Daftar Lupa kata kunci?
Saturday, April 29, 2017 1:42

Beri Rating:

Sebarkan:

  • Lintas Berita Digg Facebook Lintas Berita

Sintesis melalui suatu lintasan kurang bergerak

Ditulis oleh Awan Ukaya pada 22-12-2011

Para ilmuwan Amerika Serikat telah menunjukkan keberadaan jalur lintasan bahan kimiawi yang belum diketahui terhadap suatu kelas yang penting mengenai bioaktif lipids pada sistem saraf.

Endocannabinoids merupakan lipid pembawa pesan yang memainkan peranan kunci pada kedua jaringan inti dan sekeliling, dimana mereka berpartisipasi pada proses psikologikal berbagai macam termasuk nafsu makan, sensasi sakit, suasana hati dan memori. Tidak seperti neurotransmitter lainnya seperti asam amino dan neuropeptida, mereka tidaklah terlarut dalam air sehingga tidak dapat disimpan di dalam tubuh dan dibuat atas permintaan dari phospholipid terdahulu termasuk jalur lintasan berbagai komplek. Suatu pemahaman yang lengkap dari mekanisme tersebut sangatlah krusial guna memahami efek – efek mereka pada fisiologi mamalia, jelas Benjamin Cravatt dan Gabriel Simon pada Scripps Research Institute di La Jolla.

Studi in vitro telah menyatakan bahwa sejumlah jalur lintasan guna membuat N-acyl-ethanolamines (NAEs), suatu kunci endocannabionid lipid sebagai suatu alternatif terhadap konversi yang sangat baik dikenal dari N-acyl phosphatidyl entanolamine (NAPE) bereaksi dengan enzim phosphodiesterase dikenal dengan NAPE-PLD dan GDE-1. Sekarang ini, Cravatt dan Simon telah menunjukkan bahwa keberadaan jalur lintasan lainnya dengan menggunakan beberapa enzim tambahan pada studi in vivo.

Endocannabinoids dibuat didalam tubuh melalui sejumlah jalur lintasan komplek

Dengan memelajari defisien tikus pada beberapa enzim GDE1 dan NAPE-PLD, pasangan tersebut diketahui bahwa meskipun adanyta reduksi yang signifikan pada NAPE menjadi konversi NAE dengan jalur lintasan yang diketahui, tidak adanya perubahan secara keseluruhan pada tingkat NAE pada jaringan otaqk tikus tersebut. ‘Hasil ini mendukung keberadaan beberapa enzim pengkatabolisasi tambahan dari NAPE yang mana adalah operant in situ, dan sama seperti in vivo,’ jelas Cravatt.

Edward Tate, seorang ahli pada enzymology dan genetic bahan kimiawi pada Imperial College London, Inggris berkomentar bahwa pergerakan dari model in vitro menjadi in vivo merupakan suatu langkah yang menarik untuk diambil. ‘Pekerjaan ini menyediakan potongan lain pada teka – teki dari biokimiawi in vivo NAPE/NAE dan memberikan suatu indikasi yang kuat dimana untuk mulai mencari yang satunya lagi,’ tambahnya.

Para peneliti mengatakan bahwa langkah mereka selanjutnya adalah menyelidiki apakah jalur lintasan alternative bagi NAE yang tidak melibatkan NAPE sebagai pemandu jalan keluar yang dibutuhkan.

Philippa Ross

Artikel ini termasuk kategori: Berita dan memiliki 0 Komentar sejauh ini .
Resep Makanan

Anda dapat mengirimkan komentar , atau taut balik dari situs pribadi .

Beri Komentar

Anda Member Chem-is-try.org? Silahkan login disini
Belum menjadi member? Beri komentar disini:

(wajib)

(wajib) (tidak dipublikasi)





Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>