Daftar Lupa kata kunci?
Saturday, April 29, 2017 1:43

Beri Rating:

Sebarkan:

  • Lintas Berita Digg Facebook Lintas Berita

Tambahan yang Bertentangan dengan Butiran

Ditulis oleh Awan Ukaya pada 09-01-2010

JALUR BARU Aldehyda dengan terlindungi hydroxyls yang sangat besar biasanya mematuhi model Felkin-Anh (atas). Metode baru Stanton memberikan keluaran yang terbalik (bawah).

Dengan bantuan reagen zat sengBottom of Form

, para ahli kimia telah menemukan jalan keluar pada aturan yang mengatur penambahan terhadapa pilinan persenyawaan karbonil, suatu reaksi fundamental pada sintesis organis. Pekerjaan ini, yang dipresentasikan pada tanggal 24 Maret dalam pertemuan nasional ACS di San Francisco, dapat mengarahkan pada sintesis farmasi yang lebih efisien.

Dalampersenyawaan yang mana kelompok karbonil – nya dekat dengan stereo-inti hydroxyl yang memiliki group pelindung, model yang menghemat waktu memprediksi bahwa tingkat pilinan dari stereo-inti baru ini yang timbul setelah penambahan suatu nucleophile karbon pada karbonil, mengubahnya pada hydroxyl kedua. Jika kelompok pelindungnya kecil, Model cram chelation memprediksikan bahwa produk tersebut akan menjadi syn-diol (kedua hydroxyls pada sisi yang sama). Kelompok pelindung yang sangat besar, sebaliknya, merintangi pemilinan, yang mengarahkan pada anti-diol (hydroxyls pada sisi yang berlawanan) per model Felkin-Anh.

Dengan menggunakan model prediktif ini akan memiliki kemunduran—para ahli kimia kadang – kadang memilih kelompok pelindung yang sesuai dengan reaksi penambahan karbonil bnamun tidak begitu optimal bagi keseluruhan energi mereka, kata ahli kimia yaitu Patrick Walsh dari University of Pennsylvania.

Kebanyakan strategi pekerjaan yang ada menggunakan sejumlah besar aditif pilinan atau memiliki hasil yang kurang. Walsh, lulusan dari Gretchen R. Stanton, dan mahasiswa Corinne N. Johnson sekarang ini telah mengembangkan suatu pendekatan alternative dengan  dua reagen zat seng achiral— dialkyl zinc nucleophile dan alkylzinc halide Lewis acid (J. Am. Chem. Soc., DOI: 10.1021/ja910717p).

Selama symposium pada Division of Organic Chemistry, Stanton menjelaskan bagaimana metode ini merintangi aturan dengan menghasilkan produk syn-diol yang tidak disangka – sangka dalam penambahan reaksi persenyawaan aldehyde dengan kelompok pelindung silicon yang sangat besar. Studi NMR dari tim ini menjelaskan bahwa alkylzinc Lewis acid memilin kedua karbonil dan hydroxyl oksigen pada aldehyde. Saat ini, tim tersebut mengeksplorasi reaktifitas tersebut dengan persenyawaan karbonil berbeda.

Model Cram chelation dan Felkin-Anh diantara konsep pertama yang diperkenalkan pada lulusan mahasiswa ilmu kimia organis, kata Stanton pada C&EN. “Supaya dapat bekerja pada sesuatu hal yang dapat mempengaruhi apa yang ada dalam buku ajar sangatlah menarik,” katanya.

Persenyawaan organozinc telah tersedia dan sangat hati – hati pada kelompok fungsional komplek, sehingga strategi ini sangatlah kompatibel dengan sintesis produk alamiah, kata ahli kimia organis yaitu Oliver Reiser dari University of Regensburg, di Jerman.

“Dengan menempatkan kelompok silyl diberbagai tempat sebagai kelompok pelindung pada sintesis komplek molekul, pengamatan tersebut akan menambah secara signifikan tempat peralatan ilmu kimia organis,” tambah Richmond Sarpong dari University of California, Berkeley.

“Saya dapat memprediksikan bahwa penambahan reaksi ini akan memperoleh sejumlah banyak aplikasi dalam sintesis molekul organis komplek dan produk alamiah,” tambah ahli kimia organometallic yaitu Paul Knochel dari University of Munich, di Jerman.

Artikel ini termasuk kategori: Berita dan memiliki 0 Komentar sejauh ini .
Resep Makanan

Anda dapat mengirimkan komentar , atau taut balik dari situs pribadi .

Beri Komentar

Anda Member Chem-is-try.org? Silahkan login disini
Belum menjadi member? Beri komentar disini:

(wajib)

(wajib) (tidak dipublikasi)





Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>