluruh dunia juga sepakat bahwa homoseksual bukanlah abnormal. Mereka sama normalnya, yang berbeda cuma masalah preferensi seksual. Selebihnya, adalah sama dengan yang heteroseksual. jadi kenapa harus dipermasalahin?
aku selalu berfantasy seksual dengan cowok2 ganteng, aku sering membuka website2 gay, sering ingin masturbasi kalo inget seorang cowok yg aku suka
bagaimana cara mengatasinya??mungkin aku sudah adicted dengan hal2 itu, aku harus bagaimana??
padahal aku sudah memilih untuk sembuh dari gay, tapi selalu saja melakukan hal2 itu,
aku dah usaha menghindari, tapi kadang2 pengen begitu n gak tahan
aku belum pnah ML jg, masihkah sempat aku sembuh??
aku pikir aku seperti ini karena memang biologis bkn faktor lainnya, aku di besarkan di lingkungan orang2 religi, jadi aku jauh banget dari semua itu, aku tau nama ‘gay’ aja setelah lulus SMA
tapi aku merasa suka ma cowok saat kelas 2 smp,,
beri penjelasan dan aku juga harus bagaimana??
bagaimana juga menghindari hal2 yang aku tulis di atas tadi??
tolong bgt untuk di jawab, aku gak mau seperti ini se umur hidupku,,aku pengen bisa mencintai cewek sepenuh hati
buat mas-mas diatas…
makanya usahanya di kerasin, kalo mo sembuh…
jangan setengah2 alias tobat makan sambal…
kalo mo sembuh beneran mah, usahanya kudu kuat…kuat..kuat…………
Manusia telah diciptakan fitrah untuk menyukai lawan jenis. Allah pun mensyariatkan kita untuk menikah dengan lawan jenis. percayalah dengan janji Allah, dan bertobatlah…
Dear all,
Homoseksual adalah penyakit dan setiap peyakit itu ada obatnya. Buat kalian yg ingin bertobat, bertobatlah dengan sungguh2x karena ajab Alloh amat nyata. Dan jangan pernah berputus asa dari rahmat Alloh, karena Dia Maha Pengampun atas segala dosa.
Pertama kamu harus tahu kamu termasuk golongan yang disebabkan apa? Untuk kasus Ketidakseimbangan Hormon dapat dilakukan terapi hormon(btw ini mahal banget).
Kalo Kelainan susunan syaraf,Susunan Kromosom,Struktur Otak itu ngak bisa disembuhin. Dan bagi yang tipe ini ada kemungkinan anaknya bisa jadi kayak bapaknya. Sebaiknya konsultasi ke dokter deh.
Kebanyakan homo terjadi karena faktor lingkungan. Sangat jarang terjadi karena pengaruh genetik. Nah untuk faktor lingkungan butuh tekad yang kuat untuk berubah. Pada dasarnya yang faktor lingkungan bisa berubah.
Setidaknya kamu bisa berpikir sendiri apakah tepat menjadi homo? Bayangkan kalau semua orang homo? Bisa jadi dunia ini kiamat. Ngak ada lagi penerusnya. Jadi oleh sebab itulah homo sangat tidak disarankan. Itu masalah ego sih. Maaf kalo ada yang merasa tersinggung dengan tulisan saya. ^^. Semoga membantu
gw jg sama kaya lu..mungkin gw jg udah kecanduan dan susah bgt rasanya buat berhenti..sadar atau tidak diri kita udah di kuasai oleh nafsu..
tapi gw yakin kok Tuhan gak akan menguji kita melebihi batas kemampuan kita..semuanya kembali kepada Tuhan asalkan lu bener2 niat buat berubah dengan izin-Nya gw yakin mungkin bisa.jauhin tu yg namanya berfantasi2 gitu tu akan membuat lu semakin tambah parah..gw tau mungkin susah bgt,gw jg selalu gagal ampe skrg..tapi jgn berputus asa..jauhin pandangan dari laki-laki yg membuat lu nafsu pa lagi buka situs2 gay..
semangat sob qta temen seperjuangan..
klo mo share lg ksni aja aam135@yahoo.com
Kemauan keras itulah kunci kesembuhan.
analogikan: seseorang koruptor. Dia pny kcndurungan utk serakah, kcndrungan itu dwujudkan maka jdilah ia koruptor, tp apabila ia justru mengekang dan melawannya maka dia bukanlah koruptr.
jgn prnh wjudkan kcndrungan!itulah pilihan.
kcndrungan blm jd dosa, selama anda tdk mewujudkannya dlm hati, pikiran,dan perilaku.
mau ngomentarin juga:
1. masalah kromosom:
ditemukan oleh Dean Hamer,dia ingin menemukan Xq28 yg diturunkan oleh ibu&diklaim sbg gay gene,tp stlah 6th dia mrs gagal! Dan mengakui bhwa gen bukan satu2nya faktor.
2. Masalah struktur otak:
simon Le Vay sndiri mengakui mlakukan pnlitian tersbut bukan maksud utk membuktikan struktur otak mnybabkan homoseksualitas. Karena Dr. Mark breedlove berasumsi bhw pnglaman sksual dpt mengubah struktur otak.bukan penyebab melainkan disebabkan.
mnrt opini saya, perpaduan antar faktor biologis dan lingkungan. Klopun ada biologis tdk akan jd masalah kl gk ada pngruh luar yg kuat.
silahkan maen2 k blog saya.
atau ke narth.org
butuh support group:
milis: hijrah_euy
anda bs brubah.
Pengen lebih banyak info ttg homoseksual dan cara penanggulanggannya terhadap seseorang yg sudah terjerumus dlm hubungan homoseksual.
gilakj
selain keinginan yang kuat apalagi ya/ hal yang bisa menghilangkan atau melupakan homosex atau gay?please bri aq masukan karena aq benar pngn klwr dr nafsu yang sangat menji2kkan ini.oya perlu diketahui aq blm samp ML ataupun yg laen cuma sekedar ngebayangin aja.
Gay. . .ya ya ya memang i2 dunia yg sa’at ini bersemayam dalam hidupku. .aku terbayang bayangi masa kecilku .entah ap? yg t’rjadi d’ngan pazti . . .tp ini realita pada sa’at aku masih anak2, kami layakna anak2 s’wajarna suka maen juga berantem. . .tp kenapa sa’at i2 kami sudah mengenal sex, tp entah sex apa? Tp juga enth cp yg mengenalkanx pd kami? Dan semuanxa terjadi. . .i2 berlanjut cmpai sa’at ini ,sa’at usiaku berumur 17thn masa2 puburtas. .tp aneh aku malah makin melebarkan sayapku un2k l’bih tao dunia menyimpang layakna jurnalis yg haus kabar berita. aku sering membuka situs2 gay,jg m’ncari info dr media cetak/massa.yg jelaz aku b’lum p’rnah ng’sex s’jenis tp perasa’anku di anatara 2 pilihan.mencintai pria or wanita.yg ku inginkan adalah solusi tepat s’belum telat.