Daftar Lupa kata kunci?
Thursday, April 27, 2017 15:04

Beri Rating:

Sebarkan:

  • Lintas Berita Digg Facebook Lintas Berita

Target antikanker arsenik terungkap

Ditulis oleh Awan Ukaya pada 10-11-2010

Para peneliti dari Cina dan Perancis mempercayai bahwa mereka telah mengungkap mekanisme molekular dengan apa arsenik trioksida membunuh sel kanker tertentu. Arsenik merupakan metalloid yang sangat beracun dan telah digunakan pada pengobatan ala Cina selama berabad – abad guna menyembuhkan beberapa penyakit seperti psoriasis dan syphilis. Baru – baru saja zat ini telah menunjukkan keefektifannya melawan acute promyelocytic leukaemia (APL), suatu kanker darah.

Arsenik trioksida telah digunakan dalam medis selama berabad – abad, namun sekarang tinggal misteri tentang bagaimana zat ini dapat membunuh kanker yang sedang dipecahkan

Akan tetapi, peranan dimana arsenik berperan dalam rangkaian reaksi yang mengarahkan pada kematian sel kanker belumlah sangat jelas. Sekarang ini, Xiao-Wei Zhang, dari Shanghai Institute of Hematology, dan para koleganya percaya bahwa mereka telah menunjukkan de3ngan seksama target kunci dari persenyawaan arsenik, meski mekanisme yang detail dari aksi ini harus dikembangkan lagi.

Hal ini telah diketahui sekian lama bahwa dalam mutasi genetis APL yang dihasilkan pada produksi yang kasar dari ‘fusi protein’ yang dinamakan PML-RARyang sangat vital terhadap kelangsungan hidup sel kanker itu. Arsenik trioksida memicu protein selular yang dinamakan SUMO untuk ‘membubuhi’ fusi protein, yang diperuntukkan untuk penghancuran. Penghancuran protein mengarahkan pada kematian sel kanker, namun hingga sekarang, bagaimana As2O3 mendapatkannya masih tetap menjadi misteri.

Penelitian baru telah menunjukkan bahwa saat As2O3 ditambahkan pada ekstrak sel yang berisi fusi protein, protein menjadi tidak dapat terlarut dan bahwa arsenic dikaitkan dengan fraksi yang tidak dapat dilarutkan. Kemudian tim ini mengisolasi daerah tertentu dari PML protein yang disebut zinc finger dan menunjukkan bahwa arsenic mengikat pada daerah tersebut, yang banyak terdapat pada residu cysteine. Para peneliti mengatakan bahwa pengikatan arsenic ke daerah tersebut menyebabkan beberapa molekul protein bergabung bersama – sama sebagai suatu oligomer melalui hubungan silang dan perubahan konformasional. Protein yang tergantikan lalu diikat oleh SUMO, yang menghasilkan pada subsekwen degradasi agregate protein. Anggota tim yaitu Xiao-Jing Yan percaya bahwa dengan mengetahui protein target dari arsenic dapat memungkinkan penyembuhan yang baik yang akan didesain dengan obat lainnya yang juga mengarah pada protein yang sama.

‘Pengamatan yang menarik ini menyarankan bahwa arsenic mungkin bertindak secara langsung pada fusi protein PML-RAR guna meningkatkan modifikasi SUMO nya dan selanjutnya menyediakan pemicu untuk penghancurannya,’ kata Ron Hay dari University of Dundee di Inggris, yang telah memelajari peranan SUMO pada arsenic yang menyebabkan degradasi PML.

‘Bagaimanapun mekanisme akurat yang memungkinkan arsenic menggantikan zinc telah mengikat pada PML dan bagaimana hal ini membawa suatu kenaikan modifikasi SUMO masih tetap harus ditentukan,’ lanjut Hay. ‘Sangat jelas bahwa hal ini adalah topik yang hangat bagi penelitian di masa mendatang dan mungkin saja mengungkapkan bagaimana  arsenic, yang mengikat pada banyak protein, memiliki aktifitas spesifik yang sungguh luar biasa pada PML-RAR.’

Simon Hadlington

References

X-W Zhang et al., Science, 2010, 328, 240, DOI: 10.1126/science.1183424

Artikel ini termasuk kategori: Berita dan memiliki 0 Komentar sejauh ini .
Resep Makanan

Anda dapat mengirimkan komentar , atau taut balik dari situs pribadi .

Beri Komentar

Anda Member Chem-is-try.org? Silahkan login disini
Belum menjadi member? Beri komentar disini:

(wajib)

(wajib) (tidak dipublikasi)





Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>