Daftar Lupa kata kunci?
Thursday, April 27, 2017 15:05

Beri Rating:

Sebarkan:

  • Lintas Berita Digg Facebook Lintas Berita

DNA rotaxane untuk pertama kalinya

Ditulis oleh Awan Ukaya pada 26-12-2011

Contoh pertama kali pada molekul rotaxane yang terbuat dari DNA telah dikonstruksikan oleh para ilmuwan Jerman. Beberapa rotaxane adalah beberapa molekul yang berbentuk dumbbell dilapisi oleh suatu simpai molecular yang dapat bergerak tanpa terintangi di sekitar porosnya, terjebak oleh penghenti yang sangat besar sekali di kedua ujungnya. DNA rotaxane dapat membuktikan menjadi komponen yang berguna pada mesin molekular.

Guna membuat molekul tersebut, tim dari Michael Famulok pada University of Bonn mengeksploitasi kecenderungan alamiah dari rangkaian DNA tunggal guna ‘menempel’ pada rangkaian lengkap dari rangkaian DNA tunggal guna menciptakan rangkaian ganda DNA. Mereka mengkonstruksikan suatu simpai rangkaian ganda DNA yang berisi suatu rentang yang kecil dari rangkaian tunggal. Lalu mereka menciptakan suatu rentangan, atau poros, dari rangakaian ganda DNA yang juga mempunyai rentang rangkaian tunggal yang rangkaiannya sangat lengkap terhadap simpai tersebut. Ketika keduanya dibawa kedalam kontak dibeberapa daerah  rangkaian tunggal lengkap yang ditempelkan secara spontan, dengan menempelkan simpai tersebut ke tengah – tengah poros.

‘Penghenti’ DNA yang sangat besar lalu ditempelkan ke kedua ujung poros tersebut dengan menciptakan pseudorotaxane – dengan poros dan simpai masih tertempel pada masing – masing ujungnya. Dengan menambahkan rentang pendek dari suatu nukleotida yang sesuai dengan rangkaian terhadap system tersebut, membebaskan simpai tersbut dari porosnya dnegan menciptakan rotaxane yang benar.

Beberapa molekul rotaxane yang terbuat dari DNA telah dikonstruksikan untuk pertama kalinya

DNA rotaxane sangat atraktif sebagai suatu komponen bagi mesin molekular, kata Famulok. ‘Hal ini sangat menarik untuk dilihat jika kita dapat menghentikan bagian poros tersebut dari molekul lalu dengan suatu cara merotasi cincinnya, yang akan menghasilkan suatu roda putar.’ Hal tersebut relatif sangat sederhana untuk menempelkan kelompok fungsional ke berbagai bagian dari struktur tersebut, yang selanjutnya meningkatkan keserbagunaan system itu. ‘Dan juga DNA rotaxane dapat dibuat lebih besar dari pada rotaxane organis konvensional, dnegan memberikan margin yang besar terhadap beberapa bagian untuk bergerak,’ tambah Famulok.

Dikarenakan kesederhanaan dari metode konstruksinya, berbagai konfigurasi beberapa cincin dan porosnya seharusnya memungkinkan – dengan beberapa cincin yang melingkari suatu poros tunggal dan sebaliknya, sebagai contohnya.

Jonathan Bath, yang meneliti nanostruktur DNA pada University of Oxford di Inggris, terkesan dengan pekerjaan ini. ‘Saya sangat suka ini – ini merupakan makalah yang elegan,’ katanya.

Simon Hadlington

References

D Ackermann et alNature Nanotech., DOI: 10.1038/nnano.2010.65

Artikel ini termasuk kategori: Berita dan memiliki 0 Komentar sejauh ini .
Resep Makanan

Anda dapat mengirimkan komentar , atau taut balik dari situs pribadi .

Beri Komentar

Anda Member Chem-is-try.org? Silahkan login disini
Belum menjadi member? Beri komentar disini:

(wajib)

(wajib) (tidak dipublikasi)





Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>