Daftar Lupa kata kunci?
Thursday, August 21, 2014 10:12

Beri Rating:

Sebarkan:

  • Lintas Berita Digg Facebook Lintas Berita

Homoseksual, tinjauan dari perspektif ilmiah

Ditulis oleh Deti Riyanti pada 13-11-2007

Pastilah semua orang, baik laki-laki maupun wanita pernah suatu waktu mengagumi atau menyukai seseorang yang satu gender dengannya, semisal seorang wanita mengagumi wanita lain yang cantik dan seksi atau seorang laki-laki yang suka melihat laki-laki lain yang berotot dan “body perfect”. Dan percayakah anda bahwa dengan berpikiran seperti itu anda berpotensi untuk menjadi seorang homoseksual ?

Tetapi jangan dahulu menjustifikasi yang macam-macam. Berdasarkan informasi ilmiah harus diakui bahwa sesunguhnya setiap individu mempunyai potensi untuk menjadi seorang homoseksual. Namun kecenderungan ini mempunyai tingkatan yang berbeda. Dan karena kecenderungannya sangat kecil sehingga kita tidak merasakannya. Tetapi jika kecenderungan itu bisa mengakibatkan anda setelah mengagumi lalu tertarik dan terangsang terhadap sesama jenis, maka anda dapat dikatakan sebagai homoseksual.

Definisi homoseksual sendiri adalah kelainan terhadap orientasi seksual yang ditandai dengan timbulnya rasa suka terhadap orang lain yang mempunyai kelamin sejenis atau identitas gender yang sama. Istilah yang sudah umum dikenal masyarakat untuk orang yang termasuk homoseksual adalah gay (untuk lelaki) dan lesbian (untuk wanita).

Berikut adalah tingkatan orientasi seksual berdasarkan skala Kinsey :

Orientasi Seksual KeteranganKeterangan
Heteroseksual eksklusif-
Heteroseksual predominanHomoseksualnya cuma kadang-kadang
Heteroseksual predominanHomoseksualnya lebih jarang-jarang
Heteroseksual dan homoseksualSeimbang (biseksual)
Homoseksual predominanHeteroseksualnya lebih dari kadang-kadang
Homoseksual predominanHeteroseksualnya cuma kadang-kadang
Homoseksual eksklusif-

Berdasarkan kajian ilmiah, beberapa faktor penyebab orang menjadi homoseksual dapat dilihat dari :

Susunan Kromosom

Perbedaan homoseksual dan heteroseksual dapat dilihat dari susunan kromosomnya yang berbeda. Seorang wanita akan mendapatkan satu kromosom x dari ibu dan satu kromosom x dari ayah. Sedangkan pada pria mendapatkan satu kromosom x dari ibu dan satu kromosom y dari ayah. Kromosom y adalah penentu seks pria.

Jika terdapat kromosom y, sebanyak apapun kromosom x, dia tetap berkelamin pria. Seperti yang terjadi pada pria penderita sindrom Klinefelter yang memiliki tiga kromosom seks yaitu xxy. Dan hal ini dapat terjadi pada 1 diantara 700 kelahiran bayi. Misalnya pada pria yang mempunyai kromosom 48xxy. Orang tersebut tetap berjenis kelamin pria, namun pada pria tersebut mengalami kelainan pada alat kelaminnya.

Ketidakseimbangan Hormon

Seorang pria memiliki hormon testoteron, tetapi juga mempunyai hormon yang dimiliki oleh wanita yaitu estrogen dan progesteron. Namun kadar hormon wanita ini sangat sedikit. Tetapi bila seorang pria mempunyai kadar hormon esterogen dan progesteron yang cukup tinggi pada tubuhnya, maka hal inilah yang menyebabkan perkembangan seksual seorang pria mendekati karakteristik wanita.

Struktur Otak

Struktur otak pada straight females dan straight males serta gay females dan gay males terdapat perbedaan. Otak bagian kiri dan kanan dari straight males sangat jelas terpisah dengan membran yang cukup tebal dan tegas. Straight females, otak antara bagian kiri dan kanan tidak begitu tegas dan tebal. Dan pada gay males, struktur otaknya sama dengan straight females, serta pada gay females struktur otaknya sama dengan straight males, dan gay females ini biasa disebut lesbian.

Kelainan susunan syaraf

Berdasarkan hasil penelitian terakhir, diketahui bahwa kelainan susunan syaraf otak dapat mempengaruhi prilaku seks heteroseksual maupun homoseksual. Kelainan susunan syaraf otak ini disebabkan oleh radang atau patah tulang dasar tengkorak.

Faktor lain

Faktor lain yang dapat menyebabkan orang menjadi homoseksual, sebagaimana diungkapkan oleh Prof. DR. Wimpie Pangkahila (Pakar Andrologi dan Seksologi) selain faktor biologis (kelainan otak dan genetik), adalah faktor psikodinamik, yaitu adanya ganguan perkembangan psikseksual pada masa anak-anak, faktor sosiokultural, yaitu adanya adat-istiadat yang memberlakukan hubungan homoseksual dengan alasan yang tidak benar, dan terakhir adalah faktor lingkungan, dimana memungkinkan dan mendorong hubungan para pelaku homoseksual menjadi erat.

Dari keempat faktor tersebut, penderita homoseksual yang disebabkan oleh faktor biologis dan psikodinamik memungkinkan untuk tidak dapat disembuhkan menjadi heteroseksual. Namun jika seseorang menjadi homoseksual karena faktor sosiokultural dan lingkungan, maka dapat disembuhkan menjadi heteroseksual, asalkan orang tersebut mempunyai tekad dan keinginan kuat untuk menjauhi lingkungan tersebut.

Penutup

Secara signifikan keberadaan kaum homoseksual di dunia ini patut diperhitungkan. Di suatu survei di Amerika Serikat pada saat dilangsungkan pemilu 2004, diketahui bahwa 4% dari seluruh pemilih pria menyatakan bahwa dirinya adalah seorang gay. Di Kanada, berdasarkan statistik Kanada menyatakan bahwa diantara warga Kanada yang berumur 18 sampai 59 tahun, terdapat 1% homoseksual dan 0.7% biseksual. Sedangkan di Indonesia, data statistik menyatakan bahwa 8 sampai 10 juta populasi pria Indonesia pada suatu waktu pernah terlibat pengalaman homoseksual.

Sebagaimana manusia lainnya, para homoseksual ini memiliki rasa yang sama dengan manusia normal lainnya. Rasa cemburu pun dimiliki oleh kaum ini, bahkan rasa cemburu yang berlebihan bisa timbul jika mengetahui kekasihnya berselingkuh dengan orang lain. Dan karena rasa cemburu yang dimilikinya terlalu besar, ada yang sampai tega membunuh pasangannya dan kejadian ini biasa dialami oleh seorang gay. Dan satu yang perlu diingat menjadi homoseksual adalah suatu PILIHAN bukanlah suatu TAKDIR. Kecenderungan besar manusia untuk kembali ke kehidupan normal adalah kekuatan terpenting untuk sembuh dan keluar dari jurang tersebut.

Dan kaum homoseksual dari dulu sampai masa yang akan datang akan selalu ada, berkeliaran disekitar kita, terlihat jelas atau kasat mata, dan kita pun berpotensi menjadi bagian dari mereka, tinggal bagaimana kita menyikapinya dan memilih tetap menjadi “normal” atau menyerah pada potensi tersebut. (dari pelbagai sumber).

Kata Pencarian Artikel ini:

kecendrungan untuk tertarik kepada orang lain yang berkelamin sama, orang yang homo memiliki kelainan biologis, penyebab kelainan homoseksual karena gen dalam tubuh, perbedaan kromosom homoseksual
Artikel ini termasuk kategori: Biokimia dan memiliki 50 Komentar sejauh ini .
Resep Makanan

Anda dapat mengirimkan komentar , atau taut balik dari situs pribadi .

50 Komentar untuk “Homoseksual, tinjauan dari perspektif ilmiah”

  • Difta says:

    aku juga bingung kenapa aku bisa suka laki-laki. kadang2 aku merasa berdosa dan bersalah. apakah aku musuh agama??? sebenarnya apakah homoseksual itu kelainan dan bersifat genetik??? bingung,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
    aku takut ada anggota keluargaku yg homo selain aku…

    • reka says:

      ya kamu harus berusaha seperti yg d tuliskan bang admin tadi !!! saya mendukung perjuanganmu untuk tidak terjerumus kejurang yg lebih dalam…

  • [...] chem-is-try mengutip pernyataan Prof. Dr. Wimpie Pangkahila (Pakar Andrologi dan Seksologi) yang mengatakan [...]

  • Ethan Riddle says:

    utk kaum homoseksual:

    Aq suka panas hati mendengar judge org2 mengenai homoseksualitas. pdhl, apakah mrk tdk tau kl dlm diri seorang homo pastilah tersiksa batin? y iyalah, aku gak bs bayangkan kl aq yg mendapati diriku secara pengahayatan seksual suka dengan kaum sejenisku. rasanya gak bakalan enak banget!! merasa terkucilkan, malu, berdosa, n takut dgn cemoohan orang2 mengenai aku dan keluargaku. rasa sakitnya itu pasti nyesak banget. lagian y, mereka jadi homo itu bukan karena kemauan mereka sendiri (bedakan dgn pilihan y, tp di dalam tubuh mereka itu memang “terbentuk” demikian, seperti yg udah dijelasin di website ini.
    itulah sebabnya aku gk pernah berani ngomong mcm2 kl dengar ad org yg gay atau lesbi. aku malah kasihan dgn keadaan org2 yg seperti itu.
    hanya saja, jujur saja, aku mengakui kalau dlm hatiku jg ad sebersit kekesalan jika melihat para kaum homo tdk berusaha utk merubah diri. sebelum melanjutkan, aku menegaskan komentar kali ini HANYA utk mereka yg menjadi homo akibat faktor eksternal.
    homoseksual sebenarnya memiliki kesempatan dan possibility keluar dari jeratan homoseksual, tp mereka memilih utk tetap menjalani kehidupan yg – maaf – tdk bs dibenarkan ini. bagaimanapun jg, kaum hawa tercipta utk adam dan kaum adam ada utk hawa. ini sudah mutlak diciptakan oleh Sang Penguasa. para homoseks seharusnya sadar akan kesalahan posisi mereka yg berada di wrong line ini. adalah sebuah kebodohan yg menyedihkan apabila mereka justru menyerah dan menganggap diri mereka tidak dpt tertolong lg. utk itu, para kaum homo, aku ngasi pesan kl kalian ini sebenarnya bisa menjadi sama dgn org2 biasa (baca: heteroseksual).kalian hny perlu berusaha, tdk peduli sesakit dan sekeras apa pun itu, ingat kl yg namanya proses itu tdk gampang. tdk usah juga kalian menjadi down dgn celaan org2 mengenai kalian tanpa mengetahui tekanan batin kalian. ingat saja kalau di luar sana, ad org2 yg sebenarnya bersimpati dgn keadaan kalian, salah satunya yg membuat posting ini. so, ayo.. let’s do the fight!

    • me says:

      Ethan riddel :
      salut untuk yg mengerti keadaan “homoseksual” ini. Coba yg di survey sekrg apakah kaum homo ingin menjadi homo????
      aq sih yakin ga akan ada yg mw.. melihat kejadian dari dulu sampai sekarang, berbeda dari yang lain itu bagai mendapat penyakit menular, dijauhi & diasingkan..

      setuju sekali dng pernyataan “harusnya sadar akan kesalahan posisi mereka yg berada di wrong line ini. adalah sebuah kebodohan yg menyedihkan apabila mereka justru menyerah dan menganggap diri mereka tidak dpt tertolong”…

      tapi solusi konkrit nya blm ada??mereka (homoseksual) bingung hrs bagaimana ..

      kesimpulanya skrg harus mengindahkan yg berbeda tetapi dengan dukungan & bantuan…

      untuk (homoseksual) harus mencoba bersabar dan bertahan. Insyaallah Allah selalu didekat kita walaupun kita adalah “homo”.. dengan kata lain karena kita dkt kita juga hrs ingat dengan aturan Allah…

      semangat bwt semuanya……..

  • dubh says:

    hufff… sdih qw. wlau qw msih normal tpi qw mencintai sesorank homo yg dirinya bnyak d benci oleh semua tmen2 qw. sdih.. pdahal dy ga sbegitu buruknya. tpi, dy sbenarnya biseksual ko. qw jga… qw ska sma temanku yg perempuan. tpi qw mencintai jga pria qw. walau.. qw tau pasti dy sakit bgt htinya waktu di caci ma yg lain. tpi mnisnya dia msih aj senyum. mereka jijik dan mereka mencaci dgn semaunya. sejujurnya hati para homosex itu sakit. batinnyapun ikut menolak sluruh keburukannya itu. akupun merasakan itu..

  • khanty says:


    tdk ada 1 orang pun didunia ini yang menginginkan dirinya mnjd celaan orang” disekitarnya.bnyak orang yg mencela kaum homo tp mereka tdk memberikan bantuan yang berarti,,,sama seperti halnya dengan manusia lainnya mereka juga ingin dihormati,disayangi dan dikasihi.Adakah yang ingin membantu mereka untuk keluar dari garis kesalahan yang sangat dimurkai ALLAH ini.Bnyak diantara kita memilih untuk menghindari mereka, dibandingkan mencari cara untuk membantu mereka.
    hanya mereka sendirilah (pelaku homo) yang HARUS BERTEKAD untuk bisa BERUBAH,,,
    YAKINlah ALLAH, MAHA Penerima Taubat Hambanya…

  • verico says:

    berdosa tidaknya seseorang itu tuhan yang tahu..sembuh atau tidak sembuhnya seseorang itu tergantung orangnya…
    nyaman atau tidak seseorang itu tergantung dirinya
    jadi intinya disini apakah kita nyaman dengan mencoba melawan perasaan yang sebenarnya ..????

  • Mr X says:

    Tidak ada seorang manusia pun yang mengiginkan dirinya menjadi homo. Namun kenyataannya tidak demikian banyak pria menjadi homo apakah disebabkan oleh gen, psikologis atau lainnya dalam hal ini mungkin pakar lebih tahu. Batin mereka tentu sangat tersiksa dengan hal ini. Bagaimana tidak terlahir sebagai seorang pria yang seharusnya memiliki pasangan wanita, ini juga jelas dalam hukum agama dimana setiap makhluk diciptakan berpasang-pasangan tapi perasaan mereka justru tertarik kepada sesama jenis. Bisakah mereka menikah, mempunyai keturunan dengan sesama jenisnya itu? tentu tidak ! ini sangat bertentangan dengan hukum adat maupun agama. Lantas bagaimana perjalanan hidup mereka? sekali lagi ini memang hal yang paling sulit dan menyakitkan. Namun apaun yang terjadi kita tidak boleh lari dari kenyataan. kita mesti berusaha sekuat-kuatnya untuk menjadi diri pribadi yang normal. Teruslah menjalani hidup seperti pria pada biasanya mencintai seorang wanita , menjaga hubungan mereka hingga ke pernikahan nanti. Tidak perlu merasa takut minder, malu dsb. ingat Allah bersama orang-orang yang bertaqwa maka bertaqwalah kita dengan menjalankan semua perintahNYA dan menjauhi semua laranganNYA. Inilah mungkin cara yang paling ampuh melawan homoseksual.

  • blood says:

    wow.. Saya senang bgt membaca komentar2 diatas. G sangka banyak yg peduli. Sayapun berpikiran sama. Tapi, apakah kawan2 sekalian tahu, di luar sana para gay maupun lesbi sudah kehilangan asa untuk berubah. Mereka menganggap yg mereka alami suatu takdir yg sulit diubah. Yah..harapan saya ada diantara mereka yg membaca ini. Insya Allah, mereka selalu diberikan ketabahan dalam menjalani pilihan ini. Amin.

  • alage says:

    trimakasih semuanya,,,,
    sya akan berusaha bertaubat kpda allah,,,,
    dan sya akan berusaha sekuatttttttttttttttttttttttttttttttttttt tenaga saya dengan berusaha mencintai perempuan,,,, dan meminta kpada allah agr diluruskannnnnnnnnnnnn,,,
    HAMBA MOHON YA ALLAHHHH, TOLONGLAHHHHH…

    • mozer says:

      tetep berjuang brad,semua bersumber dari keyakinan dan kebulatan tekad kita,masa sih Allah ga mau ngebantu hambanya untuk menuju jalan yg benar,saran dari gw klo rasa aneh itu dateng,tadarus Alqur’an ato ga sholat sunah sambil memohon terus kepada Allah,,

  • mozer says:

    bener” artikel yang sangat bagus,smakin memantapkan saya atas dilema yang slama ini membebani pikiran saya,.
    Sedikit berbagi pngalaman,saya sebenernya sudah menyadari ada sesuatu yang lain dari diri saya sejak masa kanak”,masa kecil dulu saya memang terlihat dominan memiliki kelainan sperti ini,dan olok”an teman2 mengiringi tumbuh kembang saya,beranjak dewasa masih terlihat kelainan ini dan sy sangat malu akan itu,sekuat tenaga sy mencoba untuk bersikap wajar selayaknya remaja normal lainnya,tapi kadang masih aja ada yg krang berkenan di mata orang” sekitar,,,
    Alkhamdulillah meskipun memiliki kelainan saya masih dibimbing Allah di jalan yang benar,meski kelainan itu mash menghinggapiku tapi sy slalu berusaha mencoba melawannya,sehingga sampai sekarang saya tidak pernah menjalin hubungan dgn sesama jenis meskipun sy punya kelainan orientasi seksual,sakit memang menahan gejolak itu,rasanya seperti cinta bertepuk sebelah tangan yg cm bsa terpendam di dalam hati dan gak akan pernah dingkapkan,,
    saat perasaan aneh itu datang,yang saya bisa lakukan cuma mendekatkan diri kepada Allah,memohon agar diberi kemudahan untuk memusnahkan kelainan ini dari kehidupanku,perlu perjuangan yg panjang memang,dan itu gak mudah,sekuat tenaga saya akan melawannya,hingga saya kelak bisa ‘pure” tertarik hanya dengan wanita,,harapan saya/do’a saya kepada Allah,semoga semua keturunan saya kelak dijauhkan dari kelainan seperti sy ini,saat punya anak nanti pun saya akan benar” memperhatikan pertumbuhan ank” saya agar bisa tumbuh secara wajar dan normal,amin

  • enggar says:

    homo_adl suatu tingkah laki’yg menyimpang dr kodratnya,
    lau mnurt q homo adl pnyik batin, ,
    sesungguhnya homo dpt di atasi dg bnyk mendekatkan diri kpd ALLOH SWT sehingga ada kamuan u/ sadar, , ,
    dan mmilih lingkngan yg sadar, , ,
    dg arti tdk mmilih lingkungan yang bnyk di dominasi dg perempuan maupun lki”, , ,
    krn itu dpt mmicu rasa homo ktx, , ,

  • gany says:

    salut sama semua temen disini…
    gw lelaki berumur 19 tahun yang mulai berpacaran dengan pria sejak umur 17 tahun…

    dan belakangan ini gw ngerasa kalo gw mulai memiliki rasa sayang dan bahkan nafsu kepada wanita…

    namun gw terlalu enjoy dengan hidup gw yang sekarang,…
    gw selalu berusaha keras untuk merubah diri gw… sampai sekarang..

    jujur gw memilih enjadi gay karena waktu itu gw ngerasa butuh sex dan uang… dan hal yang mungkin gw lakukan untuk mendapatkan keduanya secara cepat adalah dengan menjadi gay… menjual diri gw… mendapatkan sex,,,serta uang…

    dan ternyata,, gw salah karena telah memilih jalan itu… sekarang malah gw punya pacar dan dah ampir 2 tahun…

    i want to change… but i need a GURU…

    • reka says:

      siiip…. jangan putus asa !
      kuncinya cukup 2 yang,
      pertama: terus berdzikir dan dekatkan diri kepada Allah SWT
      kedua: terus berusaha hindari pandangan terhadap seorang. yg sejenis jika perasaan itu muncul segera menjauh/ istighfar.

  • Hambaallah says:

    Nih jawaban yang tokcer.
    Saya muslim homo dan pernah menikah lalu cerai karena gak bisa muasin isteri. Waktu masih berumah tangga saya puasa, tahajud minta kepada allah. Pas bulan puasa saya shalat malam dan berdoa kepada allah minta agar bisa tertarik pada wanita. Memang doa saya di ijabah allah tapi saya disuruh membaca di buku nikah itu ada ayat suci allah.
    yang artinya mungkin saja kamu tidak suka sesuatu yang terjadi pada dirimu namun kalau kamu tahu dibalik yang kamu tidak suka itu allah jadikan banyak kebaikan didalamnya. Kalau agan kurang jelas baca aja di buku nikah itu pasti ada ayat itu.

  • dororothy says:

    hmm…saya punya pertanyaan…tolong dijawab bagi yang tahu…yang menjadi perhatian saya adalah kalimat berikut ini.

    “faktor psikodinamik, yaitu adanya ganguan perkembangan psikseksual pada masa anak-anak.”

    apa maksud dari kalimat tersebut? apakah ini adalah faktor bawaan secara biologis atau pembentukan karakter dari lingkungan..

    ini agak membingungkan soalnya..maaf jika saya kurang mengerti..

    soalnya saya pribadi membuat kesimpulan berdasarkan observasi di lapangan, kebanyakan anak lelaki yang dibesarkan dengan mendapat perlakuan kasar atau penghinaan dari lingkungan sekitar, semisal dikatai banci atau sejenisnya itu berpotensi untuk menjadi homoseksual, baik menjadi transgender (banci) atau gay (suka sejenis atau biseks tanpa menyerupai wanita).

    oleh karena itu, penting untuk kita semua menanamkan rasa saling menghargai dan melindungi anak2 kita atau kerabat yang mendapat perlakuan seperti itu..

    karna mereka terbentuk menjadi seperti itu juga bisa jadi adalah kesalahan dari lingkungan kita.

  • Alvin says:

    tapi rasanya seperti berperang, sy harus melawan ini semua krn sy gk mau dijauhi keluarga, sy takut dibilang murtad, sy takut dijauhi temen, mungkin kalian yg normal mudah bacot semau kalian, tanpa ada tindakan dgn niat untuk membantu, klw cuma niat doank tanpa tindakan sama aja omong kosong, yah memang itu resiko qt sebagai kaum homo, yg hrs berjuang melawn perih bathinnya, bkn setaun dua taun, tpi sepanjang hidupnya hrs melawan itu semua,harapan sy, tolong bimbinglah kami dengan cinta, bukan dgn cercaan, ubahlah sudut pandang kalian,

  • erick says:

    aku merasa diri ku ini hina
    aku orang yg menjijikan di hadapan Tuhan
    Namun inilah yg terjadi padaku
    aku tak mampu mrubah diriku menjadi orang baik dan suci
    dan aku menjalani hidup penuh dengan kepura pura’an
    kepalsuan topeng hidupku dengan mencintai seseorang yg mereka anggap makhluk terindah,yaitu wanita (bagi yang normal)

    salam kenal aku erik (19thun)

  • Husin a fatal frame says:

    Q salut am klian
    Hebat hehehe
    Wkwkwk

  • dt says:

    boleh ga aku minta ini sumbernya dari mana yaa ??: 

    “Secara signifikan keberadaan kaum homoseksual di dunia ini patut diperhitungkan. Di suatu survei di Amerika Serikat pada saat dilangsungkan pemilu 2004, diketahui bahwa 4% dari seluruh pemilih pria menyatakan bahwa dirinya adalah seorang gay. Di Kanada, berdasarkan statistik Kanada menyatakan bahwa diantara warga Kanada yang berumur 18 sampai 59 tahun, terdapat 1% homoseksual dan 0.7% biseksual. Sedangkan di Indonesia, data statistik menyatakan bahwa 8 sampai 10 juta populasi pria Indonesia pada suatu waktu pernah terlibat pengalaman homoseksual.”

    aku gunain artikel ini sbgai salah 1 referensi tugas akhir :) makasih

Beri Komentar

Anda Member Chem-is-try.org? Silahkan login disini
Belum menjadi member? Beri komentar disini:

(wajib)

(wajib) (tidak dipublikasi)





Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>