Daftar Lupa kata kunci?
Saturday, April 29, 2017 1:43

Beri Rating:

Sebarkan:

  • Lintas Berita Digg Facebook Lintas Berita

Teori yang mengungkapkan rahasia lukisan yang bersejarah

Ditulis oleh Awan Ukaya pada 21-02-2012

Para ilmuwan di Italia menggunakan kalkulasi teoritis guna mengungkap sejarah celupan yang digunakan dalam lukisan. Hal ini dapat membantu restorasi dan pelestarian karya seni kuno.

Pigmen alamiah telah digunakan sepanjang sejarah dalam lukisan dan tekstil sebagaimana mereka menghasilkan serangkaian yang luas dan  kaya akan warna. Salah satu pigmen yang pernah tercatat, disebut weld, diekstraksi dari tumbuhan Reseda Luteola dan menghasilkan kaya akan warna kuning saat ditambahakan ke garam aluminium, wyang membuatnya lebih atraktif bagi seniman zaman medieval bagi pembuatan lukisan kuda – kuda dan manuskrip. Akan tetapi, cahaya matahari membuat persenyawaan ini terdegradasi dengan mengubah warna asli dan strukturnya, sama halnya dengan membuatnya sangat sulit untuk di pelajari secara eksperimental. Sekarang Simona Fantacci pada CNR Institute of Molecular Science and Technology di Perugia, menggunakan kimiawi teoritis guna memecahkan permasalhan ini.

Fantacci dan timnya mengkalkulasikan penyerapan optikal dari dua komponen celupan utama dari weld, yaitu luteolin dan apigenin hydroxyflavonoids, dan menggabungkan dengan komplekses aluminium pada konformasi yang berbeda. Membandingkan mereka dengan spectra eksperimental memungkinkan mereka untuk menghubungkan struktur pigmen tersebut dengan warna yang ditunjukkan dan menghilangkan sinar pada perubahan yang mungkin muncul pada warna karya seni selama berabad – abad. Dengan menggunakan computer untuk menyelidiki karya seni bersejarah merupakan ide baru yang relatif, ‘dengan meningkatnya tenaga computer, investigasi komputasional karya seni sekarang telah bisa dilakukan,’ kata Fantacci.

Memelajari konformasi dari dua agen celupan dari weld dapat membuka kunci perubahan warna pada karya seni

Robert Schoonheydt adalah seorang ahli pada kalkulasi teoritis dari Catholic University of Leuven, Belgia, sangat tertarik dengan aplikasi kimiawi komputasional yang tidak biasa ini, ‘identifikasi persenyawaan yang mengatur warna dari suatu karya tidaklah sepele. Pekerjaan ini secara menyakinkan menunjukkan bahwa kimiawi teoritis dapat membantu permasalhan ini,’ katnaya.

Fantacci dan para koleganya sekarang merencanakan untuk mempergunakan metode teoritis mereka guna menyelidiki efek dari beberapa factor seperti cahaya matahari dan polutan di sekitar lingkungan pada degradasi celupan dan pigmen.

Hilary Burch

Artikel ini termasuk kategori: Berita dan memiliki 1 Komentar sejauh ini .
Resep Makanan

Anda dapat mengirimkan komentar , atau taut balik dari situs pribadi .

1 Komentar untuk “Teori yang mengungkapkan rahasia lukisan yang bersejarah”

Beri Komentar

Anda Member Chem-is-try.org? Silahkan login disini
Belum menjadi member? Beri komentar disini:

(wajib)

(wajib) (tidak dipublikasi)





Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>