Daftar Lupa kata kunci?
Thursday, April 27, 2017 15:01

Beri Rating:

Sebarkan:

  • Lintas Berita Digg Facebook Lintas Berita

Fragmen fosfor yang terjebak

Kata Kunci: , , ,
Ditulis oleh Awan Ukaya pada 20-12-2011

Para peneliti di Amerika Serikat dan Jerman telah menunjukkan bagaimana bentuk yang langka dan sangat reaktif dari fosfor dapat ditangkap dan dikristalisasikan yang membuatnya stabil meskipun di suhu ruangan.

Sebuah tim yang dipimpin oleh Guy Bertrand dari University of California Riverside, dengan para koleganya dari Philipps-Universität Marburg, menggunakan carbenes – persenyawaan dimana atom karbonnya mempunyai pasangan elektron yang ‘tidak terpakai’ – guna menjebak molekul difosfor P2 yang langka. Tim ini secara selektif mengoksidasikan komplekses untuk menggantikan baik satu atau dua elektronnya, dengan menaikkan kation P2 yang memiliki suatu elektron tak berpasangan – suatu radikal kation – atau dikation P22+.

Atom fosfor ini biasanya tidak senamg jika berpasangan – mereka memilih untuk bercampur dengan atom fosfor yang lebih banyak untuk membentuk bentuk spesies seperti P4. Namun di tahun 2008, kelompok Gregory Robinson pada University of Athens di Georgia, Amerika Serikat, menunjukkan bagaimana dua molekul tersebut dari N-heterocyclic carbene, NHC, dapat mengapit P2 dan menstabilkan dengan mendonorkan beberapa elektron padanya dari elektron yang kaya akan pusat carbene.

Orbit molekular dari NHC-menstabilkan fragmen P2 fragments dengan 0,1 dan 2 elektron yang diganti (A-C secara berturut – turut)

Tim dari Bertrand sekarang ini telah menunjukkan bahwa P2 dapat distabilkan sedemikian rupa oleh suatu pasangan beberapa molekul carbene berbeda, cyclic(alkyl)(amino) carbene, atau CAAC. Lebih lanjut, kedua komplek NHC dan CAAC dapat dioksidasikan. ‘Jika anda mengganti satu elektron dari komplekses tersebut, maka mereka akan menyisakan muatan positif keseluruhan, dan menjadi kationis,’ kata ketua anggota yaitu Gernot Frenking, yang melakukan kalkulasi teoritis dalam studi ini. ‘Bagaimanapun, suatu elektron yang tidak berpasangan akan tetap sehingga komplek ini pada waktu yang bersamaan menjadi suatu radikal.’

Sebagai tambahan, sebuah elektro yang jauh dapat diganti dari komplek NHC, namun tidak dari komplek CAAC. Penggantian dari elektron kedua menghasilkan dikation.

‘Meskipun P2 memerlukan beberapa elektron dari carbene untuk menstabilisasikannya, saat anda mengganti satu atau bahkan dua elektron dari komplek ini maka dia akan tetap stabil seperti garam,’ kata Frenking. ‘Hal ini sungguh – sungguh tidak penah dibayangkan sebelumnya. Ini sangatlah mengejutkan bahwa kita dapat membawa satu elektron dan bahkan lebih mengejutkan lagi bahwa kita dapat mengambil dua dan tetap stabil.’

Kalkulasi teoritis menunjukkan bahwa beberapa elektron sedang dipindahkan dari inti P2 dari komplek ini tetapi muatan defisiensi subsekwennya sedang dikompensasikan oleh suatu donasi muatan yang meningkat dari carbene, yang terus menstabilkan P2.

‘Carbene telah ditunjukkan dapat melakukan banyak sekali percobaan kimiawi yang tidak lazimdan ini merupakan untuk contoh lainnya,’ kata Frenking. ‘Ini membuka pintu pada bidang baru pada penelitian kimiawi, dan sekarang kita dapat melihat sistem lainnya dimana carbene dapat menstabilkan dan beberapa donor lain yang dapat menstabilkan P2 dengan cara ini.’

Petr Kilian, wyang meneliti radical pada St Andrew’s University di Inggris mengatakan bahwa  ’Ini merupakan potongan karya ilmiah yang menarik yang memperluas jangkauan sistem penstabilisasian radikal akhir – akhir ini. Secara eksperimental, ini disadari sebagai suatu pencapaian.’

Simon Hadlington

Referensi

O Back et al., Nature Chem., 2010, DOI: 10.1038/nchem.617

Artikel ini termasuk kategori: Berita dan memiliki 0 Komentar sejauh ini .
Resep Makanan

Anda dapat mengirimkan komentar , atau taut balik dari situs pribadi .

Beri Komentar

Anda Member Chem-is-try.org? Silahkan login disini
Belum menjadi member? Beri komentar disini:

(wajib)

(wajib) (tidak dipublikasi)





Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>